PENGEMBARA JIWA

Menemukan Cahaya Abadi di dalam Lautan Tauhid dan Tasawuf

MENYEMBAH ALLAH, ITU SUATU KESALAHAN

Ditulis oleh pengembarajiwa di/pada Juli 2, 2009

“…………………… maka mengabdilah kepada-Ku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku”.

(QS : Thaahaa,14)

Sudah menjadi Tradisi bagi setiap Umat Muslim se Dunia bahwa setiap melaksanakan Sholat, maka yang terbenak dalam fikiran adalah Penyembahan/Menyembah. Entah darimana Bahasa itu berasal, tetapi yang jelas hampir semua dari seluruh Umat Muslim meyakini bahwa kita harus menyembah kepada Allah. Sadar atau tidak sadar, jika tertanam pada diri untuk Meyembah Allah dalam Amal Ibadah maka yang terjadi adalah pengkultusan suatu “sosok”/”personal”. Padahal telah diketahui dan diyakini oleh Umat Muslim bahwa Allah adalah “Laisa Kamitslihi Syai’un”/Tidak bisa dimisalkan dengan sesuatu apapun.

Kata-kata “Menyembah/Penyembahan”, maka masih bisa dimitsalkan dengan seseorang yang menyembah kepada sesuatu misalnya Patung, Pohon, Matahari, Api dll…dll…dll, yang mana ada suatu “sosok” yang berada di luar atau di depan atau di atas atau dikanan atau dikiri dari diri Sang Penyembah. Lalu apa bedanya dengan mereka yang menyembah Patung, Pohon, Matahari, Api dll…dll…dll…????. Melihat ataupun tidak melihat akan yang di SEMBAH, tetap saja bertentangan dengan TAUHID yang sebenarnya. Karena TAUHID itu, bukan PENYEMBAHAN melainkan KESADARAN akan ke ESA an Allah Swt.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Hikmah | yang berkaitan: , , , , , | 82 Komentar »

KIASAN/PERUMPAMAAN YANG MENGANDUNG HAKIKAT DI DALAMNYA

Ditulis oleh pengembarajiwa di/pada April 20, 2009

Orang-orang tua dulu di Daerah tempat saya tinggal, khususnya Mereka-mereka yang mendalami tentang Tasawuf dan Tauhid selalu menyampaikan kepada mereka yang berjalan di jalan Ma’rifat dengan menggunakan suatu Istilah/Simbol/Kiasan/Perumpamaan yang bertujuan untuk memudahkan Akal dalam memahami Hakikat dan Ma’raifat sebelum memasuki Alam Rasa.

Dan yang lebih sering kiasan yang di gunakan adalah : “Kiasan tentang Air”. Dikatakan bahwa Lautan yang luas sejauh mata memandang itu jika di tela’ah maka tiada lain adalah “Air”. Ombak yang bergulung-gulung di laut yang di sebut juga dengan Gelombang, maka itu pun tiada lain “Air”. Banyaknya buih yang berada di pesisir pantai, itupun tiada lain “Air.

Hancur Buih menjadi “Air”, Hilang Ombak kembali menjadi “Air” dan Lautan yang luas itupun pada Hakikatnya adalah “Air”. Asalnya “Air” maka kembali menjadi “Air.”

Begitupun jika “Air” dimasukkan dalam Fressher (Tempat Pembekuan Air), beberapa jam kemudian “Air” tsb akan berubah bentuk menjadi sebuah bongkahan “Air” yang Padat yang di sebut dengan “Es Batu”. Di katakana bahwa Es BAtu tetaplah Es Batu walaupun berasal dari pada “Air”, akan tetapi jika Es Batu itu mencair maka kembalilah ia pada ujud asalnya yaitu “Air”. Asalnya Air kembali menjadi “Air”.
Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Hikmah | yang berkaitan: , , , | 114 Komentar »

