PENGEMBARA JIWA

(Menemukan Cahaya Abadi di dalam Lautan Tauhid dan Tasawuf)

Posts Tagged ‘Ma’rifat’

Ke-MABUK-an Spiritual, HIJAB yang Sangat Halus

Posted by pengembarajiwa pada Juni 5, 2010

Sungguh….. bagi pejalan2 Ruhani dalam menuju kepada Allah Swt dengan melalui Ma’rifatnya kepada Allah maka “ke-MABUK-an” itu adalah suatu hal yg selalu ada dan pasti ada dan tidak akan mungkin tiada karena “ke-MABUK-an” itu adalah FASE untuk sempurna dalam menuju Al-HAQ. Sehingga………bagi yg belum mengalami “ke-MABUK-an”, maka bersiap2lah jika suatu saat mengalaminya dan jangan takut jika hal itu suatu saat terjadi. Dan bagi yg sudah berada di dalam “ke-MABUK-an” maka hendaknya di ketahui bahwa hal itu masih dalam Perjalanan bukan “AKHIR” perjalanan. Maka……senantiasa lah tetap TAWAKKALTU ALALLAH agar tidak “HANYUT” di “ke-MABUK-an” itu sehingga dalam situasi dan kondisi serta keadaan apapun tetap dalam “SADAR” dan ingatlah bahwa Allah berfirman : “Watawakkaltu Alallah fa HUWA hasbuh” dan siapa yg bertawakkal dengan sebenar2nya Tawakkal maka “DIA” akan menjadi penolongmu dan penJAMIN dirimu”. Biarkanlah…………….”ke-MABUK-an” itu datang pada diri sebagai “HADIAH” dari ALLAH dan janganlah engkau menolaknya karena sesungguhnya “ke-MABUK-an” itu adalah suatu “Isyarat” dari pada ALLAH bahwa ALLAH sungguh2 sedang memperhatikan dirimu dalam Pandangan Rahmat-NYA, maka tersenyumlah selalu dan lapangkan JIWA dalam menghadap kepada-NYA dengan menjalani “ke-MABUK-an” itu, namun……..tetaplah Istiqomah dalam TAWAKKALTU ALALLAH agar diri tidak hanyut di Samudra Jamal (ke-INDAHAN)NYA yg menyebabkan kelalaian dari Tujuan yg sebenar2nya yaitu “AL-HAQ” yg memiliki Sifat Jalal, Jamal, Qohar dan Kamal.

Baca entri selengkapnya »

Posted in Hikmah, Mahabbah, Tauhid | Dengan kaitkata: , , , , , , , | 84 Comments »

Sebuah Renungan tentang ke-SEJATI-an

Posted by pengembarajiwa pada Juni 1, 2010

————– “”Melangkah di Arsy Tuhan, Menengok Rahasia Kalam”” ——————–

Dalam penantian Sang Hamba menuju kesempurnaan maka akan di mulai dengan Ilmu. Dalam Ilmu (pengetahuan) tidak akan memberikan Manfa’at (sia-sia) jika tanpa di dasari Kesadaran dalam Niat yang tulus.

“Sesungguhnya Manusia itu Mati kecuali mereka2 yang berpengetahuan, dan mereka2 yang berpengetahuan banyak yang tertidur kecuali mereka2 yang mengamalkan, dan mereka2 yang mengamalkan banyak yang tertipu kecuali mereka2 yang Tulus Ikhlas.

Ketika Lautan Hikmah dari segala Ilmu terselami maka terlihat lah……Mutiara2 Indah yang sangat berkilauan, dan banyak di antara para Salik yang mengambil Mutiara2 itu, karena saking Takjub dan terpananya melihat keindahan Mutiara2 tsb.

Ketika rasa Takjub itu datang merasuk kedalam Qolb’ maka pada saat itu…..Nyanyian ke EGO an menyertai dan mengakibatkan diri hanyut dan tenggelam dalam RASA/Zauq.

Ketahuilah……pada satu sisi, RASA/Zauq itu adalah “Jalan/Thoriqoh” menuju Sang Sejati akan tetapi apabila terlena dan hanyut dalam RASA/Zauq itu dan lupa akan “sang pemilik” RASA, maka semakin banyak duri2 yang akan tumbuh pada diri.
Baca entri selengkapnya »

Posted in Hikmah, Iman, Ma'rifatullah, Tauhid | Dengan kaitkata: , , , , , , , , , | 56 Comments »

ASTAGHFIRULLAH……….., TERNYATA KESOMBONGAN TELAH MELIPUTI DIRIKU

Posted by pengembarajiwa pada Mei 26, 2010

Banyak diantara manusia yang tiada menyadari bahwa hari2 yang telah dilaluinya diliputi oleh kesombongan2 dan keangkuhan. Dan bermula Kesombongan itu terbit dari pada Hati yang tidak mengenal dan tidak mengerti akan Allah, sehingga disetiap waktunya dari buka mata sampai tutup mata kembali merasa bisa berbuat, berlaku, dan berusaha. Bahkan ada juga yang tidak menyadari bahwa apa saja yang ada pada dirinya itu adalah miliknya. Harta kekayaan adalah miliknya, Tanah yang luas berhektar2 juga miliknya belum lagi apartemen2 yang menjulang tingi itu pun diakui adalah miliknya. semua apa saja yang ada di dirinya di akuinya adalah miliknya. Tanpa sadar….!!!!!!, sesungguhnya ia telah mengakui apa saja yang sebenarnya itu bukanlah miliknya. Lho…Kenapa bisa demikian….., bukankah Aku yang mendapatkan itu semua karena usaha dan ikhtiarku, karena kemampuanku dalam bekerja keras banting tulang peras keringat dan bahkan itu di karenakan Ilmu yang telah Aku tuntut selama puluhan tahun bahkan sampai sekarang aku memiliki titel ini… dan itu… belum lagi Aku sekolah sampai ke Luar Negeri. Itu semua Aku dapatkan karena memang aku adalah orang yang ber ilmu dan pandai serta pekerja Keras. Wajar Dooong…, jika Aku menikmati hasil jerih payahku…. karena itu semua adalah milikku! “Katanya demikian…..!”

Laa Hawla Wa Laa Quwwata Illaa billaahil ‘Aliyyil Adziim……..

Baca entri selengkapnya »

Posted in Hikmah, Iman, Ma'rifatullah | Dengan kaitkata: , , , , , , , , , | 22 Comments »

KESADARAN AKAN RUH AWAL MENGENAL ALLAH

Posted by pengembarajiwa pada Desember 30, 2008

Ketika Manusia terlahir ke Alam Dunia, sampai saat ini menjadi manusia yang berakal tidak sedikit bagi mereka itu yang terlena dengan kehidupan Dunia dan berbagai macam kemegahan yang ada di dalam Dunia. Sehingga begitu umur semakin bertambah maka semakin dirinya terdinding oleh keinginan-keinginan dan hasrat untuk menguasai Dunia ini.

Tanpa disadari……, bahwa itu semua akan menjadikan ia semakin jauh dari kesadaran bahwa Allah Swt senantiasa mengawasi dan melihat kepadanya. Tidak jarang bagi mereka yang terlena oleh keinginan-keinginan itu telah jatuh kepada perangkap “Hawa Nafsu”, dimana hal itu pada Hakikatnya menjadikan ia orang-orang yang merugi.

Sudah menjadi hal yang biasa bagi mereka-mereka yang terjebak oleh Hawa Nafsu tidak menyadari bahwa perbuatan-perbuatannya di Dunia ini apapun yang di lakukan apakah itu menyangkut urusan Dunia maupun urusan amal ibadah yang katanya itu adalah urusan Akhirat, maka itu semua bukan mengantarkan ia semakin dekat dengan Allah, malah menyebabkan ia semakin jauh dengan Allah.

Semua itu terjadi karena tidak adanya kesadaran pada dirinya tentang Pencipta Seru Sekalian Alam yaitu Allah Swt.

Baca entri selengkapnya »

Posted in Ma'rifatullah | Dengan kaitkata: , , , | 135 Comments »

JALAN MENUJU MA’RIFATULLAH

Posted by pengembarajiwa pada September 26, 2008

Di dalam suatu dalil dikatakan bahwa :

“Awwaluddin Ma’rifatullah” (Awal mula seseorang itu beragama, ialah mengenal akan Allah)”.

Dimana seseorang itu wajib hukumnya untuk mengenal akan Allah sebagai langkah awal menuju kesempurnaan beragama. Tanpa mengenal Allah maka Ibadah apapun yang dilakukan bagaimana mungkin bisa dikatakan sampai sedangkan Tujuan nya saja tidak diketahui. Karena itu sangatlah penting sekali pengenalan akan Allah itu di dalam kehidupan ini. Dengan Mengenal akan Allah maka akan dirasakannya Manis Lezatnya ke imanan, dirasakan khusyuknya dalam Amal Ibadah serta Ketenangan Jiwa akan mengalir di dalam dirinya. Menjadikan Pribadi yang ikhlas, sabar, tawakkal serta Ridho dalam menjalani Hidup. Tentu tiada kebahagiaan yang melebihi daripada kebahagiaan para Arif billah/orang yang mengenal akan Allah

Seandainya Allah Swt membukakan akan rahasia keagungan para Arif billah, maka niscaya orang-orang akan tercengang dan terheran-heran serta takjub dibuatnya. Karena Nur yang meliputi diri para Arif billah itu akan memancar menembus sampai ke langit ketujuh. Karena itu lah Allah menutup akan diri para kekasih-kekasihNya itu, sehingga tidak ada yang mengetahui tentang dirinya melainkan hanya Allah dan mereka-mereka yang sama-sama telah sampai pada maqom Ma’rifatullah tsb.

Adapun Manusia-manusia itu untuk sampai kepada pengenalan akan Allah (Ma’rifatullah) maka terlebih dahulu ia haruslah mengenal dirinya yang sebenar-benarnya.

“Man ‘Arofa Nafsahu faqod ‘Arofa Robbahu” (Barang siapa yang mengenal akan dirinya yang sebenarnya niscaya kenal lah ia akan Allah).

Dan tahapan-tahapan yang harus dilalui adalah :

Baca entri selengkapnya »

Posted in Ma'rifatullah | Dengan kaitkata: , , , , , , , , , , | 273 Comments »

TATKALA SEGALA RAHASIA TERUNGKAP (1)

Posted by pengembarajiwa pada September 15, 2008

Perhatian dan Peringatan :

Tulisan ini diperuntukkan hanya bagi mereka-mereka yang telah tenggelam di lautan Samudra Ilmu Ma’rifat, baik melalui jalan Tariqat maupun melalui jalan Hakikat untuk memberikan pencerahan yang mengantarkan kepada sebenar-benarnya Allah Swt.

Sesungguhnya Ma’rifat itu dari segi Rububiyah bukanlah akhir dari perjalanan melainkan masih awal perjalanan.

Nb : Dipersilahkan untuk memberikan Komentar, Saran, kritik maupun pertanyaan, agar berguna bagi kita semuanya.

====================================================================

“Semuanya akan binasa. Dan tetap kekal Dzat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?”. (QS,Ar Rahmaan : 26-28)

Baca entri selengkapnya »

Posted in Ma'rifatullah, Tauhid | Dengan kaitkata: , , , | 39 Comments »

NUZULUL QUR’AN MENYINGKAP RAHASIA KEBENARAN ALLAH

Posted by pengembarajiwa pada September 13, 2008

Begitu lembaran-lembaran kertas telah habis dibuka, Halaman demi halaman telah semua dibaca maka yang jadikan Makna dan Nilai adalah Isinya. Walaupun awalnya ia melihat kepada bacaan akan tetapi tatkala bacaan telah terlewati tentu tidak ada bacaan melainkan hanyalah tulisan-tulisan. Dan tidak ada tulisan-tulisan itu melainkan Kalimat demi kalimat. Tidak ada kalimat-kalimat itu melainkan Kata demi kata. Tidak ada kata-kata itu melainkan Huruf demi huruf. Tidak ada huruf-huruf itu melainkan hanya tinta saja yang ada. Dari satu “TITIK” Tinta menjadi huruf, kata, kalimat, tulisan dan bacaan lalu menjadi makna dalam kehidupan.

Karenanya para Arif Billah tidak memandang kepada yang banyak itu tetapi Ia hanya memandang kepada satu “TITIK” saja. Dari “TITIK” itulah awal jadinya segala sesuau dan kembalinya segala sesuatu.

Begitu Raden Syahid yang dikenal dengan Gelar SUNAN KALIJAGA sewaktu berguru kepada Sunan Bonang mengatakan bahwa Ia ingin menuntut/belajar Ilmu Allah Swt. Lalu kata Sunan Bonang bahwasanya Ilmu Allah Ta’ala itu luas bagaikan lautan. Apabila lautan itu dijadikan tinta untuk menuliskan Ilmu Allah Ta’ala maka belum cukup lagi, Habis Air lautan itu ditambah lagi sebanyak itu untuk menuliskan Ilmu Allah Ta’ala masih belum cukup juga. Ditambah lagi sampai 7 lautan untuk dijadikan tinta untuk menuliskan Ilmu Allah Ta’ala masih belum cukup juga.

Lalu kata Sunan Kalijaga ; Wahai Kanjeng Sunan Bonang tidaklah sebanyak itu yang hamba inginkan, melainkan yang ingin hamba tuntut hanyalah satu “TITIK” Ilmu Allah Ta’ala dari Luasnya Ilmu Allah Ta’ala itu. Bukan kah Satu “TITIK” air itu tiada lain air lautan yang luas itu juga?

Baca entri selengkapnya »

Posted in Tasawuf | Dengan kaitkata: , , , , , | 13 Comments »

ZIKIR PARA ARIF BILLAH MENGGETARKAN ARSY

Posted by pengembarajiwa pada September 11, 2008

Hai manusia! Ketika dikatakan kepadamu untuk berzikir kepada Allah, maka bersegeralah engkau untuk berzikir kepada Nya. Karena Zikirmu kepada Nya akan membawamu lebih dekat lagi kepada Nya, dan zikirmu itu akan menggetarkan Arsy Tuhan mu sehingga para Malaikat Arsy bertanya-tanya ; ada apa ini ? begitu diketahui bahwa ada seseorang yang berzikir kepada Allah maka bersegeralah para Malaikat Bertasbih, bertahmid, bertahlil dan bertkbir seraya meohonkan Do’a ke Hadirat Allah untuk kebaikan dan ke’afiatan orang yang tenggelam di lautan zikir.

Hai Manusia! Ketahuilah olehmu bahwa tidak ada amalan yang paling disukai Allah dan yang lebih utama selain Zikrullah. Sebagaimana yang di Firmankan Allah :

“Dan sesungguhnya mengingat Allah adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan”. (QS, Al ‘Ankabuut : 45)

Tanamkan dihatimu bahwa apabila engkau berzikir kepada Allah (Ingat kepada Allah), maka sesungguhnya Allah hadir sertamu dan mengetahui apa yang kamu kerjakan. Karena itu apabila engkau berzikir kepada Allah maka sucikanlah jiwamu terlebih dahulu. Bukankah Allah Maha Suci? Dan pantaskah engkau menghadap kepada Nya dengan Jiwa yang belum tersucikan?

Baca entri selengkapnya »

Posted in Ma'rifatullah | Dengan kaitkata: , , , , , | 45 Comments »

ILMU PASTI SAMPAI KEPADA ALLAH

Posted by pengembarajiwa pada September 9, 2008

“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah! hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram”.(QS,Ar Ra’d : 28)

Hati itu seperti lautan tanpa tepi, dimana segala apa saja bisa masuk kedalam hati. Karena Hati itu diibaratkan lautan, maka siapa-siapa yang tidak mengerti tentang apa yang dilakukannya dan apa tujuan hidupnya serta ke mana ia akan kembali maka ia akan terbawa oleh gelombang hawa nafsu. Apalagi jika ia tidak memiliki Bahtera zikir untuk mengarungi lautan hati. Akan tetapi jika seseorang sudah memiliki Bahtera zikirpun untuk mengarungi lautan samudra hati tanpa Nakhoda (Ruh) yang mengerti akan ILMU PASTI selamat atau tidaknya, sampai atau tidaknya ke tempat tujuan maka sia-sia lah pelayaran tsb.

Ruh itu haruslah dibekali Ilmu pengetahuan untuk mencapai maksud tujuan. Adapun maksud dan tujuan yang sebenarnya adalah Allah Swt. Sedangkan Ilmu untuk mencapai maksud dan tujuan (Allah Swt) adalah Ilmu tentang Ikhlas, Sabar, Tawakkal dan Ridho yang bermuara pada Ketauhidan dan Kema’rifatan. Tanpa Ilmu tsb; zikir yang bagaimanapun, wirid seperti apapun dan amal ibadah apapun yang dilakukan akan tersangkut di alam hawa nafsu. Dan sudah pasti siapa-siapa yang menurutkan hawa nafsu itu maka tidak akan didapatkan keselamatan tentu akan sesat dan semakin jauh dari pada maksud dan tujuan (Allah Swt).

Baca entri selengkapnya »

Posted in Tauhid | Dengan kaitkata: , , , | 32 Comments »

LISAN BERSYAHADAT TETAPI HATI DUSTA

Posted by pengembarajiwa pada September 8, 2008

“Asyhadu Anlaa ilaa ha illallah Wa Asyhadu Anna Muhammadarrosulullah”

Ungkapan Persaksian yang sangat Luar Biasa!!!

Tatkala diucapkan dengan perlahan-lahan dan dihayati dengan segenap rasa dan penjiwaan lalu kemudian di Tasdiqan/dibenarkan oleh Hati serta diketahui Makna yang terkandung didalamnya maka akan membuat Jiwa bergetar hebat dan bisa jadi tanpa disadari air mata akan berlinangan membasahi pipi. Belum lagi perasaan senang dan bahagia akan menghampirinya seolah-olah mendapatkan sesuatu yang sangat berharga sekali. Dirasakannya nikmat yang belum pernah dirasakannya yang membuat hilang gairah daripada memandang sesuatu karena bahagianya ia merasakan Allah Hadir pada dirinya melalui Dua Kalimat Syahadat yang di ungkapkannya tidak hanya melalui Lisan tapi juga merasakan karena di dasari dengan Pengetahuan Ilmu dalam memaknainya.

Diungkapkan oleh sebagian para Awliya Allah : “Man lam yazuq lam ya’rif”,(Barang siapa belum merasakan maka belumlah dikatakan Mengenal).

Tatkala seseorang mengucapkan dua Kalimah Syahadat tetapi tidak mengetahui Makna yang terkandung didalamnya maka tidak menjadikan suatu jaminan bahwa ia akan merasakan manis lezatnya Penyaksian.

Baca entri selengkapnya »

Posted in Iman | Dengan kaitkata: , , , , | 56 Comments »