PENGEMBARA JIWA

(Menemukan Cahaya Abadi di dalam Lautan Tauhid dan Tasawuf)

Posts Tagged ‘Iman’

JIWA TENANG TANDA ORANG BERIMAN

Posted by pengembarajiwa pada Oktober 8, 2008

Orang Islam belum tentu beriman.

Orang Islam belum tentu beriman. D engan mengikrarkan dua kalimat Syahadat serta hati membenarkannya belum bisa dikatakan seseorang itu dikatakan beriman, akan tetapi dia telah termasuk orang yang memeluk agama islam. Karena salah satu rukun dari islam itu ialah mengucapkan dua kalimat Syahadat. Setelah berada di dalam agama islam, maka belumlah cukup sampai disitu saja. Ia harus menggali dari pada ilmu–ilmu tentang ke islaman agar tumbuh dalam dirinya keimanan. Sebab keimanan itulah yang bisa membawa ia kedalam keselamatan, sebagaimana arti dari pada islam itu sendiri adalah selamat atau keselamatan. Bagaimana mungkin bisa dikatakan selamat atau masuk di dalam keselamatan kalau belum tumbuh yang namanya keimanan. Karena keimanan itu adalah isi dari pada islam, ruh dari pada islam dan kehidupan dari pada islam.

Tanpa adanya keimanan maka seseorang yang beragama islam ibarat pohon yang haus akan siraman air yang lama kelamaan akan kering dan mati tanpa menghasilkan buah yang bisa dinikmati hasilnya. Oleh sebab itu bagi siapa pun yang menginginkan keselamatan maka ia haruslah mengerti tentang keimanan. Dan keimanan itu tidaklah sekedar dikata melainkan perlu adanya bukti yang bisa dirasakan.
Baca entri selengkapnya »

Iklan

Posted in Iman | Dengan kaitkata: , , , , , | 46 Comments »

SAMUDRA HAKIKAT AL-QUR’AN

Posted by pengembarajiwa pada September 20, 2008

Ketahuilah! Bahwa Alam yang kita lihat sangatlah Luas ini baik di langit maupun di bumi, mencakup keseluruhannya yaitu sekalian Alam, terhimpun atau terangkum akan rahasia Ilmunya di dalam 30 Juz Al-Qur’an. Artinya adalah siapa-siapa yang membaca dan memahami Al-Qur’an.maka sama halnya ia melihat kepada Sekalian Alam. Karena Hakikat penciptaan Alam ini termuat pada 30 Juz Al-Qur’an 114 Surah 6666 Ayat.

Sangat Agung sekali Kitab Al-Qur’an itu yang diturunkan kepada Rosulullah Saw yang kemudian menjadi Kitabnya orang-orang Islam. Bahkan dikatakan bahwa Al-Qur’an itu sebagai penyempurna dari pada kitab-kitab sebelumnya. Akan tetapi keagungan dari pada Al-Qur’an itu bukan lah di lihat dari pada tulisan dan bacaannya, melainkan dari pada makna yang tersirat/terkandung didalamnya.

Adapun tulisan atau bacaan yang termuat di dalam kitab itu tidak ada bedanya dengan buku-buku bacaan biasa, sehingga letak keImanan seseorang apa bila terfokus kepada Kitabnya/bukunya itu sama halnya ia beriman kepada sesuatu yang bakal hancur. Saya katakana bakal hancur karena apabila kitabnya/bukunya itu di masukkan ke dalam api ia akan terbakar, dimasukkan kedalam lautan ia akan basah. Jangan kan di bakar dan dimasukkan ke dalam air, di taruh saja di atas lemari, tidak di rawat dan di urus lambat laun ia akan rusak dan lapuk di makan oleh Rayap.

Baca entri selengkapnya »

Posted in Iman | Dengan kaitkata: , , , | 43 Comments »

SYAMSUDDIN TABRIZI (Sang Pengembara Jiwa Misterius)

Posted by pengembarajiwa pada September 16, 2008

Syamsuddin Tabrizi dilahirkan di Kota Tabriz di Persia pada Tahun 1148 M. Sejak masa kanak-kanak, ia sudah memperlihatkan bakat dan kejeniusan luar biasa. Jangankan bermain, ia justru malah menghadiri Majelis Pengajian dan belajar tentang Syekh-syekh Sufi masa lalu. Di usia yang masih sangat muda, ia merasakan kerinduan dan mencari-cari sang kekasih dalam dirinya. Karena tidak ada seorang anak sebaya pun yang bisa memahaminya, ia sering menghabiskan waktunya sendirian. Karena itulah, Sayms selalu kelihatan murung dan sedih.