PILAR-PILAR TAUHID MENUJU KEBENARAN SEJATI

Ditulis oleh pengembarajiwa di/pada April 19, 2009

Di dalam Kehidupan ini segala sesuatunya serba berpasang-pasangan. Jika ada siang pasti ada malam, ada gelap dan ada terang, ada Laki-laki dan ada perempuan, ada benar dan ada salah, ada baik dan ada buruk, ada halal dan ada haram, ada untung dan ada rugi, ada langit dan ada bumi, ada surga dan ada neraka, ada hidup dan ada mati, ada Nyata dan ada Ghoib, ada Zahir dan ada Bathin, ada yang “ADA” dan ada pula yang “TIADA”, dll……dll……….dl. Juga termasuk dalam sifat pun berpasang-pasangan seperti ada suka dan duka, ada tangis dan tawa, ada marah dan sabar, dll……..dll……..dll.
Sempurnanya Hidup jika yang berpasang-pasangan itu ada pada diri manusia, dan kesempurnaan itu di dapatkan apabila sang diri bisa membawa diri pada jalur Tengah diantara keduanya…. Artinya tetap tegak pada yang mengadakan ke dua hal yang berpasang-pasangan itu yaitu Tuhan Seru Sekalian Alam (Allah Swt).
Dan itulah pentingnya…… Ketauhidan, agar manusia berjalan di muka Bumi ini dalam mengarungi Hidup senantiasa terpelihara dari sifat berlebih-lebihan dalam mengagung-agungkan sesuatu tanpa sadar bahwa hanya Sang Hyang Kuasa lah (Allah Swt) sebenar2nya yang memiliki ke Agungan itu.
Banyak yang terjebak dari segala sesuatu sifat yang berpasang-pasangan itu, dengan berambisi untuk mendapatkan tujuan itu hanya semata-mata untuk memuaskan Diri nya sendiri, begitu pula ada yang berusaha sekuat tenaga dengan mempertahankan dirinya agar terhindar dari segala sesuatu yang membuat dirinya merugi. Saya katakan….. bahwa itu semua tidak lah salah!!!!, dan baik sekali. Akan tetapi jika itu semua di sandarkan pada Daya Upaya nya sendiri dengan merasa bisa berbuat sesuatu maka itulah mereka-mereka yang terjebak oleh ke DIRI an/ke EGO an yang ada pada dirinya (Hawa Nafsu).
Terus bagaimana dengan yang mengatakan bahwa : di Al-Qur’an…bukannya sudah di Firmankan bahwa : Apabila yang baik-baik dan benar itu datang dari pada Allah dan yang tidak baik atau yang buruk-buruk datang dari diri sendiri..????, bahkan yang menyampaikan itu buka hanya satu dua orang tetapi setiap Ustadz-ustadz, Kyai, Syech dan Majelis-majelis Ulama pun mengatakan demikian…. Lalu apakah masih bisa di bantah…???!!!!
Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Tauhid | yang berkaitan: , , , | 20 Komentar »

KEKUATAN CINTA SEJATI MENYATUKAN UMAT (Bag-2)

Ditulis oleh pengembarajiwa di/pada Maret 17, 2009

Hari berganti hari, minggu berganti minggu, bulan berganti bulan dan tahun berganti tahun…… seiring dengan berjalannya sang waktu, berputar dari masa ke masa semakin membuat manusia disibukkan oleh berbagai macam kesibukkan dunia, dan tanpa terasa 24 jam sehari semalam terasa sangat singkat sekali.

Siapa sangka dari masa ke masa itu manusia ternyata banyak yang lalai dari tujuan yang sebenarnya. Terombang ambing oleh gelombang gemerlapnya dunia, persaingan menjadi kebutuhan di sana sini, dan tidak kalah menariknya lagi banyak yang saling jegal menjegal tak perduli teman ataupun lawan yang penting keinginannya bisa terwujud. Apalagi dalam era memasuki pintu gerbang Pasar Global yang tidak lama lagi akan menyelimuti seluruh Dunia.

Hmmm………… sungguh sangat misteri sekali…… kehidupan ini.

Jika diri berjalan dalam kehidupan ini, tanpa adanya suatu “Pegangan” yang kokoh, maka tunggulah saatnya kehancuran akan tiba. Dan tidak mustahil kerusuhan, pertikaian, perkelahian, pertentangan yang berujung kepada peperangan akan terjadi di dalamnya apabila sang diri tidak mengetahui dan tidak berpegang pada “Pegangan” yang kokoh itu.

Apakah “Pegangan” yang kokoh itu….????

Tidak lain adalah kekuatan CINTA dalam setiap hubungan. Menariknya lagi CINTA itu, sepintas jika hanya dilihat dari sisi luarnya saja maka CINTA itu adalah suatu kelemahan. Tetapi siapa sangka bahwa di balik kelemahan itu menyimpan suatu kekuatan yang amat dahsyat sekali.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Tauhid | yang berkaitan: , , , , , , | 59 Komentar »

KEKUATAN CINTA SEJATI MENYATUKAN UMAT (Bag-1)

Ditulis oleh pengembarajiwa di/pada Februari 4, 2009

Bismillahirrohmaanirrohiim…………

Subhanallah…… Wal Hamdulillah…… Wa Laa Ilaaha Illallah…… Wallahu Akbar.

Wa Laa Hawla Wa Laa Quwwata Illaa Billaahil ‘Aliyyil Adziim.


Hmmm…………

Sungguh Sangat Maha Luar Biasa, Allah Swt mencipta Manusia dengan segala bentuk yang sebaik-baiknya dan sesempurna-sempurnanya. Bahkan……… Misteri yang ada pada diri Manusia pun sampai saat ini tidak ada Makhluk Allah Ta’ala yang lain yang mengetahuinya. Bahkan Malaikat yang di cipta Allah dari pada Nur pun tidak mengetahui akan Misteri tsb, apalagi Iblis, Syaithon, Jin dll. Walaupun diantara Malaikat dan Jin ada yang mengetahui tentang Manusia, tetapi tidaklah yang diketahuinya itu melainkan hanya lah zahir Manusianya saja. Sedangkan Hakikat dari diri Manusia itu hanyalah Allah Swt yang mengetahuinya dan orang-orang yang telah di Anugrahkan Berkah, Rahmat dan Nikmat untuk mengetahuinya.

Salah satu Misteri yang ada pada Manusia itu adalah “Kefitrahan Dirinya”. Dan itupun telah dinyatakan Tuhan bahwa Manusia itu terlahir ke Dunia ini dalam keada’an Fitrah. Dan di dalam kefitrahan itu ditanamkan Tuhan atas diri Manusia itu Cinta Kasih Sayang Tuhan.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Tauhid | yang berkaitan: , , , , , , | 50 Komentar »

KESADARAN AKAN RUH AWAL MENGENAL ALLAH

Ditulis oleh pengembarajiwa di/pada Desember 30, 2008

Ketika Manusia terlahir ke Alam Dunia, sampai saat ini menjadi manusia yang berakal tidak sedikit bagi mereka itu yang terlena dengan kehidupan Dunia dan berbagai macam kemegahan yang ada di dalam Dunia. Sehingga begitu umur semakin bertambah maka semakin dirinya terdinding oleh keinginan-keinginan dan hasrat untuk menguasai Dunia ini.

Tanpa disadari……, bahwa itu semua akan menjadikan ia semakin jauh dari kesadaran bahwa Allah Swt senantiasa mengawasi dan melihat kepadanya. Tidak jarang bagi mereka yang terlena oleh keinginan-keinginan itu telah jatuh kepada perangkap “Hawa Nafsu”, dimana hal itu pada Hakikatnya menjadikan ia orang-orang yang merugi.

Sudah menjadi hal yang biasa bagi mereka-mereka yang terjebak oleh Hawa Nafsu tidak menyadari bahwa perbuatan-perbuatannya di Dunia ini apapun yang di lakukan apakah itu menyangkut urusan Dunia maupun urusan amal ibadah yang katanya itu adalah urusan Akhirat, maka itu semua bukan mengantarkan ia semakin dekat dengan Allah, malah menyebabkan ia semakin jauh dengan Allah.

Semua itu terjadi karena tidak adanya kesadaran pada dirinya tentang Pencipta Seru Sekalian Alam yaitu Allah Swt.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Ma'rifatullah | yang berkaitan: , , , | 114 Komentar »

PASAL AL-QUR’AN

Ditulis oleh pengembarajiwa di/pada Desember 16, 2008

Tulisan yang di sumbangkan oleh : Saudara Kurniawan

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

1. Bacalah, dengan  nama Tuhanmu yang telah Menciptakan,

2. Dia Telah menciptakan manusia dari segumpal darah.

3. Bacalah, dengan nama Tuhanmu yang Maha mulia,

4. Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam,

5. Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.

6. Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas,

7. Karena dia melihat dirinya serba cukup.

8. Sesungguhnya Hanya kepada Tuhanmulah  ( kamu )kembali.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Al-Qur'an | yang berkaitan: , , | 34 Komentar »

SISI BATIN AL-QUR’AN

Ditulis oleh pengembarajiwa di/pada Desember 3, 2008

Bismillahirrohmaanirrohiim…..

Alhamdulillahirobbil ‘aalamiin, Washolatuwassalamu ala sayyidina wa mawlana Muhammadin Wa Ala Aalihi Washohbihi ajma’in. Amma ba’du.

Tulisan ini adalah Hasil dari pada Pengetahuan Saudara kita yang tidak mau disebutkan Namanya. Cukup saya sebutkan dengan “Hamba Allah yang Fakir”. Dimana Beliau mendapatkan Pengetahuan ini dari pada Karunia dan Anugrah Allah yang datang kepadanya setelah melewati tahapan Ladunni.

Dan tulisan ini diberi judul oleh Beliau dengan Judul “SISI BATIN AL-QUR’AN”

Semoga tulisan ini berman’faat untuk kita semuanya yang berada di Pondok Pengembara Jiwa, dan Rahmat Allah beserta saudara kita “Hamba Allah yang Fakir” dan juga beserta kita semuanya. Aamiin.

Kata Pengantar

Assalammu’alaikum warohmatullahi wabarakaatuh

Bismillah irohmanirahim,

Al Quran dibawa oleh malaikat Jibril dan ditanamkan ke- kalbu Muhammad saw dalam bentuk batin yang hakiki dan di-sampaikan kepada umatnya dalam bahasa Arab sampai menjadi bentuk tekstual berupa Kitab Al Quran yang dapat dibaca dengan mata Zohir.

Tetapi huruf,kata dan kalimat dalam bahasa manusia tidak mampu mengungkapkan seluruh makna Al Quran .

Melalui firman-firman-Nya Allah menunjuk hati yang di dalam dada sebagai alat untuk memahami.

Ilmu hati (batin) yang saya maksud ini pada kenyataannya saat ini sudah langka, yang banyak adalah bahasan-bahasan yang diberi judul tasawuf sehingga terkesan ilmu yang begitu sulit dan eksklusif untuk kalangan tertentu saja. Padahal ilmu hati ini me-rupakan komponen paling penting yang sebenarnya berada dalam satu kesatuan dalam agama Islam yang dibawa oleh Muhammad Rasulullah saw dilanjutkan oleh Ali bin Abi Thalib ra kemudian sampai ke Zainal Abidin dan seterusnya.

Rasulullah saw pernah bersabda: “kelak Islam hanya tinggal nama dan ucapan dibibir saja” Gejalanya sudah muncul, contoh-nya, saat ini berapa banyak umat Islam yang mengucapkan “bismillah” dan “la ilahaillah” hanya sekedar dibibir saja tanpa memahami makna hakikinya apalagi mengamalkannya. Kalimat yang begitu sakral telah diperlakukan sebagaimana halnya mantera.

Dengan izin Allah, saya memberanikan diri menulis makalah ini untuk keluargaku dan teman-teman dekat. Semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya atas mereka.

Dengan dilandasi semangat mencari kebenaran bukan mencari -cari pembenaran, semoga Allah meridhoi dan memilih kita ke dalam golongan yang diberi petunjuk-Nya. Amiin ya Allah.

Wassalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

Medan, 16 Januari 2005

Hamba Allah yang Fakir

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Al-Qur'an | yang berkaitan: , , , | 207 Komentar »

Zikir dalam Shalat

Ditulis oleh pengembarajiwa di/pada Nopember 23, 2008

Allah SWT berfirman :

“Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka mengabdilah hanya kepada Ku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku”. (QS, Thaahaa : 14)

Jelas sekali firman Allah menerangkan kepada kita bahwa tujuan dari pada shalat adalah agar kita ingat akan Allah. Sehingga apabila seseorang mengerjakan shalat tetapi ingatannya tidak tertuju kepada Allah maka mereka tidak dikatakan orang yang mendirikan shalat, hanya sekedar memenuhi kewajiban untuk mengerjakan saja. Orang yang mendirikan shalat adalah orang yang bisa ingat akan Allah tatkala ia mengerjakannya maupun setelah selesai mengerjakannya. Dan kemudian ingatnya ia akan Allah membias pada dirinya dari buka mata sampai tutup mata. Sehingga kesehariannya selalu terpelihara dari perbuatan–perbuatan keji dan mungkar karena ia selalu ingat akan Allah. Begitu ia berniat akan melakukan perbuatan yang dilarang oleh Allah kemudian ia ingat akan Allah lalu di batalkan niatnya untuk berbuat hal yang melanggar perintah Allah. Jadi penting sekali untuk bisa mengingat akan Allah, sebab Allah akan memelihara dan menjaga orang–orang yang selalu ingat akan Ia. Jalan untuk bisa mengingat akan Allah ia harus kenal dengan Allah. Bagaimana mungkin bisa ingat akan sesuatu kalau ia tidak kenal dengan sesuatu itu. Begitu pula halnya bagaimana mungkin bisa ingat akan Allah kalau ia tidak kenal dengan Allah. Dan untuk mengenal akan Allah terlebih dahulu harus mengenal dengan diri sendiri. Sayyidina Ali Karamallahu wajhah pernah mengatakan : “Tidak syah Shalat seseorang melainkan terlebih dulu harus mengenal Allah”. Begitu ia ditanya apakah engkau mengenal / melihat akan Allah, maka di jawab oleh beliau : “Aku tidak mangabdi kepada yang tidak aku kenal / lihat”.

Karena itu Allah menjelaskan di dalam firman Nya :

“Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya”. (QS, Al-Maa’uun : 4 – 5)

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Sholat | yang berkaitan: , , | 46 Komentar »

PERJALANAN NABI MUSA AS, MENERIMA WAHYU

Ditulis oleh pengembarajiwa di/pada Nopember 22, 2008

Maka ketika ia datang ke tempat api itu ia dipanggil: “Hai Musa.

Sesungguhnya Aku inilah Tuhanmu, maka tanggalkanlah kedua terompahmu; sesungguhnya kamu berada dilembah yang suci, Thuwa.

Dan Aku telah memilih kamu, maka dengarkanlah apa yang akan diwahyukan (kepadamu).

Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka mengabdilah kepada-Ku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku.

(QS : Thaahaa,11-14)

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Hikmah | yang berkaitan: , , | 34 Komentar »