PENGEMBARA JIWA

(Menemukan Cahaya Abadi di dalam Lautan Tauhid dan Tasawuf)

Posts Tagged ‘Pecinta Sejati’

SIAPKAH MENGHADAPI KEMATIAN….?

Posted by pengembarajiwa pada Oktober 27, 2008

Sudah menjadi hal yang sangat wajar seseorang itu takut akan kematian, bahkan mungkin sudah menjadi tradisi massal. Dimana seseorang itu baik ia laki-laki maupun perempuan, tua ataupun muda, kaya ataupun miskin, berpangkat kedudukan maupun hanya sebagai bawahan, raja maupaun rakyat jelata, yang alim maupun yang bodoh. Hampir seluruh manusia itu takut akan kematian yang akan mendatanginya, bahkan jika di lihat lebih banyak yang tidak siap untuk menghadapinya dari pada yang siap.

Kenapa demikian?, itu semua di karenakan kurangnya pengetahuan tentang apa sih hakikat kematian itu dan mengapa harus ada kematian serta apa tujuan dari kematian itu.

Inilah yang menjadi polemik di dalam kehidupan manusia itu, sehingga ia menginginkan agar bisa hidup 1000 tahun lagi atau bahkan hidup selamanya dan tidak akan mati.

Baca entri selengkapnya »

Posted in Mati | Dengan kaitkata: , , | 79 Comments »

“DIAM” (Bag 1)

Posted by pengembarajiwa pada Oktober 11, 2008

Para Arifbillah yang tidak hanya sekedar mengenal tetapi juga mengerti akan kedudukan/Martabat Allah, tentu mereka itu telah “Karam” pada Lautan “Ahadiyah” Allah ‘Ta’ala. Di dalam ke “Karam” annya itu pandangannya hanya tertuju kepada Allah, baik di muka, di belakang, di kanan, di kiri, atas, bawah, luar dan dalam. Setiap waktunya selalu bersama Tuhannya baik di dalam suka maupun duka, baik dalam keramaian maupun dalam kesendiriannya.

Tidak banyak orang lain mengetahui tentang rahasia di dirinya, walaupun ia senantiasa berkumpul di dalam suatu keramaian tetapi Hatinya hanya bersama Tuhannya. Jiwanya telah merdeka dari segala ikatan-ikatan dunia. Apakah itu pangkat, kedudukan, harta dan segala Atribut-atribut yang lain.

Para pecinta Tuhan telah melepaskan pandangannya baik dari dirinya sendiri maupun kepada yang di luar dari dirinya, menyendiri di dalam kesendirian diri dan diam di dalam Hakikat Tuhannya.

Baca entri selengkapnya »

Posted in Tasawuf | Dengan kaitkata: , , , , | 121 Comments »