Orang tua Syams mengira bahwa kemurungan dan kesedihannya lantaran keinginannya tidak tercapai, sebagaimana lazimnya terjadi pada diri anak muda. Mengenai hal ini Syams berkata, “Tatkala mereka bertanya kepadaku, ‘Mengapa engkau murung dan sedih? Apakah engkau menginginkan baju-baju terbuat dari perak dan emas? Lalu kujawab, ‘Tidak, aku menginginkan seseorang yang bisa menanggalkan/melepaskan apa yang sudah kukenakan ini,’”. Yang di maksud Syams adalah bahwa ia menginginkan agar baju egoisme/ke Aku an/sifat mementingkan diri sendiri/sifat merasa paling benar dihilangkan dari jiwanya. Seseorang yang mendengar jawaban demikian dari Syams tidak sanggup memahami makna-makna terdalam di balik kata-katanya dan sudah pasti banyak yang menganggapnya sebagai orang yang tidak waras

Baca entri selengkapnya »

Posted in Sufi | Dengan kaitkata: , , , | 24 Comments »

NUZULUL QUR’AN MENYINGKAP RAHASIA KEBENARAN ALLAH

Posted by pengembarajiwa pada September 13, 2008

Begitu lembaran-lembaran kertas telah habis dibuka, Halaman demi halaman telah semua dibaca maka yang jadikan Makna dan Nilai adalah Isinya. Walaupun awalnya ia melihat kepada bacaan akan tetapi tatkala bacaan telah terlewati tentu tidak ada bacaan melainkan hanyalah tulisan-tulisan. Dan tidak ada tulisan-tulisan itu melainkan Kalimat demi kalimat. Tidak ada kalimat-kalimat itu melainkan Kata demi kata. Tidak ada kata-kata itu melainkan Huruf demi huruf. Tidak ada huruf-huruf itu melainkan hanya tinta saja yang ada. Dari satu “TITIK” Tinta menjadi huruf, kata, kalimat, tulisan dan bacaan lalu menjadi makna dalam kehidupan.

Karenanya para Arif Billah tidak memandang kepada yang banyak itu tetapi Ia hanya memandang kepada satu “TITIK” saja. Dari “TITIK” itulah awal jadinya segala sesuau dan kembalinya segala sesuatu.

Begitu Raden Syahid yang dikenal dengan Gelar SUNAN KALIJAGA sewaktu berguru kepada Sunan Bonang mengatakan bahwa Ia ingin menuntut/belajar Ilmu Allah Swt. Lalu kata Sunan Bonang bahwasanya Ilmu Allah Ta’ala itu luas bagaikan lautan. Apabila lautan itu dijadikan tinta untuk menuliskan Ilmu Allah Ta’ala maka belum cukup lagi, Habis Air lautan itu ditambah lagi sebanyak itu untuk menuliskan Ilmu Allah Ta’ala masih belum cukup juga. Ditambah lagi sampai 7 lautan untuk dijadikan tinta untuk menuliskan Ilmu Allah Ta’ala masih belum cukup juga.

Lalu kata Sunan Kalijaga ; Wahai Kanjeng Sunan Bonang tidaklah sebanyak itu yang hamba inginkan, melainkan yang ingin hamba tuntut hanyalah satu “TITIK” Ilmu Allah Ta’ala dari Luasnya Ilmu Allah Ta’ala itu. Bukan kah Satu “TITIK” air itu tiada lain air lautan yang luas itu juga?

Baca entri selengkapnya »

Posted in Tasawuf | Dengan kaitkata: , , , , , | 13 Comments »

ILMU PASTI SAMPAI KEPADA ALLAH

Posted by pengembarajiwa pada September 9, 2008

“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah! hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram”.(QS,Ar Ra’d : 28)

Hati itu seperti lautan tanpa tepi, dimana segala apa saja bisa masuk kedalam hati. Karena Hati itu diibaratkan lautan, maka siapa-siapa yang tidak mengerti tentang apa yang dilakukannya dan apa tujuan hidupnya serta ke mana ia akan kembali maka ia akan terbawa oleh gelombang hawa nafsu. Apalagi jika ia tidak memiliki Bahtera zikir untuk mengarungi lautan hati. Akan tetapi jika seseorang sudah memiliki Bahtera zikirpun untuk mengarungi lautan samudra hati tanpa Nakhoda (Ruh) yang mengerti akan ILMU PASTI selamat atau tidaknya, sampai atau tidaknya ke tempat tujuan maka sia-sia lah pelayaran tsb.

Ruh itu haruslah dibekali Ilmu pengetahuan untuk mencapai maksud tujuan. Adapun maksud dan tujuan yang sebenarnya adalah Allah Swt. Sedangkan Ilmu untuk mencapai maksud dan tujuan (Allah Swt) adalah Ilmu tentang Ikhlas, Sabar, Tawakkal dan Ridho yang bermuara pada Ketauhidan dan Kema’rifatan. Tanpa Ilmu tsb; zikir yang bagaimanapun, wirid seperti apapun dan amal ibadah apapun yang dilakukan akan tersangkut di alam hawa nafsu. Dan sudah pasti siapa-siapa yang menurutkan hawa nafsu itu maka tidak akan didapatkan keselamatan tentu akan sesat dan semakin jauh dari pada maksud dan tujuan (Allah Swt).

Baca entri selengkapnya »

Posted in Tauhid | Dengan kaitkata: , , , | 32 Comments »

LISAN BERSYAHADAT TETAPI HATI DUSTA

Posted by pengembarajiwa pada September 8, 2008

“Asyhadu Anlaa ilaa ha illallah Wa Asyhadu Anna Muhammadarrosulullah”

Ungkapan Persaksian yang sangat Luar Biasa!!!

Tatkala diucapkan dengan perlahan-lahan dan dihayati dengan segenap rasa dan penjiwaan lalu kemudian di Tasdiqan/dibenarkan oleh Hati serta diketahui Makna yang terkandung didalamnya maka akan membuat Jiwa bergetar hebat dan bisa jadi tanpa disadari air mata akan berlinangan membasahi pipi. Belum lagi perasaan senang dan bahagia akan menghampirinya seolah-olah mendapatkan sesuatu yang sangat berharga sekali. Dirasakannya nikmat yang belum pernah dirasakannya yang membuat hilang gairah daripada memandang sesuatu karena bahagianya ia merasakan Allah Hadir pada dirinya melalui Dua Kalimat Syahadat yang di ungkapkannya tidak hanya melalui Lisan tapi juga merasakan karena di dasari dengan Pengetahuan Ilmu dalam memaknainya.

Diungkapkan oleh sebagian para Awliya Allah : “Man lam yazuq lam ya’rif”,(Barang siapa belum merasakan maka belumlah dikatakan Mengenal).

Tatkala seseorang mengucapkan dua Kalimah Syahadat tetapi tidak mengetahui Makna yang terkandung didalamnya maka tidak menjadikan suatu jaminan bahwa ia akan merasakan manis lezatnya Penyaksian.

Baca entri selengkapnya »

Posted in Iman | Dengan kaitkata: , , , , | 56 Comments »

TAUHID YANG BENAR MENGHILANGKAN PERSELISIHAN

Posted by pengembarajiwa pada September 8, 2008

Jika kita kembali kepada Sejarah sejak zaman Rosulullah Saw membawa Islam ketengah-tengah Manusia, maka Islam itu adalah suatu Agama yang Satu untuk seluruh Umat Manusia. Walaupun banyak manusia itu yang tidak mau menerima kehadiran Islam ditengah-tengah mereka.

Akan tetapi dari sini kita bisa menarik kesimpulan bahwa Islam itu adalah Agama yang membawa manusia kepada yang Satu yaitu Allah Swt. Islam adalah Agama yang memusnahkan perbedaan, perselisihan, pertengkaran yang mengakibatkan perpecahan. Sungguh-sungguh sangat Ironis sekali jika mereka yang mengaku beragama Islam tetapi dalam praktek keagamaan selalu saja mengundang perselisihan dan pertikaian.

Kenapa bisa demikian? Karena mereka bukan lagi melihat Islam adalah Agama pembawa Rahmat melainkan mereka menjadikan Islam itu sebagai suatu golongan dan aliran. Sehingga masing-masing golongan dan aliran itu mempertahankan daripada keyakinannya masing-masing, menganggap keyakinannya itulah yang benar, begitupun golongan yang lain juga menganggap demikian.

Jika demikian halnya apakah ini bukan suatu jalan yang membawa perselisihan dan perpecahan?

Baca entri selengkapnya »

Posted in Tauhid | Dengan kaitkata: , , | 15 Comments »

BERMALAM DI DALAM BAITULLAH

Posted by pengembarajiwa pada September 5, 2008

Ketika kita berbicara tentang Baitullah, tentu perhatian dan ingatan tertuju kepada Ka’bah yang ada di kota Makkah. Dan kesucian dari pada Ka’bah memang selalu terjaga dan terpelihara. Di mana Ka’bah itu adalah pusat pandang dari pada Kiblat orang-orang Muslim. Pada zaman Jahiliyah Ka’bah merupakan tempat untuk beribadah bagi para Kabilah-kabilah Khususnya di sekitar tanah Arab.

Dan di dalam Ka’bah itu di tempatkan patung-patung berhala sebagai sembahan Orang dikala itu. Ketika di tanyakan kepada mereka tentang Tuhan pencipta sekalian Alam mereka pun mengatakan percaya kepada yang menciptakan segala sesuatu. Adapun patung-patung yang mereka sembah itu hanyalah sebatas refleksi/perwujudan dari pada Tuhan Seru Sekalian Alam.

Ketika Rosulullah Saw di utus ke muka Bumi maka mulailah Rosul memberikan suatu pengarahan kepada mereka bahwa apa yang mereka sembah itu adalah suatu kesalahan yang sangat besar dan sangat fatal sekali.

Dikatakan oleh Beliau bahwa Tuhan Seru Sekalian Alam itu Laisa Kamislihi Syai’un (tidak bisa dimisalkan dengan sesuatu apapun). Tuhan itu bernama ALLAH dan ALLAH itu ESA tidak ada sekutu bagi Nya, meliputi tiap-tiap segala sesuatu.

Lalu berjuanglah Beliau bersama para sahabat-sahabat untuk menghancurkan keyakinan dari pada orang-orang Kafir Quraisy terhadap sesembahannya yang berupa patung itu dan berusaha untuk menghancurkan patung-patung sesembahan mereka.

Kurang lebih 23 tahun lamanya Beliau berjuang dan pada saat Penaklukan Kota Makkah Beliau masuk ke dalam Ka’bah dan menghancurkan patung-patung berhala yang ada didalamnya.

Allah Swt berfirman : “Katakanlah : Akulah Allah yang Esa. Tempat bergantung segala sesuatu. Tidak beranak dan tidak diperanakkan. Dan tidak ada satupun yang menyamai ke Esaan Ku”.

Baca entri selengkapnya »

Posted in Iman | Dengan kaitkata: , | 18 Comments »

AYO PUASA SEBENARNYA JANGAN PUASA DAGANG

Posted by pengembarajiwa pada September 3, 2008

Rosulullah Saw. pernah bersabda : “Berapa banyak mereka yang berpusa itu tidak mendapatkan apa-apa melainkan hanya Lapar dan Haus saja”.

Di Hadits lain Beliau bersabda : “Barang siapa yang berpuasa di Bulan Romadhan dengan di dasari Iman dan Introspeksi Diri maka Allah akan mengampuni Dosa-dosanya yang lalu sampai akan datang”.

Siapakah mereka itu yang telah mendapatkan ke Istimewaan Luar biasa…..?

Yaitu mereka-mereka yang di dalam memasuki Bulan Romadhan mengerti akan Arti dan Hikmahnya Puasa itu, tidak hanya ikut-ikutan berpuasa.

Bagi sebagian orang berpuasa itu adalah kewajiban sehingga kita harus menunaikannya walau tidak mengerti sekalipun Hikmah Puasa itu.

Sebagian Lagi yang dimengerti di dalam Puasa itu adalah mengumpulkan Pahala sebanyak-banyaknya dan beribadah sebanyak-banyaknya agar bisa masuk kedalam Surga.

Ada yang Luar Biasa Lagi…. Bulan Puasa itu bagi sebagian orang lagi selain mengumpulkan Pahala dan kebaikan sebanyak-banyaknya, juga berjualan makanan disiang hari untuk mendapatkan keuntungan di Dunia. He… He… itu sih Namanya Sambil menyelam minum Air.
Baca entri selengkapnya »

Posted in Iman | Dengan kaitkata: , , , | 58 Comments »