——- RENUNGAN UNTUK INDONESIAKU ——-
Posted by pengembarajiwa pada Maret 21, 2012
Ditulis dalam Hikmah, Iman, Indonesia, Ma'rifatullah, Renungan | Bertanda: Bumi Pertiwi, Hati Nurani, Indonesiaku, Kebaikan, Makmur, Nasehat, Renungan, Sentosa, Subur | 7 Komentar »
KESADARAN ZATULLAH PONDASI “MA’RIFATULLAH”
Posted by pengembarajiwa pada Maret 21, 2012
Allahu Akbar….Allahu Akbar….Allahu Akbar wa Lillaahil Hamd’
Setiap Insan siapapun dirinya apapun Statusnya dan apapun Agamanya, Alirannya, Golongannya, Madzhabnya telah terpahami dan Terhayati akan “KESADARAN ZATULLAH” dalam Pandangan-NYA sejak dirinya masih berada di Alam AZALI, dan di NYATA-kan HAL itu pada saat IKRAR “Alastu bi Robbikum….???, Qoluu Ba Laa…Syahidna..!!” (Apakah engkau membenarkan bahwa “AKU” lah Penguasa serta yg Mengatur setiap Urusan yg berlaku dalam “HAYAT/URIP/HIDUP…???, Ya…..BENAR…!!! Kami sebagai Saksi yg menyaksikan..!!!”.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Hikmah, Iman, Ma'rifatullah, Renungan, Tasawuf, Tauhid | Bertanda: Asal Kejadian Diri, Haikat segala Hakikat, Inti, Kesadaran Zatullah, Ma'rifatullah, Renungan Suci | 10 Komentar »
KEMULIAAN MANUSIA TERLAHIR DI MUKA BUMI
Posted by pengembarajiwa pada Maret 12, 2012
Ruh setiap Manusia sebelum dihadirkan di Dunia, semuanya dalam keadaan Suci dan dalam keadaan terpelihara serta tahu akan Robbnya namun ia belumlah mengenal akan Sejati dirinya. Dengan kemurahan kasih sayang Allah Swt melalui ‘pandangan’ rahmat Nurun ‘alaa nuur maka dihadirkan ia(Ruh) ke Alam Dunia agar sempurna dalam kesempurnaanNYA dengan mengenal serta mengerti akan SEJATI DIRINYA. Terlahirnya Manusia di Alam Dunia, “DIA” tanamkan di dalam Bathinnya “Mutiara TAUHID”, namun…. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Hikmah, Iman, Ma'rifatullah, Mahabbah, Mati, Renungan, Tasawuf, Tauhid | Bertanda: Insan Kamil, kemuliaan, Mahabbah, Renungan, Sempurna, Tasawuf | 31 Komentar »
MATAHARI KEHIDUPAN
Posted by pengembarajiwa pada Februari 8, 2012
Jangan biarkan Matahari Kehidupan dalam diri tertutup oleh Syak wasangka. Damaikan Jiwa bersama Tuhan yg Nyata yg tak terlihat oleh mata namun tersadari akan kedekatanNYA.
Karena itulah, bertasbih dan bersykurlah di waktu pagi dan petang dan dirikanlah Qiamullail agar akal dan hati sinkron pd diri menjadi satu dlm iman dan taqwa dlm suatu keyaqinan yg kokoh sehingga zikrullah menjelma dlm setiap waktu bahkan disetiap detiknya hingga hembusan dan tarikan nafas fana dlm Cinta Arrohmaanirrohiim…..
Salam sejahtera dan damai selalu untuk seluruh saudara(i)ku dimana saja berada. Barokallahu fiikum wa’alaikum………..
Pengembara Jiwa_313
Ditulis dalam Hikmah, Iman, Ma'rifatullah, Mahabbah, Renungan, Tasawuf, Tauhid | Bertanda: Kehidupan, Matahari, Sejati diri, Tauhid Murni | 19 Komentar »
CINTA YANG SUCI LAGI MURNI
Posted by pengembarajiwa pada November 20, 2010
Simpul dari pada Pengetahuan ttng ISLAM terdiri dari Syari’at, Thoriqot, Haqiqat dan Ma’rifat yang kesemuanya tiada terlepas dari pada Fiqih, Tauhid dan Tassawuf. Dengan menuntut Ilmu, seseorang belajar dan berjalan untuk mengarungi Kehidupan ini untuk “kembali” kepada Sumber Kehidupan. “Kembali” adalah Fitrah dari setiap Diri yang telah mengembara melalang Buana di Alam Antah berantah, namun tentu saja ada yang menyadari akan ke-Fitrahan itu dan ada juga yang tidak.
Se-iring dengan tumbuhnya Kesadaran pada diri, Ilmu sangat berperan sebagai petunjuk Jalan dan Amal sebagai Penyemangat Jiwa untuk tetap Istiqomah dalam mencapai Tujuan yaitu “kembali”. Namun Ilmu dan Amal dapat berubah menjadi CAMBUK YANG DAPAT MENYIKSA DIRI SENDIRI apabila tiada disertai ke-TULUS-an yg di dalamnya memuat Inti Sari Ketenangan Jiwa yiatu : IKHLAS, SABAR, TAWAKKAL, RIDHO. Dan ke-TULUS-an adalah Bibit dari pada CINTA yang SUCI lagi MURNI.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Hikmah, Iman, Renungan, Tasawuf, Tauhid | Bertanda: Allah, Arifbillah, Cinta, Cinta Murni, Cinta Suci, Sejati | 36 Komentar »
Renungan Pengembara Jiwa dalam Kemerdekaan-NYA
Posted by pengembarajiwa pada Juni 13, 2010
Menjelajah Ruang yang tak be-Ruang, melangkah setapak demi setapak dalam Jarak yang tiada ber-Jarak, Terbang Bebas dan Merdeka dalam kemerdekaan-NYA di Waktu yang tak ber-Waktu.
Melepaskan segala Ikatan yang membelenggu JIWA untuk masuk kedalam Jiwa Mutma’innah. JIWA-JIWA menjadi Satu JIWA, Satu Rasa, Satu Rahasia dengan Robbul ‘Aalamiiin.
JAGA dalam Tidur menggapai Insan Kamil Mukamil yang senantiasa ter-JAGA dalam keter-JAGA-anNYA di setiap Gerak dan Diam-NYA. Musnah segala Sekat dan Lenyap segala Hijab serta tersingkaplah Cadar yang menutupi.
Ditulis dalam Hikmah, Renungan | Bertanda: ESA, Kemerdekaan, Manunggaling Kawula Gusti, Tauhid Universal, Tauhidul HAQ | 44 Komentar »
Ke-MABUK-an Spiritual, HIJAB yang Sangat Halus
Posted by pengembarajiwa pada Juni 5, 2010
Sungguh….. bagi pejalan2 Ruhani dalam menuju kepada Allah Swt dengan melalui Ma’rifatnya kepada Allah maka “ke-MABUK-an” itu adalah suatu hal yg selalu ada dan pasti ada dan tidak akan mungkin tiada karena “ke-MABUK-an” itu adalah FASE untuk sempurna dalam menuju Al-HAQ. Sehingga………bagi yg belum mengalami “ke-MABUK-an”, maka bersiap2lah jika suatu saat mengalaminya dan jangan takut jika hal itu suatu saat terjadi. Dan bagi yg sudah berada di dalam “ke-MABUK-an” maka hendaknya di ketahui bahwa hal itu masih dalam Perjalanan bukan “AKHIR” perjalanan. Maka……senantiasa lah tetap TAWAKKALTU ALALLAH agar tidak “HANYUT” di “ke-MABUK-an” itu sehingga dalam situasi dan kondisi serta keadaan apapun tetap dalam “SADAR” dan ingatlah bahwa Allah berfirman : “Watawakkaltu Alallah fa HUWA hasbuh” dan siapa yg bertawakkal dengan sebenar2nya Tawakkal maka “DIA” akan menjadi penolongmu dan penJAMIN dirimu”. Biarkanlah…………….”ke-MABUK-an” itu datang pada diri sebagai “HADIAH” dari ALLAH dan janganlah engkau menolaknya karena sesungguhnya “ke-MABUK-an” itu adalah suatu “Isyarat” dari pada ALLAH bahwa ALLAH sungguh2 sedang memperhatikan dirimu dalam Pandangan Rahmat-NYA, maka tersenyumlah selalu dan lapangkan JIWA dalam menghadap kepada-NYA dengan menjalani “ke-MABUK-an” itu, namun……..tetaplah Istiqomah dalam TAWAKKALTU ALALLAH agar diri tidak hanyut di Samudra Jamal (ke-INDAHAN)NYA yg menyebabkan kelalaian dari Tujuan yg sebenar2nya yaitu “AL-HAQ” yg memiliki Sifat Jalal, Jamal, Qohar dan Kamal.
‘
‘
Ditulis dalam Hikmah, Mahabbah, Tauhid | Bertanda: Asyik, Cinta, Hijab, Ma'rifat, Mabuk, Mahabbah, Spiritual, Tauhid | 79 Komentar »
Sebuah Renungan tentang ke-SEJATI-an
Posted by pengembarajiwa pada Juni 1, 2010
————– “”Melangkah di Arsy Tuhan, Menengok Rahasia Kalam”" ——————–
Dalam penantian Sang Hamba menuju kesempurnaan maka akan di mulai dengan Ilmu. Dalam Ilmu (pengetahuan) tidak akan memberikan Manfa’at (sia-sia) jika tanpa di dasari Kesadaran dalam Niat yang tulus.
“Sesungguhnya Manusia itu Mati kecuali mereka2 yang berpengetahuan, dan mereka2 yang berpengetahuan banyak yang tertidur kecuali mereka2 yang mengamalkan, dan mereka2 yang mengamalkan banyak yang tertipu kecuali mereka2 yang Tulus Ikhlas.
Ketika Lautan Hikmah dari segala Ilmu terselami maka terlihat lah……Mutiara2 Indah yang sangat berkilauan, dan banyak di antara para Salik yang mengambil Mutiara2 itu, karena saking Takjub dan terpananya melihat keindahan Mutiara2 tsb.
Ketika rasa Takjub itu datang merasuk kedalam Qolb’ maka pada saat itu…..Nyanyian ke EGO an menyertai dan mengakibatkan diri hanyut dan tenggelam dalam RASA/Zauq.
Ketahuilah……pada satu sisi, RASA/Zauq itu adalah “Jalan/Thoriqoh” menuju Sang Sejati akan tetapi apabila terlena dan hanyut dalam RASA/Zauq itu dan lupa akan “sang pemilik” RASA, maka semakin banyak duri2 yang akan tumbuh pada diri.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Hikmah, Iman, Ma'rifatullah, Tauhid | Bertanda: Al-Haq, Diri Sejati, EGO, Ilmu, Kesadaran, Ma'rifat, Rasa, Tauhid, Zauq, Zikir | 48 Komentar »
————- DO’A BERSERAH DIRI————-
Posted by pengembarajiwa pada Mei 26, 2010
Ya…Allah Ya…Robbii, sungguh PengetahuanMU mendahuli pengetahuan kami bahkan pengetahuanMU meliputi tiap2 sesuatu. Lalu bagaimana mungkin kami bisa lepas dari pandangan Engkau ya..Robb. setiap detik dalam Gerak dan Diam semuanya berada dalam Genggaman Engkau, bahkan darah yang mengalir pada diri kami itupun atas Qudrat Iradat Engkau. Begitu pula jantung berdetak, nafas naik dan turun, setiap sel2 di diri ini ada yang mati, Engkau hidupkan lagi atas Kehendak Engkau, dan ada pula sel2 yang mati Engkau biarkan dalam keadaan mati, itupun atas Kehendak Engkau. Lalu pantaskah bagi kami mencari Tuhan selain Engkau..??? Pantaskah bagi kami untuk mencari Pelindung selain Engkau…??? sedangkan Qudrat Iradat Engkau berlaku atas diri Kami, Pandangan dan perhatian Engkau atas diri Kami itu semua didasari Cinta KasihMU kepada kami.
Ditulis dalam Do'a | Bertanda: Berserah Diri, Do'a, Gerak dan Diam, Pecinta, Tawakkal, Yang Dicinta | 27 Komentar »
ASTAGHFIRULLAH……….., TERNYATA KESOMBONGAN TELAH MELIPUTI DIRIKU
Posted by pengembarajiwa pada Mei 26, 2010
Banyak diantara manusia yang tiada menyadari bahwa hari2 yang telah dilaluinya diliputi oleh kesombongan2 dan keangkuhan. Dan bermula Kesombongan itu terbit dari pada Hati yang tidak mengenal dan tidak mengerti akan Allah, sehingga disetiap waktunya dari buka mata sampai tutup mata kembali merasa bisa berbuat, berlaku, dan berusaha. Bahkan ada juga yang tidak menyadari bahwa apa saja yang ada pada dirinya itu adalah miliknya. Harta kekayaan adalah miliknya, Tanah yang luas berhektar2 juga miliknya belum lagi apartemen2 yang menjulang tingi itu pun diakui adalah miliknya. semua apa saja yang ada di dirinya di akuinya adalah miliknya. Tanpa sadar….!!!!!!, sesungguhnya ia telah mengakui apa saja yang sebenarnya itu bukanlah miliknya. Lho…Kenapa bisa demikian….., bukankah Aku yang mendapatkan itu semua karena usaha dan ikhtiarku, karena kemampuanku dalam bekerja keras banting tulang peras keringat dan bahkan itu di karenakan Ilmu yang telah Aku tuntut selama puluhan tahun bahkan sampai sekarang aku memiliki titel ini… dan itu… belum lagi Aku sekolah sampai ke Luar Negeri. Itu semua Aku dapatkan karena memang aku adalah orang yang ber ilmu dan pandai serta pekerja Keras. Wajar Dooong…, jika Aku menikmati hasil jerih payahku…. karena itu semua adalah milikku! “Katanya demikian…..!”
Laa Hawla Wa Laa Quwwata Illaa billaahil ‘Aliyyil Adziim……..
Ditulis dalam Hikmah, Iman, Ma'rifatullah | Bertanda: Bathin Al-Hadits, Bathin Al-Qur'an, Hati, Ilmu, Kesadaran, Kesombongan, Ma'rifat, Manfa'at, Rasa, Renungan | 17 Komentar »



