PENGEMBARA JIWA

(Menemukan Cahaya Abadi di dalam Lautan Tauhid dan Tasawuf)

ISMUL A’DZHOM ALLAH TERNYATAKAN PADA NUR MUHAMMAD SAW

Posted by pengembarajiwa pada Januari 30, 2018

Pada Hakikatnya, Nur tidak lah tercipta akan tetapi Nur itu terbit lalu kemudian memancar. Terbit dari Sang Maha Nur dan kemudian Nur yang terbit dari Sang Maha Nur lalu kemudian memancar kan lagi Nur ke segala penjuru. Sesuatu yang terbit dari padaNYA tentunya datang daripadaNYA dan DIA jua lah yang memancarkannya……, adapun sesuatu yang terbit dari padaNYA dan juga memancarkan nya, adalah kekal adanya dikarenakan datang dari Sang Maha Kekal dan juga berada di sisiNYA.

“Apa yang di sisimu akan lenyap, dan apa yang ada di sisi Allah adalah kekal”(QS : An-Nahl, 96).

 “Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat(nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu”(QS : An-Nuur, 35).

NurNYA bagaikan lautan luas tanpa tepi, bagaikan tinggi langit tanpa batas dan NurNYA terang bercahaya menerangi sekalian Alam, yang jika tanpa NurNYA yang ternyatakan di Alam ini maka niscaya tiada yang ada dalam Alam ini selain kegelapan. NurNYA hanya dapat dirasakan dalam kebeningan Hati dan dalam Ketenangan Jiwa serta dengan Akal yang Jernih. NurNYA mendamaikan dan menentramkan serta membawa kebaikan dan kesejahteraan namun sayangnya tidak semua manusia yang mengetahui dan menyadari nya, dikarenakan dirinya terhijab oleh kemilau gemerlapan Dunia sehingga bukan Nur yang mendamaikan dan menentramkan yang ia dapatkan melainkan Nar yang membakar perasaan dalam dirinya sehingga menjadi kan dirinya serba dalam kegelisahan, kecemasan, ketakutan, kebimbangan, keragu-raguan dan tak mengerti arah tujuan hidup yang sebenarnya. Saat itu hidupnya dalam kehidupan dunia menjadi sempit tanpa berkah. Ia mendapatkan kesenangan Dunia tetapi di sisi lain perasaan cemas dan takut lebih mendominasi hidupnya dan juga menghantui dirinya sehingga kesenangan yang ia dapatkan hanyalah kesenangan sesaat dalam ilusi dan fatamorgana yang seolah nyata.

Dan barangsiapa yang buta (hatinya) di dunia ini, niscaya di akhirat (nanti) ia akan lebih buta (pula) dan lebih tersesat dari jalan (yang benar)”(QS : Al-Israa’, 72).

 “maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah hati yang di dalam dada”(QS : Al-Hajj, 46).

 Dan tidaklah sama orang yang buta dengan orang yang melihat, dan tidaklah (pula sama) orang-orang yang beriman serta mengerjakan amal saleh dengan orang-orang yang durhaka. Sedikit sekali kamu mengambil pelajaran”(QS : Al-Mu’min, 58).

 “Dan barangsiapa berpaling dari ingatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta”(QS : Thaahaa, 124).

Nur dariNYA yang terbit dari diriNYA adalah IlmuNYA yang Qodim adanya sebagai Perbendaharaan IlmuNYA yang tiada habis-habisnya. Dengan IlmuNYA inilah Dzat Maha Muthlaq menyatakan ciptaanNYA hanya dalam satu kalimat “KUN” maka “FAYAKUN” lalu menjadi nyata lah segala ciptaan yang kenyataan ciptaanNYA itu dikarenakan adanya bias cahaya dari NurNYA pada segala ciptaanNYA. Segala ciptaan berasal dari tidak ada lalu kemudian menjadi ada dengan keberadaan NurNYA pada segala ciptaan yang kemudian nya segala ciptaanNYA itu akan kembali lagi menjadi tiada dan adapun NurNYA akan tetap kekal dalam kekekalan Sang Maha Kekal.

Segala rahasia penciptaan tiap-tiap segala sesuatu tersirat di antara huruf “KAF” dan “NUN” dari kalimat “KUN”. Dan di antara huruf “KAF” dan “NUN” tersiratkan Ismul A’dzhom Allah yang Ismul A’dzhom Allah itu telah di ‘stempelkan” pada Nur Ahmad / Nur Muhammad sebagai Perbendaharaan IlmuNYA yang Qodim. Dalam KalamNYA, Dzat Maha Muthlaq berfirman dalam hadits Qudsi : “Lawlaka, lawlaka maa Kholaq’tul aflaka”(Jika bukan karena engkau(Nur), jika bukan karena engkau(Nur) maka tidak lah AKU cipta segalanya)”. Dengan “stempel” Ismul A’dzhom Allah yang ada pada Nur Ahmad / Nur Muhammad lalu Sang Dzat Maha Muthlaq berkalam dengan satu kalam “KUN” maka “FAYAKUN”. Begitu agungnya Nur Ahmad / Nur Muhammad sebagai IlmuNYA yang Qodim yang padanya terdapat “stempel” Ismul A’dzhom Allah. Yang dengan ke agungan Nur Ahmad / Nur Muhammad sebagai Perbendaharaan IlmuNYA yang Qodim lalu mengalir lah Nur Ilmu pada tiap-tiap segala sesuatu ciptaan melalui OS(Operating System) sebagai eksekutor Ilmu Allah yang telah tertulis di Lauhil Mahfudz(Kitaabun Mubiin) yang terprogram/ter-Itsbatkan/telah di tetapkan dan di nyatakan pada diri Manusia sebagai Insan Sirrullah. Sungguh Maha Suci Allah lagi Maha Unik, satu-satunya Ilah pemilik yang merajai tiap-tiap segala sesuatu penciptaan.

Iklan

2 Tanggapan to “ISMUL A’DZHOM ALLAH TERNYATAKAN PADA NUR MUHAMMAD SAW”

  1. Assalamualaikum mas pj
    kalow mau solusi dgn mas pj
    secara pribadi bisa gak
    dan bagaimana caranya

  2. ajiesyahputra said

    assalamualaikum
    mas pj
    aku mau konseling tentang masalahku
    bisa gak ya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: