PENGEMBARA JIWA

(Menemukan Cahaya Abadi di dalam Lautan Tauhid dan Tasawuf)

Ke-MABUK-an Spiritual, HIJAB yang Sangat Halus

Posted by pengembarajiwa pada Juni 5, 2010

Sungguh….. bagi pejalan2 Ruhani dalam menuju kepada Allah Swt dengan melalui Ma’rifatnya kepada Allah maka “ke-MABUK-an” itu adalah suatu hal yg selalu ada dan pasti ada dan tidak akan mungkin tiada karena “ke-MABUK-an” itu adalah FASE untuk sempurna dalam menuju Al-HAQ. Sehingga………bagi yg belum mengalami “ke-MABUK-an”, maka bersiap2lah jika suatu saat mengalaminya dan jangan takut jika hal itu suatu saat terjadi. Dan bagi yg sudah berada di dalam “ke-MABUK-an” maka hendaknya di ketahui bahwa hal itu masih dalam Perjalanan bukan “AKHIR” perjalanan. Maka……senantiasa lah tetap TAWAKKALTU ALALLAH agar tidak “HANYUT” di “ke-MABUK-an” itu sehingga dalam situasi dan kondisi serta keadaan apapun tetap dalam “SADAR” dan ingatlah bahwa Allah berfirman : “Watawakkaltu Alallah fa HUWA hasbuh” dan siapa yg bertawakkal dengan sebenar2nya Tawakkal maka “DIA” akan menjadi penolongmu dan penJAMIN dirimu”. Biarkanlah…………….”ke-MABUK-an” itu datang pada diri sebagai “HADIAH” dari ALLAH dan janganlah engkau menolaknya karena sesungguhnya “ke-MABUK-an” itu adalah suatu “Isyarat” dari pada ALLAH bahwa ALLAH sungguh2 sedang memperhatikan dirimu dalam Pandangan Rahmat-NYA, maka tersenyumlah selalu dan lapangkan JIWA dalam menghadap kepada-NYA dengan menjalani “ke-MABUK-an” itu, namun……..tetaplah Istiqomah dalam TAWAKKALTU ALALLAH agar diri tidak hanyut di Samudra Jamal (ke-INDAHAN)NYA yg menyebabkan kelalaian dari Tujuan yg sebenar2nya yaitu “AL-HAQ” yg memiliki Sifat Jalal, Jamal, Qohar dan Kamal.

ke-Asyikan itu adalah sesuatu yang me-MABUK-an…..

Tenggelam dalam penghayatan Amal Ibadah adalah suatu ke-Asyikan dan itu adalah ke-MABUK-an….

Tenggelam dalam penghayatan akan lantunan Wirid dan Zikir juga adalah suatu ke-Asyikan dan itu pun adalah ke-MABUK-an….

Tenggelam dalam Musyahadah akan Allah dalam Ma’rifatullah itu juga suatu ke-Asyikan dan itu pun adalah ke-MABUK-an….

Asyik dan hanyut dalam ke-AKU-an yg tiada yg lain selain AKU, itu pun adalah ke-MABUK-an. Dll….dll….dll…..dll….dll….

Apa saja yg membawa kepada ke-Asyikan dalam perjalanan menuju kepada Allah dengan hal apapun itu adalah suatu ke-MABUK-an.

Dan intinya ke-MABUK-an itu semua…….di dalam perjalalan menuju AL-HAQ (ALLAH SWT) baik dengan Amal Ibadah, lantunan wirid dan zikir, Musyahadah, dll…dll…dll……kesemuanya itu SADAR maupun tiada di-SADAR-i, TAHU atau tiada dike-TAHU-i bahwa : “IA(HAMBA)sedang ASYIK di dalam ke-MABUK-an CINTA kepada TUHANNYA”. Ya…….MABUK CINTA kepada AL-HAQ dan UNIKnya ke-MABUK-an CINTA itu sangat Lembut sekali menghampiri dirinya sehingga tanpa di sadari Ia MABUK itu seolah2 di sebabkan dengan sebab2 yg lain padahal tiada sebab yg lain selain CINTA kepada AL-HAQ, Ya…..CINTA kepada AL-HAQ……AL-HAQ….HAQ…HAQ…..HAQ……

Bahkan Azazil pun tanpa di-SADAR-i nya ia itu sangat CINTA kepada Tuhannya sehingga membuat ia CEMBURU BUTA ketika Tuhan melebihkan kedudukan Adam beserta Anak keturunannya di bandingkan dengan dirinya sendiri yang kemudian ber-EFEK Benci dan DENDAM kepada Adam dan Keturunannya. Semua itu di karenakan Azazil telah di serang ke-MABUK-an CINTA kepada Tuhannya dalam Versi “CINTA yang BUTA”, bukan CINTA yang TULUS dan MURNI.

pada Saat ke-MABUK-an di dalam CINTA yang TULUS dan MURNI maka Allah sendirilah yng memuji diri-NYA pada lisan Hamba-NYA. Dan ketika itu pula maka leburlah ke-EGO-an diri kedalam Sifat-NYA yang Ar-Rahman Ar-Rahiiim. Maka jika benar sudah demikian kenyataannya PASTI Ia akan menjadi Rahmat bagi sekelilingnya sebagai Cermin dari pada Sifat JALAL, JAMAL, QOHAR dan KAMAL- Nya Allah Swt dan ke-AKU-an menjadi Sirr/Rahasia dalam Diam-NYA sehingga tidak muncul kepermukaan Zahir yang membawa Fitnah bagi sekelilingnya.

“Bagi para pemabuk memaknai bahwa “MABUK” itu adalah ke-Asyik-an sedangkan bagi mereka yg sudah Sadar sesadar2nya memaknai “MABUK” itu adalah “HIJAB yang Sangat Halus”.

“Bagaimana mungkin dapat berhenti dari kebiasaan “MABUK” Jika masih berkawan dengan para pemabuk dan berkonsultasi juga dengan pemabuk, yang ada malah tambah “MABUK.”. Maka…..Carilah seorang TABIB TUHAN yg sudah dapat mengendalikan Rasa ke-MABUK-an itu, maka ke-MABUK-an mu pun perlahan2 akan sirna”.

Iklan

84 Tanggapan to “Ke-MABUK-an Spiritual, HIJAB yang Sangat Halus”

  1. Mujahid Wanita said

    PERTAMA….!!!

    tu…wa…ga…*nyok kita nyanyi bareng… !!!*

    Mabukkk lagi….,mabuukkk…lagi….tiap hari….mabuk lagi….

    Kang boed..,ayooo kang..!!mainkan musiknya……
    Jurus Pendekar Mabuk menyayat hati juga boleh kang di keluarkan….!!

    Mas PJ makin hari,makin keren aja,sepertinya diriku mabuk dlm alunan Indahmu…..

    Salam

    • KangBoed said

      Hahahahaha.. Mbak Yu neee yang baik.. Mas PJ ku sayaaaaang.. Mabuk lagi aaaaaaaaaaaah.. Mabuk lagi.. hehehehe.. sungguh Fase terindah dalam perjalanan SPIRITUAL.. seakan hanya ada AKU tiada yang lain.. hanya sepasang kekasih yang melebur menyatu yang memiliki kehidupan sedangkan yang lain ngontrak semuanya.. Mabuk Cinta.. wooooooow.. liputan Sifat.. Keindahan dan KesempurnaanNYA..

      Hingga saat itu tiba.. saat semua lebur kembali menjadi ada dan tiada.. tiada yang di AKU AKU.. semua sudah hilang lenyap.. dalam KEHAMPAAN SEJATI.. siapakah aku ini.. diam bergerak berjalan dalam KEBODOHAN SEJATI.. melangkah tertatih tatih dalam KELEMAHAN dan Ketidak Mampuan.. Hanya bisa melangkah ke depan.. tersaruk saruk dan terjatuh.. sungguh DIRI lemah tak berdaya.. semakin LEMAH dan BODOH.. TOLOL tak berkemampuan.. hanya bisa tersenyum menatap kehidupan.. hahahahahahahaha.. PERMAINAN INDAH..

      Salam Sayang Mas PJ dan Mbak Yu Neeeee
      Kang Boed

    • vicky said

      Hamba-Mu …. mabuk begitu … tak mampu membedakannya diantara adam itu dan hawa pemajikannya .. tak tahu yg diatas… maupun yg dibawah juga.. Lewat dunia yg terbatas hal ini tak terduga … mabuk … mabuk.. begitu mabuk … Mabuk.. mabuk wahai kawan …. dalam lautan yg berombak… di samudera keriangan tak masuk akal dan otak …

      Hmmm…. benar sekali mas Pj … kumpulnya sama pemabuk2-Nya… jadi mabuk terus2an …. izinkan saya berobat pada sang tabib Ilahi … Mas Pj tercinta aja dah ..

      Mbak Mw dan kang boed … tolong dunk doakan saya …. agar semakin dapat meyadari kehakikian insani didiri saya ….

      Salam Sejati…

    • Niky Sinten said

      yang mengerti mabuk ketuhanan adalah yang pernah merasakan.
      walau dijeskan pake mulut sampai
      berbusa. Jalankan dan nikmatilah baru akan mengerti akan rasa mabuk ketuhanan

    • sono said

      aku mabuk lagi ah aha

  2. KangBoed said

    Ya Allah.. Yaa Robb sekalian alam.. Sungguh Dahsyat dan Luar biasa Kebesaran dan KeajaibanMU ya ALLAH..

    Betapa kotor dan buruknya diri hina ini hingga membuat tak kuasa ku menggangkat kepala memandangMU.. ya ALLAH.. tertunduk wajahku merona memerah tersipu sendiri..

    Betapa sungguh malunya diri hina ini untuk berkata kata kepada Mu.. ya ALLAH.. Tetapi sungguhlah kepada siapa lagi aku harus mencurahkan isi hati gelisah duka laraku.

    Engkau Maha Pemelihara.. Maha Mengetahui dan Maha dari sekian Maha.. Tanpa ku pinta.. tanpa ku mohon.. kau pelihara aku dan keluargaku dari pagi hingga malam menjelang datang..

    Ya ALLAH.. Ya Robb.. sebelum aku meminta sesuatu untuk diriku engkau sudah memberikannya.. engkau sudah menyediakan semuanya.. sungguh membuatku semakin tersipu sipu malu melihat Kebesaran dan Keajaiban MU ya ALLAH..

    Bagaimana aku bisa kecewa dan gelisah gundah gulana jika Engkau selalu menghibur dan menyapaku mesra dengan segala kelembutan dan kerinduanMU.. ya ALLAH..

    Bagaimana aku bisa merasa letih dan berbeban berat apabila dengan MU selalu terukir CINTA dengan pena Kasih Sayang meraih diriku.. mengambil beban dari pundakku.. ya ALLAH..

    Tuhan Engkau sungguh baik selalu hadir menemani dalam setiap langkah langkahku.. Kumerasakan aku berjalan begitu dekatnya dengan kehadiranMU.. yayaya.. sungguh dekat.. sangat dekat.. Seakan akan sungguh tiada berjarak..

    Kala ku coba untuk menghampiriMU dikeheningan malam.. Baru kuterduduk.. Engkau sudah datang menghampiriku sendiri.. menyapaku terlebih dahulu dalam alunan desahan nafas dan simpony getaran halus nikmat merona..

    Apakah aku bisa mengeluh atau meminta ?.. tidak sedikitpun tiada berani ku mengeluh apalagi untuk meminta.. Seolah semuanya hilang lenyap sirna ditelan kerinduan yang selalu datang menyambut menghampiriku mesra.. Lupa.. ya lupa.. dalam pelukanNYA

    Yang tertinggal dalam diri hanyalah tangis sujud syukur nikmat dan penyerahan diri total kepadaNYA.. tersungkur lemah tiada daya upaya.. Dalam kelemahan sangat sapaan itu terasa menggetarkan sang diri terbang melayang hilang diri hilang kesadaran..

    Lenyap dalam pelukan Kebesaran dan Keajaiban ALLAH

  3. Brahala Sewu said

    btw dimana ya bisa mendapatkan anggur atau whisky, supaya saya juga bisa ikutan mabuk….
    maaf komennya cuma ngawur, abis belum pernah mabuk…dan inilah wujud asliku, raksasa hitam berambut gimbal mata melotot menyeramkan, wu ha ha ha….

    • @Brahala Sewu

      Yayaya….Mas Brahala Sewu, mari kita Mabuk bersama. Mabuk Anggur atau Whisky MADE IN ALLAH SWT bukan MADE IN Japan, America, Jerman, Spanyol, England dll…dll.

      Jika Mabuk Anggur/Wisky MADE IN ALLAH SWT maka….reaksinya akan Sadar dalam kemabukkan dan Mabuk dalam Kesadaran sehingga yg tadinya berwujud Raksasa Hitam menjadi Pemuda Tampan berkulit Putih bersih, Rambut Gimbal menjadi Rambut bergelombang tipis, Mata Melotot menjadi Mata yg sejuk dalam tatapan dan Wajah yg menyeramkan menjadi berseri2 Indah Dipandang, wu ha ha ha….menjadi Hu wa….hu wa…hu wa…..

  4. Anynomous said

    Tak salah lagi
    Maha Tabib mendiagnosaku Mabuk
    Belum pernah kualami Mabuk yang seperti ini

    Dulu mabuk ku hanya muntahkan syahwat dunia, yang nyata dan tidak nyata

    Kini mabukku muntahkan ke akuan ku
    Muntah pula puncak makrifat yang dulu sempat ku genggam
    Luluh lantakkan segala ilmu yang kusandang
    Tidak bersisa lagi….

    Ah…Apakah aku terminum anggur merah itu….

    Ohhhh
    Tak malu-malu ku katakan….oiiiiii aku mabuk
    Mata masih menatap, jari masih mengetuk ssst ku beri tahu statusku : masih mabuk

    Disini pun ku kira ku kan bertemu kekasih dan tanda kasih
    Samar samar ku rasa ADA….

    • Maqombingung said

      Muridku….

      Bah, kalo kau duga kau mabuk akibat terminum anggur merah itu
      artinya kau belum mabuk sejatinya mabuk!

      Tapi kalau kau terminum air hujanpun Mabuk, air comberan pun Mabuk, air parit pun Mabuk, air Aqua pun Mabuk, air Seni Mabuk, air lautan Mabuk, air Samudra Mabuk, air fatamorgana gurunpasir Mabuk. yang mirip2 airpun kau Mabuk….Segala jenis air Mabuk….Itulah Mabuk Sejati…

      Tampaknya pemilik rumah ini tempat kita “terkapar Mabuk” membuka pintu dan menyiram air ke wajah kita niatnya tulus biar mabuk mu hilang.
      Saran:
      1.Sering-seringlah mabuk agar kau terbiasa mabuk dan dapat menguasai mabukmu
      2.Mabuklah ditempat Mu sendiri jangan di muka umum
      3.Kalo mabuk jangan lupa ngajak2 dong…daripada Tegak Berdiri dan Menyaksikan

      salam daribukangurupadahalbukanguru

      • lormuria said

        Alhamdulillah…

      • Anynomous & @Maqombingung

        Wahai….Murid dalam Guru dan Guru dalam Murid yg Satu dalam ke-MABUK-an Se-JATInya JATI. Jika apa saja yg terpandang membawa ke-Mabuk-an, apa saja yg terdengar juga membawa ke-MABUK-an, apa saja yg terasakan semakin mebawa ke-MABUK-an. Sungguh ke-MABUK-an se-JATI itu akan menghantarkan kepada Diri yg se-JATI menyatu dalam CINTA SEJATI yg terpisah tetapi tidak berpisah dan Menyatu tetapi tidak bersatu. Jangankan meminumnya……belum/tidak minum pun sudah MABUK, maka dalam ke-MABUK-an se-JATI itu tiada yg terpandang selain si LAILLA, tiada terdengar selain suara si LAILLA, tiada yg terasa selain sentuhan Lembut si LAILLA.

        Ya..ya..ya….hanya si LAILLA,
        Sungguh si LAILLA membuat diri hanyut dalam CINTA KASIHNYA,
        Sungguh si LAILLA membuat GILA para pen-CINTAnya,
        Sungguh si LAILLAH membuat MABUK dalam kesempoyongan diri tak tahu Ruang,waktu dan Jarak,
        Hanya si LAILLA, Cuman si LAILLA dan dengan si LAILLA….
        Hmmmmm……LAILLA……LAILLA…..
        LAILLA…..LAILLA…..LAILLA…..LAILLA….
        LAILLA HA ILLALLAAAAAAAAAAH……..

  5. Hmmm… 3 in 1. Perjalanan Muslim yg berujung di penyaksian ITULAH / BEGITULAH allah.. Dan perjalanan mukmin yg berujung di ANA AL HAQQ… Juga perjalanan muhsin yg berujung di INILAH / BEGINILAH allah… Penyatuan 3 simpul ahirnya inilah obat manjur yg akan mencambuk para pemabuk….

    • @Awae Masya Allah/AS/JB

      Hmmmm……Begitulah adanya,
      Dalam Tanazul-NYA yg tiada Antara dan berantara Namun yg ada ke-NYATA-an dalam ken-NYATA-anNYA….bagaimana mungkin HAL itu….tidak membuat diri MABUK….???

      Salam selalu……dalam Kasih-NYA

  6. Asep said

    Aslm. Mas mu tanya tentang qodho dan qodar itu kan ketetapan allah, selembar daun pun jatuh karna kehendaknya, klo gerak, pikiran dan hati kita apakah semua kehendak allah? Mu tanya juga ttang hakikat hidup itu apa ya dan allah itu ada yang bilang di atas klo begitu allah bertempat tingga dong sedangkan adanya tempat tinggal kan karna allah? Makasih sblmnya

    • @Asep…,

      Wa’alaikum salam wr,wb….

      LAA TATAHARROKA ZARROTIN ILLAA BI’IDZNILLAH………(Tiada yg bergerak walau sekecil Zarrohpun melainkan dengan Izin Allah).

      Jika ada yg mengatakan bahwa Allah itu di Atas langit ke-7 dan bersemayam di atas Arsy, maka itu pun benar adanya…namun yg perlu di perhatikan adalah bukannya keber-ADA-an Allah itu di atas, melainkan yg di atas itu hanya menunjukkan bahwa Allah itu Maha Tinggi. Adapun keber-ADA-an Allah itu tidak lah diatas maupun di bawah, tidak dikanan maupun dikiri, tidak di muka maupun di belakang, tidak diluar maupun di dalam namun….MELIPUTI sekaligus TERLIPUTI di atas, dibawah, dikanan, dikiri, di muka, dibelakang, diluar, didalam dan Sirr/Rahasia dari pada itu di-NYATA-kanNYA pada INSAN. Ya…..Hanya INSAN, tidak yang lain selain INSAN.

  7. Alam Rasa said

    Salam Kasih Mas PJ dan semua sahabat tercinta

    Tema ke-Mabuk-an Spiritual merupakan tema yang unik, karena hanya dapat dipahami bagi yang telah mengalami/merasakannya. Pengalaman setiap orang mungkin tidak sama dalam merasakan hal ini. Ke-Mabukan spiritual dalam pemahahaman saya adalah ketika kita dapat merasakan kehadiran Cahaya dan Kasih Allah di hati kita.

    Pada awal ke-mabukan, setiap orang pasti akan memuntahkan kotoran-kotoran emosi yang bertumpuk, sehingga ada yang menangis, tertawa terbahak-bahak, berteriak menyebut nama Tuhan, dll. Namun seiring dengan perjalanan waktu, setelah kotoran-kotoran emosi kita banyak berkurang, maka jiwa kita akan menjadi lebih tenang. Yang tingal adalah rasa keindahan, kedamaian, dan kebahagiaan dalam Cahaya dan Kasih-Nya. Inilah ke-mabukan yang indah, dan bila rasa ini diikuti terus tak kan pernah ada habisnya, karena Cahaya dan Kasih Allah tak ada batasnya. Dan oleh karena ke-Maha Sempurnaan-Nya, maka rasa ini akan semakin indah dan semakin sempurna dari waktu ke waktu, hingga tak ada lagi kata-kata yang dapat menjelaskannya….

    Dalam perjalanan ini juga, kita menjadi sadar bahwa kita sebenarnya masih memerlukan diri dan ego kita. Karena dengan inilah kita dapat me-rem ke-mabukan yang indah tsb. Maha Sempurna Engkau Ya Allah, tak ada satupun yang Engkau ciptakan dengan sia-sia.

    Hmm..ya, ya ke-mabukan spiritual memang bisa menjadi hijab yang halus. Namun dalam perjalanan ini, bukankah Allah telah menganugerahkan HATI NURANI pada kita semua. Jadi pergunakanlah itu secara baik. Karena HATI NURANI kita adalah pusat Cinta Kasih Tanpa Pamrih, dan juga GURU SEJATI kita. Oleh karena HATI NURANI kita juga merupakan percikan Dzat Illahi, maka HATI NURANI kita akan selalu mengarahkan kita untuk semakin dekat lagi kepada-Nya, dan sesuai kehendak-Nya.

    Mohon maaf, saya hanya bermaksud untuk “sharing” dan tukar pengalaman, bukan bermaksud menggurui, karena saya juga masih dalam tahap belajar. Mudah-mudahan Mas PJ atau sahabat lainnya juga dapat menyumbangkan sedikit pengalamannya.

    Ya Allah, rahmatilah dan bimbinglah kami semua agar seluruh hati dan diri kami dapat selalu mengarah dan terhubung kepada-Mu. Amin.

  8. lormuria said

    KeDUAXXXX…
    Bagi dong Tuaknya… Biar mabuk sama sama…
    Mabuk lagi..Mabuk lagi…
    Salamun salamun…Qoulammirrobbirrohim.

    • siliwangi39 said

      wah paling enak tuck mabuk sambil ditemenin cucu cahyati goyang mang……………..xixixixixiiiiiiii

    • Maksudnya……Mabuk sambil dangduutan, gitu ya….???
      Hmmm….kalau gitu, Mas Siliwangi atau KangBoed atau Mas Muria saja yg jadi Vocalis nya ya…??, saya ikut goyang aja.

      • siliwangi39 said

        jiakakkkkkkkkkk

      • KangBoed said

        Sudah Mabuk Minuman.. ditambah mabuk judi.. masih juga abang tergoda janda kembang.. waaaaaaaah siapa ya yang mabuk Janda.. hehehheehehe.. goyang maaaaaaaaang..

        Perasaan di tempatku yang jadi Vocalis entu Mbah PJ hehehehehe.. goyang terus mbaaaaaaaah.. hati hati tergoda cucu cahyati tuuuuuuuh kata mas wangi..

        weeekekkekekekkkkkk…

  9. siliwangi39 said

    Makin Mantabs saja niy…tulisannya he…he…he….kalau nanti dibaiat bilang bilangnyak biar aku bisa hadir jiakakkkkkkk salam

  10. siliwangi39 said

    Makin Mantabs saja niy…tulisannya he…he…he….kalau nanti dibaiat bilang bilangnyak biar aku bisa hadir jiakakkkkkkk….

  11. nubie said

    pej one aja gan

    yang masih mabuk segera cari Tabib terdekat untuk diobati … wkwkwk

  12. SantriGendeng said

    lam kenal tuk mas PJ.
    jg sahabat semua.
    heee,,,, hee,,, bener , ini inspirasi mas PJ.pas sekali ,
    boleh mabuk, tp jgn di pinggir sungai,,,
    boleh mabuk tp jgn di atas pohon,,,
    boleh mabuk tp jgn di tengah jalan,,
    hee,, hee,,,
    ma,af , ats komennya.

  13. Isnaini said

    Assalamu’alaikum wr. wb
    Salam kenal kang PJ.
    dan arek2 pendopo PJ.

  14. sukmajaya said

    Mabuk artinya lupa akan dirinya sendiri. Jadi mana mungkin kalau lupa akan dirinya, dia akan ingat kepada Allah SWT? Menurut saya Ke-MABUK-an Spiritual adalah HIJAB yang Sangat Besar. Ma’af nih sdr. PJ, saya tidak sependapat dengan anda. Bagaimana solusinya? mungkin Sdr yg lain bisa menjawabnya.

    Wassalam

  15. citromduro said

    tidak asyik kurang asyik
    jadi asyik gak asyik dech

    mohon maaf lama tidak berkunjung

    salam hangaat dari pamekasan madura

  16. teguh wae said

    Sungguh,,betapa indah & bahagianya jika diri ini bisa ikut dlm pesta mabuk sedulur2 smua..
    Sejujurnya,sy jg ingii,,in skali merasakan,tp bingung,,whisky yg mana,,tomi yg mana,,anggur yg mana,,bandrek yg mana,,atau apa gerangan yg mmbuat sdulur2 bs mabuk sdemikian PARAH??
    Bgitu byk “warung” yg menjajakan,,shg mmbuat diri yg “lugu” ini bingung memilih…Adakah yg bs mmbantu? Kalo berkenan,minta nmr hp nya mas PJ..

  17. inawai said

    mabuk ternyata nikmat dan lezat yaa ..
    pantas anak2 di gang kelinci tuch gak kapok2 walaupun dibenci warga dan digaruk petugas.

    “”perlu diketahui“ke-MABUK-an” adalah indikasi masih dalam Perjalanan bukan “AKHIR” perjalanan””

    Diujung perjalanan saja sudah mabuk, mendekat sedikit bisa PINGSAN dan bahkan MATI.
    Terima kasih guru PJ sharingnya yg luar biasa ttg MABUK. Jangan dulu dilanjutkan biarkan aku berlama2 disini dike-MABUK-an ini.

    Salam rindu dan terimakasih yg tak terhingga atas doa2nya yg sangat spesial untukku.

    • @Inawai…,

      Salam Rindu juga untukmu wahai @Inawai, dan salam Ta’lim selalu dalam Rahmat Cinta Kasih Allah Swt.

      • Tn Hamin said

        MAS IKUT IKUTAN DIKIT SAYA DR PLG MAU NANYA KAKEK SAYA DULU SERING MENYEBUT TENTANG PUJI HIDUP DAN KELUASAN KHOTAMNABUAT (MAAF KLU SALAH TULISANNYA)BISA TLG BANTU JELASKAN MAS AGAR AKU MEMAHAMINYA TERMAKASIH ATAS PERKENANNYA.

  18. heby said

    salam tuk pak pengembara jiwa dan kawan2nya 🙂 smg Alloh senantiasa merahmati kita semua,amin.
    aku senang berkunjung ke blog ini,blognya bagus 🙂

    • KangBoed said

      ma kasih mas Heby.. semoga sering main dan berkumpul di sini.. yayayaya.. blog ini benar benar bagus.. Pengembara Jiwa Getu LOOOCH.. *Narsis Bgt*..
      *wakilin jawab*

      Salam Persahabatan Mas Heby
      *Kacungnya si Mbah*

    • siliwangi39 said

      iya blogNYA pengembara jiwa gitchu loccccchhhh…………….
      mantabssssssssssssssssss…………………..

    • @Heby…,

      Salam juga untukmu saudaraku, salam…Ta’lim selalu dan marilah kita bersama2 tuk melangkah di Jalan yg juga di lalui oleh para Kekasih2 Allah Swt. Aamiiin.

      Blog yg sangat sederhana dan tiada keistimewaan apa2 hanya menampilkan apa2 yg sebenarnya sudah kita bersama2 ketahui dulu sewaktu di Alam Azali namun sekarang tiada tersadari.

      • heby said

        segala puji untuk Alloh yang senantiasa melimpahkan kasih sayang Nya untuk kita semua.
        begitu indah karya Tuhan menciptakan pribadi2 yang baik seperti kalian,subhanaloh walhamdulilah walailahailaloh huwalloh huakbar,salam hormat ku untuk pak pj kangboed& om siliwangi,saya bahagia bisa kenal kalian :D,semoga Alloh senan tiasa merahmati kalian,amin.

  19. yogisanto said

    Untuk abah PJ bila nantinya jadi ke bandung dan sekitarnya harap untuk kabar kabari ya bah… biar bisa copdar dengan abah PJ.

  20. Mas Nur said

    Asslam,
    Baru saat ini saya menemukan blok yg cukup baik, salam kenal tuk mas PJ, saya lagi berpetualang mencari ilmu yg haq, mudah2an blok ini bisa menjadi penyejuk hati saya yg lagi mabok. Mudah2an Mas PJ & temen2 lainnya bisa menjadi teman tuk Mujahadah. Mas PJ yg dmliakan Allah, msh teganjal dlm hati saya, permasalah2an yg belum terjawab oleh saya Mis. “Jangan pandang alam luas, tp pandanglah alam kecil”, “Kenalilah dirimu, kl ingin mengenal tuhanmu” dll
    Mohon ma’af ya mas kl kepanjangan
    Wassalm

  21. Jaka Pangalasan said

    Alhamdulillah, nemu juga blognya orang-orang asyik…
    Salam kenal semuanya.
    Maaf kalo kurang sopan.

  22. Edi Sanyoto said

    Banyak tulisan saudara yg telah saya baca dan pahami, tetapi sedikitpun tidak dapat saya komentari, karena ke-BENAR-an telah saya dapati, Alhamdulillah . . . . . mudah2an Alloh memberikan kesehatan dan kesempatan kepada saudara untuk berbagi, wasalam

  23. adi isa said

    salam kang PJ, where are you?

  24. Jabon said

    jabon

    salam kenal aja ya … 🙂

  25. Jabon said

    jabon

    setelah aku mbaca yang ke dua kalinya kok.????

  26. Supriyono said

    salaaaaaammmmm… perkenankan ikut ndeprok ngaji ya..

  27. Rian said

    Subbhanaullah….Maha Suci Allah yang telah memberi petunjuk kepada hamba2 NYA…terima kasih atas tuisan ini…

  28. Machnizar Sentari said

    tulisan yg menggugahku tuk bertanya……..merasakan apa yg di alami, tentu tak sama dgn apa yg dituliskan…bagi yg menjalani dan menghayati tahapan2 itu …. sungguh tidak mudah krn banyak lorongnya….salah2, jatuh lagi pada tingkat yg lebih awal, berjenjang naik bertangga turunpun masih sulit kujalani…mungkin ada kiat agar membedakan apakah benar semua itu dari tarikan NYA, bukan dari keinginan akal, hawa atau nafsu jasad….trimakasih

  29. M.RUSLAN ABD GANI said

    mohon maaf, kalau masih mabuk2an suatu saat masih bisa sadar dan pusing akibat mabuk. Kan lebih baik Gila sekalian.

    Salam hangat dari Pontianak, KalBar.

  30. doddy said

    assalamualaikum, salam kenal bang.. sy dody di sby, dapat salam juga dari abah Hasan krian. sy tau blog anda dari beliau. wassalam.

  31. Rahmad Basuki said

    Assalamualaikum wr wb….ngapunten kang PJ bade nderek ngangsu…

  32. Wongsalam said

    assalamualaikum,segala puji untuk Alloh yang senantiasa melimpahkan kasih sayang Nya untuk kita semua, maaf saya lagi mabuk jadi tidak mampu mengomentari hamba allah yang sedang mabuk…hanya hamba allah yang mabuk yang mengerti HAKIKAT MABUK..wassalamu’alaikum

  33. alam rasa..
    salam untukmu..
    mabukmu bukan tanpa kesadaran diri..
    mabukmu bukan sekedar sensasi..

    dia karunia..
    dia rasa..
    dalam alamnya..
    tak tersentuh kecuali yg merasainya..

    walau beda warna beda rasa..
    semua tetap ‘satu ada’nya..wallohua’lam.
    tak akan terhenti dg kemabukan..
    tak kan terhenti dlm pemberhentian..
    terus melesat…sampai tujuan..
    amien.

  34. riboet kenarok said

    Assalaamu’alaikum
    Kulo nuwun,,minta ijin ngangsu kaweruh disini, biar tambah-bertambah pemahaman diri ini akan Sang Kholik yaa robbul ‘aalamiin…
    Wassalaamu’alaikum

  35. assalamu’aalaikum wr.wb. saya pendatang baru mengharapkan pencerahan pengembara jiwa.

  36. saya sangat setuju dengan adanya pencerahan ini … membuat jiwa menjadi tenang.

  37. fahron said

    menggugah snubari!

  38. bambang said

    Asalamualaikum. salam kenal dan ingin mengenal lebih jauh buat bapak PJ yg membuat sy tersentuh tyentang mabuk dan sy baru pertama kali membaca apa itu mabuk yg sebenarnya, terus terang aja dengan kebodohan sy ini mohon sudi kiranya bapak PJ membimbing saya sampai mabuk hingga sadar terimakasih

  39. Riko said

    Assalamu’alaokum Kang PJ.
    Saya syahrial,
    Saya lagi berkelana di sinar maya, eh… ku tengok ada lembah orang lagi mabok, ku coba masuk , eh… g tau gerbangnya…tapi dasar orang mabok , orang gila… aku masuk aja dari pintu dapur…. didepan terlalu rame tu…Aku mau numpang minum di warung PJ ,,,, thank you… wassalam….. Semoga Allah yang Rohman dan rohim mrnghapus semua tulisan dahuruf disaat Perjumpaan Itu. Ami..n.

  40. bawai said

    tolong cantumkan ayat al quran_hadist rasulullah,tentang mabuk…or…sadar,makasih..

  41. Salam kenal mas pj, kami dari balikpapan sangat tertarik dan mengikuti renungan mas Pj.. Lebih seneng klow bisa copda

  42. karam said

    ketika MABUK sirna,….akhirnya…..” BINASA

  43. ronggo lawe said

    sepertinya … kita mempunyai kemabukan sama… minum dgn anggur yg sama.. msk bukan dari botol yg sama…!!!

  44. wanna be said

    ingin dekat tapi g tau gmn mulainya?apa harus punya mursyid?gmn caranya?

  45. Pengembara said

    As. WRWB. Mohon ijin untuk sedikit cerita “kemabukan “.
    Lima tahun yang lalu (menjelang ultah 30 th ) Ada yang menyebutku ” sedang mabok ” selama 1 bulan tidak sadar ( hilang kesadaran ).
    “Orang awam menyebut saya orang stres”,
    salah seorang torekhoh saya sedang mendapatkan ilmu ‘
    Seorang ahli kebatinan ” sukma ku berada disuatu gubug yang tinggi yang hanya berisi orang yang berpakaian serba putih dan menyebut nama Allah swt/ berdzikir ) dan dijaga ketat oleh sekelompok pasukan yang tidak dapat di terobos”
    Seorang ihwan mengatakan ” saya sendiri dicegat seseorang yang mengaku malaikat allah untuk balik karena ini urusannya dengan allah allah sendiri akan mengembalikan ”
    Alur ceritanya secara garis besar :
    – sekitar 1 bulan saya menurut orang lebih banyak diam jadi banyak bicara
    – sehabis sholat malam saya mencari seseorang gurungaji ( dalam tarikah ) yang saya sendiri tidak kenal.
    – Sesampai dirumah itu saya tidak sadar( saya tidak tahu mimpi atau benar terjadi ) saya takut bertemu dengan orang yang saya cari yang saya anggap sebagai kanjeng nabi Muhammad SAW. Setelah saya diberi segelas air putih oleh istrinya saya tenang dan dijelaskan bahwa yang saya lihat itu bukan nabi tapi sama seperti saya hamba allah.
    Saya diperlihatkan bagaimana hamba allah memanggil dia kembali kepadanya (
    – sepulang dari rumah tersebut saya pingsan
    – Istriku bingung dan menceritakan ke saudaraku di kampung ( saya langsung dijemput pulang oleh keluarga )
    ( benar-benar tidak sadar selama kurang lebih 1 bulan ( 2 minggu dirumah sakit )
    – dalam ketidaksadaran saya kerjaan saya sholat, dzikir, membersihkan masjid,mushola karena saya tidak pernah tidur jika tidak diberi obat tidur( saya tidak mengenali anak istri dan orang tua saya ) tingkah laku dan ucapan saya tidak bisa dihentikan kecuali ibu kandungku sendiri ”
    – dalam masa peralihan baru saya dijelaskan apa yang terjadi melalui mimpi2 saya yang bersambung seperti : bagai mana mizannya allah nantinya akan diperlakukan, proses perjalanan ruh dari dicabut sampai dialam penantian menunggu dibangkitkan. Bagaimana allah menutup tingkatan – tingkatan ketaqwan hambanya, sehingga yang bisa melihat mereka yang bermaqom diatasnya”
    – yang terakhir saya diperlihatkan proses hidup saya dari kecil sampai usia waktu itu ( 30 th).
    Setelah itu saya kembali hidup normal seperti sekarang. ( itu kemabukan terbesar dalam kehidupan saya, sewaktu muda beberapa kali mengalami kemabukan yang masih dalam kesadaran ).
    Sekian Maaf hanya garis besar , Waslamualaikuk wr.wb

  46. afni octavia said

    ~assalamu alikum… pa’PJ & semua yg hadir lam kenal. msk d’blog anda &mbc dr judul yg 1 kejdl yg lain sll membuatq berlinang air mata. &pembahasan kl ini kemabukan spiritual tak mampu kubendung lg air mata ini trus mengalir. teringat dng kt bapak” yg srg ngumpul bbrp thn lalu” siapa yg tdk merasai mk dia takkan tau”. pa’PJ blkh aq b’tanya? kl kt ungkapkan pengalaman batin apakah tdk melunturkan amal? krn bnyk dihati yg ingn sy tanyakan nmn tkt amal rontok jd kup endam ja.maaf kepanjangan .salam

  47. insankamilmukamil said

    Mantap Kang PJ trima kasih.

  48. makrifatseeker said

    asal jangan mengalami ke-GR-an spiritual 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: