PENGEMBARA JIWA

(Menemukan Cahaya Abadi di dalam Lautan Tauhid dan Tasawuf)

LISAN BERSYAHADAT TETAPI HATI DUSTA

Posted by pengembarajiwa pada September 8, 2008

“Asyhadu Anlaa ilaa ha illallah Wa Asyhadu Anna Muhammadarrosulullah”

Ungkapan Persaksian yang sangat Luar Biasa!!!

Tatkala diucapkan dengan perlahan-lahan dan dihayati dengan segenap rasa dan penjiwaan lalu kemudian di Tasdiqan/dibenarkan oleh Hati serta diketahui Makna yang terkandung didalamnya maka akan membuat Jiwa bergetar hebat dan bisa jadi tanpa disadari air mata akan berlinangan membasahi pipi. Belum lagi perasaan senang dan bahagia akan menghampirinya seolah-olah mendapatkan sesuatu yang sangat berharga sekali. Dirasakannya nikmat yang belum pernah dirasakannya yang membuat hilang gairah daripada memandang sesuatu karena bahagianya ia merasakan Allah Hadir pada dirinya melalui Dua Kalimat Syahadat yang di ungkapkannya tidak hanya melalui Lisan tapi juga merasakan karena di dasari dengan Pengetahuan Ilmu dalam memaknainya.

Diungkapkan oleh sebagian para Awliya Allah : “Man lam yazuq lam ya’rif”,(Barang siapa belum merasakan maka belumlah dikatakan Mengenal).

Tatkala seseorang mengucapkan dua Kalimah Syahadat tetapi tidak mengetahui Makna yang terkandung didalamnya maka tidak menjadikan suatu jaminan bahwa ia akan merasakan manis lezatnya Penyaksian.

Karena sebagaimana yang diketahui bahwasannya Dua Kalimah Syahadat itu adalah Kalimah Penyaksian. Menyaksikan atas Hadirnya Allah meliputi pada tiap-tiap segala sesuatu dan Menyaksikan atas Muhammad Rosulullah Saw meliputi akan segala Pengetahuan Ilmu.

Tentu untuk bisa mnyaksikan haruslah di dasari Pengenalan. Tanpa mengenal apakah bisa dikatakan ia termasuk orang yang menyaksikan?

Karena itu bila ada orang menyaksikan sesuatu tetapi ia sendiri belum melihat/mengenal akan sesuatu itu maka sudah pasti ia itu termasuk orang-orang yang berdusta/berbohong.

Begitupula jika ada yang mengucapkan Dua Kalimah Syahadat tetapi tidak melihat/mengenal Allah dan Rosulnya maka berarti ia termasuk orang-orang yang Hatinya Dusta/bohong atas penyaksian itu. Lisannya bersaksi tapi hatinya buta daripada penyaksian itu sendiri maka dari segi Hakikat belum sempurna Islamnya melainkan Islamnya hanya sebatas Zahir (Indannas) Islam karena di Mata Manusia.

Sedangkan dikatakan dalam Al-Qur’an bahwasannya Allah berfirman : Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam”. (QS, Ali ‘Imran : 19)

Islam yang dikehendaki Allah adalah Islam Kaffah (menyeluruh) tidak hanya Zahir saja tetapi Hatinya mengetahui akan kesempurnaan Islam itu melalui Pengenalan kepada Allah dan Rosulnya.

“Awwaluddin Ma’rifatullah”, Awal mula seseorang itu beragama dia harus terlebih dulu mengenal kepada Allah.

Jika tidak mengenal Allah maka seseorang itu belumlah dikatakan ber Agama. Jika sudah demikian maka apabila ia bersyahadat maka hanyalah sebatas di bibir saja sedangkan hatinya di dalam kedustaan.

Lima waktu mendirikan Sholat sehari semalam dan sembilan kali mengucapkan Dua Kalimah Syahadat dalam duduk Tasyahud tetapi tidak melihat/mengenal akan yang disaksikannya tadi maka batal lah Dua Kalimah Syahadat nya tadi. Jika Syahadat nya sudah batal lalu bagaimana dengan Sholatnya?

Iklan

56 Tanggapan to “LISAN BERSYAHADAT TETAPI HATI DUSTA”

  1. abahselatan said

    salam kenal Sufiwanita….

    sMOGA tulisan-tulisannya dapat terus berkarya dalam dakwah dan syiar tauhid…

    … 😉

  2. pengembarajiwa said

    Salam kenal kembali Untuk Abahselatan. Tapi mohon ma’af saya bukan Sufiwanita tetapi saya suaminya. Panggil saja, saya : pengembarajiwa!

  3. wong ndeso said

    “gantungkan cita-citamu setinggi langit” kata guru sekolah.
    “tuntutlah ilmu sampai akhir hayat” kata ulama.

    disini bisa dilihat pengharapan setinggi-tingginya dan usaha sepanjang hidup hanya untuk mencari ‘kebenaran sejati’ yang tak pernah bisa disimpulkan/dimatikan selama kita sadar sebagai manusia yang memanusiakan manusia, sadar dengan segala kekurangan dan keterbatasannya yang selalu berkeluh kesah.

  4. pengembarajiwa said

    Benar apa yang telah dikatakan oleh saudara Wong Ndeso.

    Jika kita sadar akan kefitrahan diri maka akan ditemukan “Kebenaran Sejati”.

    Salam untuk Wong Ndeso! Dan selamat datang.

  5. akayr said

    Assalamu Alaikum wr wb….

    –cut–
    Karena sebagaimana yang diketahui bahwasannya Dua Kalimah Syahadat itu adalah Kalimah Penyaksian. Menyaksikan atas Hadirnya Allah meliputi pada tiap-tiap segala sesuatu —

    maaf PJ, saya ikutkan sedikit pemahaman saya tentang Dua Kalimah Syahadat (dari Ust. saya),
    Dua Kalimah Syahadat, “Asyhadu Anlaa ilaa ha illallah”
    ada Kalimah-nya dan ada Syahadat-nya. Kalimah-nya pasti rata2 kita sudah lancar betul melafazkannya… namun yang bikin “merinding” justru di Syahadatnya. Syahadat (Penyaksian/Nyata), berarti kita meNYATAkan bahwa Tidak ada Tuhan selain ALLAH, Nyata Allah adalah dalam INGAT, bukan dinyatakan (dibayangkan) / pekerjaan akal. Pada saat itu kita hanya mengingat yang Satu bukan sesuatu. Namun Nyatanya ALLAH tetap Laisa Kamithsili Syaiun…

    “Wa Asyhadu Anna Muhammadarrosulullah”
    –cut–
    dan Menyaksikan atas Muhammad Rosulullah Saw meliputi akan segala Pengetahuan Ilmu.
    –cut–

    Menyaksikan/Menyatakan atas Muhammad Rosulullah Saw, Nyata Muhammad dalam perbuatan kita (perbuatan terpuji). Nanti Nyata perbuatan/perkataan terpuji kita, baru sempurna 2 Syahadat kita.

    –cut–
    Lima waktu mendirikan Sholat sehari semalam dan sembilan kali mengucapkan Dua Kalimah Syahadat dalam duduk Tasyahud tetapi tidak melihat/mengenal akan yang disaksikannya tadi maka batal lah Dua Kalimah Syahadat nya tadi. Jika Syahadat nya sudah batal lalu bagaimana dengan Sholatnya?
    –cut–
    Semoga kita tidak termasuk yang dikatakan dalam Al-Quran Surah Al-Maauun (107:4-5)

    Mohon PJ, di koreksi dan ditambahkan….

    Wassalam

  6. @akayr

    Wa’alikum Salam Wr,Wb

    Anda sudah mendapatkan Berkah dan ridho Allah, sehingga di tunjuki-Nya kepada mu pengetahuan2 ttng kebenaran itu.

    “Berbahagialah orang2 yang di rahmati dan dbimbing Allah kepada jalan yang Lurus yaitu jalan kepada sang Pemilik Ilmu dan Pemilik kerajaan Langit dan Bumi serta apa2 diantara keduanya, juga meliputi sekalian Alam.

    Salam

  7. robbie said

    bismillah….
    Syahadat adalah kunci untuk Makrifatullah dan Syari’atullah.
    Tulisan2 mas PJ selalu bikin jiwa terpanah dan membuat hati nurani tergugah untuk bangkit berjihad melawan setan, hawa kesenangan, cinta dunia dan tabiat buruk kita

    wassalam

  8. Muhammad Dzunnun Al-Mustafa said

    Assalamualaikum wr.wb

    Tulisan saudara sangatlah menyentuh, dan itulah kebenaran yang hakiki. banyak saudara2 muslim kita yg hanya mengucapkan tapi tidak bersaksi.

    Yang saya mau tanyakan, dimana NYATA Nya Allah dalam 2 kalimah syahadat yang kita persaksikan sedangkan DIA “Lasyauten bi harpen = bukan huruf bukan suara”, “Laisya kamishlihi syai’un”

    dan dimana Nyata Nya Muhammad sedangkan beliau 1400 tahun yang lalu telah wafat?

    Sedangkan didalam 2 Kalimah syahadat ALLAH dan MUHAMMAD wajib NYATA…mohon kajiannya

    Fattaqullaha mastata’tum billahi fi sabililhaq, wassalamualaikum wr.wb

  9. @Muhammad Dzunnun Al-Mustafa
    —————————————

    Wa’alaikum Salam Wr,Wb

    Yang saya mau tanyakan, dimana NYATA Nya Allah dalam 2 kalimah syahadat yang kita persaksikan sedangkan DIA “Lasyauten bi harpen = bukan huruf bukan suara”, “Laisya kamishlihi syai’un”

    dan dimana Nyata Nya Muhammad sedangkan beliau 1400 tahun yang lalu telah wafat?

    Jika saudaraku menanyakan ttng ini, alangkah bijaknya jika Anda layangkan atau tulis E mail ke Saya —————> http://www.pengembarajiwa313@yahoo.co.id
    Karena tidak semua Umat Rosulullah Saw yang dapat memahami tsb.

    Akan tetapi di sini saya hanya bisa mengatakan agar bisa diterima oleh semua kalangan saudara Muslim kita terutama yang masih dalam perjalanan Ma’rifat yaitu :

    Di dalam 2 Kalimah Syahadat itu adalah Kalimah penyaksian. Sedangkan sesuatu yang disaksikan itu jelas NYATA. bagaimana mungkin bisa berkata “aku menyaksikan” sedangkan yang disaksikan itu tidak ada/tidak NYATA.

    Karenanya jika Saudaraku menanyakan hal tsb maka Kenyataan Allah itu telah meliputi segala sesuatu termasuk kepada diri dengan melihat kepada Buktinya yaitu Apa saja yang terlihat itu adalah buktinya termasuk dari ujung rambut sampai ujung kaki itupun termasuk bukti adanya Allah (Bukti kenyataan adanya Allah)

    Pandang lah segala sesuatu itu, di situ terdapat Bukti/Tanda kenyataan Allah.

    Sedangkan apa segala sesuatu yang terlihat itu termasuk dari ujung rambut sampai ujung kaki, semuanya itu yang di katakan bukti tadi diliputi lagi oleh yang namanya Ilmu Allah Ta’ala. Ilmu Allah Ta’ala itulah kenyataan dari pada Muhammad.

    Hanya itu yang bisa saya sampaikan disini….. di Pondok Pengembara Jiwa.

    Jika ingin menanyakan lebih lanjut tentang ini silahkan kirim email di atas.

    Terimakasih..

    Wassalam

  10. Herman said

    Assalamualaikum wr, wb

    Pak Yusuf jika berkenan saya juga minta dikirimkan balasan Bapak atas pertanyaan @Muhammad Dzunnun Al-Mustafa, karena syahadat merupakan syarat utama dalam rukun islam…….sia-sia sholat, puasa, bersedekah dan haji jika syahadatnya sendiri tidak syah.

    Atas kerelaan Bapak, saya ucapkan terimakasih.
    Herman.

  11. aburahat said

    @PJ
    Kalau boleh saya tambahkan sedikit: Kita mengenal Allah bukan dgn indra fisik kita. Kita mengenal Allah dgn mata hati atau dgn hati atau basharah.
    Dua kalimat syahadat kita ucapakan dgnlidah dan ma’rifat dgn hati sera amalkan dgn perbuatan. Oleh karena itu kita beriman dgn yg GAIB. Dan ingat bahwa kita mengucapkan kalimat Tauhid sebelum kita lahir kedunia ini. Lain lagi kalau anda tidak percaya adanya Allah. Maka diskusi bukan mengenai 2 kalimat syahadat tapi apakah Allah ada. maaf Wasalam

  12. bocahcilik said

    bagaimana caranya untuk mengenal dirisendiri dan Tuhan Yang Maha Esa?

  13. bocahcilik said

    boleh ga siih saya yang masih bocah baca ini dan itu ditempat om pj ini dan itu

    Trima casih

    Bocil

  14. @Herman
    ————–

    Sabar ya…..

    @Aburahat
    —————-

    Anda benar sekali… Trimakasih atas pencerahannya.. dan semoga bermanfa’at bagi para pembaca

    @Bocahcilik
    ————-

    Untuk mengenal diri sendiri, awal sekali rubah lah terlebih dulu karakter atau kelakuan dari tidak terpuji menjadi terpuji. jika itu sudah terbiasa menjadi budi pekerti yang baik dan terpuji .

    Silahkan Anda baca Blog di Pondok Pengembarajiwa ini. jika ada yang kurang atau tidak paham silahkan tulis komentar Anda.

    Wassalam

  15. Ryan gokil said

    Askum…@mas pj klo boleh ak juga mau jawaban dari pertanyaan moh dzunnun biar tambah iman dan ilmuku .Terima kasih sebelumnya. >ryan.gokil@gmail.com …Wasalam

  16. nanks said

    setuju…?!!!! syahadat adalah Rukun Islam. setiap rukun akan kena hukum fikih..(ada syarat syah , usul fikih) seperti hal sholat… al-fatihah adalah rukun sholat tidak syah sholat jika tidak membaca al-fatihah. sekarang syahadat…! rukunnya :ada yang bersyahadat, tidak ada paksaan dan ada YANG MENYAKSIKAN SYADAT. saudaraku…” pintu untu bertauhid adalah shadat…! kapan anda bersyadat ? yang memenuhi rukun syahadat?…! jika anda mengatakan tiap mengerjakan sholat anda bersyahadat itu bukan syahadat untuk pengakuan islam kita. itu shayadat yang merupakan rukun sholat. atau anda mengatakan…bersyadat di saat di baiat/bertorekat/di talkin dll itu bukan syahadat pengakuan kita menjadi seorang muslim, itu syahadat yang menjadi syahnya kita bertorekat dll…. kapan anda bersyahadat…? siapa yang bersaksi atas syahadat anda ? bukankan setiap sahabat bersyahadat dengan bersaksi kepada Rosul SAW? lalu kapan kita bersyahadat…seperti syahadatnya para sahabat..? KAPAN ANDA BERSYAHADAT YANG MEMENUHI RUKUN SYAHADAT…? oh… pantas kita ini hanya bisa mendirikan tiang-tiang agama, yang hanya bisa mendirikan atap agama dan bangunan agama..tapi kita lalai membuat PONDASI YANG KOKOH yaitu SYAHADAT yang memenuhi rukun syahadat yang dicontohkan ROSUL SAW…. oh pantas…ego kita masih tinggi takkala kita menempuh..jalan torekat… jalan marifatulloh… masih ada hijab-hijab ke ‘aku’an yang terus membayangi… karena kita belum benar bersyahadat…! setuju dengan uraian diatas… “syahadat adalah jalan menuju Islam… islam belum tentu iman.. orang Islam yang beriman adalah yang menjalankan syahadat dengan benar (memenuhi rukun) ..Islam-iman-lalu jadilah kita seorang yang MUKHLIS…yang dibuktikan dengan predikat MUJAHID… yang akan kembali kepada SANG PENCIPTA Walatamutuna illa wa antum muslimun….” walohu’alam

    • Diri-ku said

      Asslkm,…boleh numpang nyimak Mas PJ. Saya tertarik dgn tanggapan dgn Mas Nanks….boleh minta penjelasannya yg lebih detail Mas? Terus, Apa ada bedanya antara penyaksian dan pengakuan dlm bersyahadat?

    • serakah said

      Ass.Wr.Wb.

      Buat dingsanakku Nanks,
      ——-“Islam belum tentu Iman”———
      Hatur pujian ulun sembahkan atas penyampaian pian, namun mungkin harus di teliti lagi kedudukan ISLAM & IMAN.

      Buat DINGSANAK-KU Pengembara JIWA 313 nang BUNGAS ILMU-NYA, dengan mohon ampun sebelumnya ulun memohon PIAN arahkan dimana kedudukan IMAN dan dimana kedudukan ISLAM agar kadada dingsanak KITA nang kesasar ARAH Tuju-NYA.

      Wassalam. 23 Juni 2010
      Salam BAIKUNGAN- SERAKAH 212

  17. Jenoacand said

    delicate answers i like it

  18. mata elang said

    Assalamualaikum,

    bergetar rasanya, tak ada koment Mas, dari niat nyari pemahaman akan “jawa” aku yang sekarang hilang lalu terdampar di sini.
    terimaksih. . .

  19. Mas Nur said

    Askum…
    mas pj klo boleh aku juga mau jawaban dari pertanyaan Muhammad Dzunnun Al-Mustafa biar tambah iman dan ilmuku .Terima kasih sebelumnya. mas_nur63@yahoo.co.id …Wasalam

  20. Maksud dari lisan bersyahadat hati dusta, apakah seperti yang di maksud dgn ungkapan pengikraran yang dilakukan satu kali dalam seumur hidup bersaksi tiada tuhan selain allah dan muhammad utusan allah secara zahir atau secara batinia yang hablullminallah…???
    MOHON PENJELASANnya . . . . . . .

  21. Setiono said

    Subhanaallooh

  22. Cahaya hati said

    Allahu akbar.

  23. Cahaya hati said

    Allahu akbar salah satu penyaksian terhadap allah iyalah mengakui akan kebesaran dan kekuasaan allah.

  24. Ms pj,q juga mw jwbnnya.mhon pncerahan bwt sya yg hina ini.muhammadsyaefudhin@gmail.com…mksh pncrhannya.n tolonglah tntun sya yg bdoh ini.

  25. Ms pj sya jga mw jwbnya dunk.muhammadsyaefudhin@gmail.com…tntunlah sya yg bdoh ini

  26. Usil said

    AAssallamuallaikum…Usil jga mau ohm PJ jawaban dri Pertanyaan Ohm..Muhammad Dzunnun Al-Mustafa…terus terang ohm usil jdi takut baca..pos di atas..Makasih..

  27. Usil said

    hehehee…lupa ohm ni alamat emailnya..(yayan_slam@yahoo.com)

  28. ManusiaBodoh said

    Abah PJ…Mohon saya juga dikirim jawaban dari pertanyaan saudara kita di Komen Pertama ke alamat email saya>>> xandietya@gmail.com …Terimakasih sebelumnya

  29. tjah angel said

    ass. Abah Pj,
    mohon maaf, tolong kirim juga jawaban atas pertanyaan sdr Muhammad Dzunnun Al-Mustafa
    ke. angel_lighty@yahoo.com
    trima kasih

  30. Daeng Taju' said

    Assalamu alaikum Wr.. Wb..
    Kami Bertanya Apakah ada Yang tahu Syahadat Hamba kepada Tuhannya …?
    Termasuk bang PJ Jika Tahu Gak Usah Sebutkan Apa Syahadat Tsb.
    Kami hanya Ingin Tahu Apakah Benar” Ada Yang Mencapai Ma’rifatullah ( Kenal – Mengenal dengan Tuhannya )

  31. muammar qaddafi said

    Saya sngt stuju skli dgn tulisn anda..,
    Jgn jauh2 mncri, yg d’cri ada dlm diri kt.. Kt adlh 1 tidak ada 2..

  32. hamba allah said

    mohon kirim jg penyaksian tentang syahadat ke email saya nery_tanjung@ymail.com..terlebih dahulu terima kasih

  33. R Sari said

    Assalamualaikum
    salam kenal kang PJ
    subhanallah bagus sekali pencerahannya,namun byk thorekot yg tdk mengarahkan ke pengenalan diri.sedangkan itu merupakan jalannya? Ada yg mau saya tanyakan,bisakah seseorang itu di bukain jati dirinya.mohon kirim jawaban ke sari.panuntun@gmail.com
    terima kasih kang pj.salam ukhuwah

  34. semutmerah said

    Assalamualaikum Mas PJ

    mohon maaf, tolong kirim juga jawaban atas pertanyaan sdr Muhammad Dzunnun Al-Mustafa
    ke. sendudukputih@ymail.com
    terima kasih.

  35. Salam saudara semua,
    indah jika sdh menemukan kebenaran sejati,hati damai,dimanapun berada.khusyuk dalam sholatnya.selamat dunia akherat dan menjadi manusia yg berguna bagi org banyak.salam

  36. XaNaNa said

    Assalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh…
    Semoga keselamatan dan kesejahteraan tercurah atasmu Mas PJ.
    Mohon hamba dikirimkan juga jawaban pertanyaan dari Muhammad Dzunnun Al-Mustafa ke alamat : gustixanana@gmail.com

    Semoga Allah memberikan kefahaman kepada kami mempelajarinya dan menunjukkan jalan kepada kita untuk kembali kepadaNya. Aamiin

    Wassalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh

  37. cintaumat said

    ikut nimbrung ah………………..boleh kan ? yang dimaksud penyaksian pasti beda dengan pengakuan.
    yang dimaksud penyaksian …..atas Nur Muhamad (Muhammad hakiki)yakni jauhar awal.baru pengakuan atas penyaksian tersebut,Adapun Nabi Muhammad bin Abdulah itu disebut Muhamad majaji…mudah mudahan sedikit membantu yang kesulitan.

  38. cintaumat said

    Ketika saya ikutan nulis di blog saudaraku pj,saya lupa izin pada anda,maka mulalui tulisan ini saya mohon maaf atas kelancangannya……..sekali lagi mohon maaf dan salam kenal untuk semuanya

  39. benar apa yang kitakan mas pj

  40. dodi said

    kalimat syahadat menurut saya yg pernah dengar yaitu aku bersaksi tiada tuhan selain allah dan muhamad itu utusan allah itu syahadat 25 rosul yaitu nabi muhamad saw, tapi org marifatullah muhamad rosull itu yaitu dirinya diri manusia yang nyata (anna muhamad rosullah) yaitu sayalah muhamad dan diri inilah yg dsbt muhamad maka temuilah muhamad kalian-kalian biar tau wujudnya muhamad yaitu dirinya diri kita, berupa nur cahaya mnjadi diri kita itulah wujud allah dan wujudnya muhamad karena ada firman yg berbunyi:”kenalilah dirimu baru kamu akan mengenal allahmu”terimakasih….

  41. muhammad satria akbar said

    permisi om Pj,mohon maaf sebelumnya. saya juga mohon dkrmkan jwbn ats pertanyaan saudar muhammad dzunnun. di banuirawan007@gmail.com.
    salam santun.
    by muhammad satria akbar

  42. MUKHTAR said

    ass.Mas Pj,
    mohon maaf, tolong kirim juga jawaban atas pertanyaan sdr Muhammad Dzunnun Al-Mustafa
    ke. mukhtara3m@gmail.com
    trima kasih

  43. libby said

    Ass.w.w.. maaf om pengembara saya juga kepingin tau jawaban atas pertanyaan om M.D.Al-Mustafa ke Fenky@yahoo.com wassallm

  44. aslmlkm mas pj.?
    atas dasar niat yang ikhlas untuk belajar agama yang benar
    saya juga minta jawaban dari saudara muhammad dzunnun al mustafa
    ke ; [ vivizahra6@gmail.com ]

  45. aslmlkm mas pj.?
    atas dasar niat yang ikhlas untuk belajar agama yang benar
    saya juga minta jawaban dari saudara muhammad dzunnun al mustafa
    ke ; [ vivizahra6@gmail.com ]

  46. aslmlkm mas pj.?
    atas dasar niat yang ikhlas untuk belajar agama yang benar
    saya juga minta jawaban dari saudara muhammad dzunnun al mustafa
    ke ; [ vivizahra6@gmail.com ]

  47. irwanto rais said

    ass. Abah Pj,
    mohon maaf, tolong kirim juga jawaban atas pertanyaan sdr Muhammad Dzunnun Al-Mustafa
    ke arafad.antoni@gmail.com. semoga abah pj mau membalasnya.

  48. irwanto rais said

    asswrwb mas PJ.
    mohon maaf, tolong kirim juga jawaban atas pertanyaan sdr Muhammad Dzunnun Al-Mustafa
    ke arafad.antoni@gmail.com. semoga abah pj mau membalasnya.

  49. Reblogged this on mikhwansiregar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: