PENGEMBARA JIWA

(Menemukan Cahaya Abadi di dalam Lautan Tauhid dan Tasawuf)

Archive for the ‘Iman’ Category

INTI HAKIKAT ASAL KEJADIAN DIRI pada FITRAH SUCI

Posted by pengembarajiwa pada Desember 3, 2013

Allahu Akbar….Allahu Akbar….Allahu Akbar wa Lillaahil Hamd’
Setiap Insan siapapun dirinya apapun Statusnya dan apapun Agamanya, Alirannya, Golongannya, Madzhabnya telah terpahami dan Terhayati akan “KESADARAN ZATULLAH” dalam Pandangan-NYA sejak dirinya masih berada di Alam AZALI, dan di NYATA-kan HAL itu pada saat IKRAR “Alastu bi Robbikum….???, Qoluu Ba Laa…Syahidna..!!” (Apakah engkau membenarkan bahwa “AKU” lah Penguasa serta yg Mengatur setiap Urusan yg berlaku dalam “HAYAT/URIP/HIDUP…???, Ya…..BENAR…!!! Kami sebagai Saksi yg menyaksikan..!!!”.
Namun…….setelah dirinya tertarik dengan Gravitasi Alam Dunia Fana’ ini, Energy Gaya Gravitasi Alam Dunia Fana’ ini menggetarkan kesadaran dirinya akan “KESADARAN ZATULLAH” itu sehingga membuat dirinya tak sadar lagi akan INTI HAKIKAT ASAL KEJADIAN DIRI. Lalu……. Tetapi…..walaupun kediriannya/Egonya/Hawa Nafsunya telah menjadi Hijab/dinding yg menutupi Cahaya Haq’ itu namun……..ada yg tidak bisa di tutupi oleh kedirian/ego/hawa nafsu itu yaitu “FITRAH/SUCI”nya…sebagai penghubung antara dirinya dengan Tuhannya. dan “FITRAH/SUCI” itu adalah “KEKUATAN yg SANGAT LEMBUT LAGI HALUS” yg meliputi si “HAYAT/URIP/HIDUP”, saya menyebutnya dengan Istilah….”SIRR BATHIN”.

Baca entri selengkapnya »

Posted in Hikmah, Iman, Ma'rifatullah, Mahabbah, Renungan, Tauhid | Dengan kaitkata: , , , , , , , , , | 36 Comments »

KEAGUNGAN ALLAH SWT DALAM CINTA KASIH PADA AKHIR HAYAT MANUSIA

Posted by pengembarajiwa pada Desember 1, 2013

Alhamdulillah………dalam Rahmat, Nikmat dan Barokah-NYA kepada kita semua maka mengalirlah dalam kehidupan ini Cinta Kasih-NYA yg sungguh…sungguh tiada batas, baik kita menyadarinya maupun tak menyadarinya. Tentunya…..dalam Rahmat Allah Swt itu tanpa terkecuali siapapun dirinya itu dan Agama apapun yg dianutnya dan dimana pun berada kesemuanya dalam liputan Rahmat Allah Swt, Tuhan Seru Sekalian Alam. Karena itulah…..Insan/Manusia adalah Makhluk yg Paling termulia dari pada Makhluk2 Allah Ta’ala yg lain. Maka benarlah jika Allah Ta’ala menyuarakan hanya kepada Insan….sebagai Sirrulah/Rahasia Allah, yang mana Sir/Rahasia itu awalnya di tujukan kepada Langit, langit tak sanggup tuk menjunjungnya, Bumi tak sanggup tuk memikulnya, Lautan, Gunung2 dsb kesemuanya tak sanggup tuk menampungnya. Hanya Insan/Manusia saja lah yg sanggup tuk memikulnya dan sesungguhnya Manusia itu sangatlah BODOH.
BODOH adalah Sifat Dasar Manusia namun Justru dengan ke-BODOH-annya itulah sebagai suatu sarana untuk dapat menampung akan Sirullah tsb, tetapi……malah banyak yg tiada menyadari akan ke-BODOH-an dirinya. Hanyut dalam ke-Angkuh-an dan kesombongan merasa Ia Pintar dan Cerdas yg akhirnya dirinya sendiri yg menjadi dinding/hijab/tabir akan Sirullah tsb dan ke-INSAN-annya telah ternodai oleh Sifat2 ke-BINATANG-an. Sehingga Fitrah yg sudah di tetapkan dan dinyatakan bahwa Manusia itu tercipta dalam rupa bentuk yg sebaik2nya dan sesempurna2 kejadian telah ternodai oleh kesombongannya sehingga dari segi Martabat Ia telah Jatuh dari ke-INSAN-annya yg tercipta dalam rupa bentuk yg sebaik2nya dan sesempurna2 kejadian menjadi INSAN yg bersifat “……………..”, Na’udzubillah……..

Baca entri selengkapnya »

Posted in Hikmah, Iman, Mati, Renungan, Tasawuf, Tauhid | Dengan kaitkata: , , , , , , , , , | 11 Comments »

SEMBILAN HAWA PADA DIRI BERBUAHKAN NAFSU

Posted by pengembarajiwa pada Agustus 5, 2012

Sombong membutakan hati hingga tiada dapat melihat kebenaran yang sesungguhnya. Takabbur meracuni hati hingga membuat diri merasa bangga dan tinggi hati. Tamak mengotori jiwa yang suci hingga selalu haus tuk meraih kekuasaan dengan segala macam cara. Serakah merobek-robek benteng pertahanan iman dalam diri hingga syetan merasuk sampai menembus ke akal fikirnya dan mengakibatkan dirinya berfikir bahwa dialah satu-satunya yang pantas menikmati kebahagiaan. Iri merusak jaringan sel syaraf otaknya hingga merasa yang lain tak pantas berada diatasnya dan berusaha membuat yang lain harus berada dibawahnya. Dengki memanaskan hati dan akalnya hingga jiwanya terkendalikan oleh nafsu angkara murka.
Baca entri selengkapnya »

Posted in Hikmah, Iman, Renungan | Dengan kaitkata: , , , , , , , , | 36 Comments »

——- RENUNGAN UNTUK INDONESIAKU ——-

Posted by pengembarajiwa pada Maret 21, 2012

Konsep Al-Qur’an adalah mengutamakan Akhlak yang terpuji untuk kebaikan seluruh Makhluk, menjadi Rahmat bagi sekalian Alam merupakan Pilar-Pilar Kebahagiaan dan kedamaian. Namun….jika Manusia sudah tiada menyadari akan Hakikat dirinya, buta akan Nilai-nilai Dasar Fitrahnya maka tentunya apa yang menjadi tujuan Hidup yaitu Kebahagiaan dan Kedamaian tak akan terwujud.

Baca entri selengkapnya »

Posted in Hikmah, Iman, Indonesia, Ma'rifatullah, Renungan | Dengan kaitkata: , , , , , , , , | 13 Comments »

KESADARAN ZATULLAH PONDASI “MA’RIFATULLAH”

Posted by pengembarajiwa pada Maret 21, 2012

Allahu Akbar….Allahu Akbar….Allahu Akbar wa Lillaahil Hamd’
Setiap Insan siapapun dirinya apapun Statusnya dan apapun Agamanya, Alirannya, Golongannya, Madzhabnya telah terpahami dan Terhayati akan “KESADARAN ZATULLAH” dalam Pandangan-NYA sejak dirinya masih berada di Alam AZALI, dan di NYATA-kan HAL itu pada saat IKRAR “Alastu bi Robbikum….???, Qoluu Ba Laa…Syahidna..!!” (Apakah engkau membenarkan bahwa “AKU” lah Penguasa serta yg Mengatur setiap Urusan yg berlaku dalam “HAYAT/URIP/HIDUP…???, Ya…..BENAR…!!! Kami sebagai Saksi yg menyaksikan..!!!”.
Baca entri selengkapnya »

Posted in Hikmah, Iman, Ma'rifatullah, Renungan, Tasawuf, Tauhid | Dengan kaitkata: , , , , , | 42 Comments »

KEMULIAAN MANUSIA TERLAHIR DI MUKA BUMI

Posted by pengembarajiwa pada Maret 12, 2012

Ruh setiap Manusia sebelum dihadirkan di Dunia, semuanya dalam keadaan Suci dan dalam keadaan terpelihara serta tahu akan Robbnya namun ia belumlah mengenal akan Sejati dirinya. Dengan kemurahan kasih sayang Allah Swt melalui ‘pandangan’ rahmat Nurun ‘alaa nuur maka dihadirkan ia(Ruh) ke Alam Dunia agar sempurna dalam kesempurnaanNYA dengan mengenal serta mengerti akan SEJATI DIRINYA. Terlahirnya Manusia di Alam Dunia, “DIA” tanamkan di dalam Bathinnya “Mutiara TAUHID”, namun…. Baca entri selengkapnya »

Posted in Hikmah, Iman, Ma'rifatullah, Mahabbah, Mati, Renungan, Tasawuf, Tauhid | Dengan kaitkata: , , , , , | 52 Comments »

MATAHARI KEHIDUPAN

Posted by pengembarajiwa pada Februari 8, 2012

Jangan biarkan Matahari Kehidupan dalam diri tertutup oleh Syak wasangka. Damaikan Jiwa bersama Tuhan yg Nyata yg tak terlihat oleh mata namun tersadari akan kedekatanNYA.

Karena itulah, bertasbih dan bersykurlah di waktu pagi dan petang dan dirikanlah Qiamullail agar akal dan hati sinkron pd diri menjadi satu dlm iman dan taqwa dlm suatu keyaqinan yg kokoh sehingga zikrullah menjelma dlm setiap waktu bahkan disetiap detiknya hingga hembusan dan tarikan nafas fana dlm Cinta Arrohmaanirrohiim…..

 

Salam sejahtera dan damai selalu untuk seluruh saudara(i)ku dimana saja berada. Barokallahu fiikum wa’alaikum………..

 

Pengembara Jiwa_313

Posted in Hikmah, Iman, Ma'rifatullah, Mahabbah, Renungan, Tasawuf, Tauhid | Dengan kaitkata: , , , | 26 Comments »

CINTA YANG SUCI LAGI MURNI

Posted by pengembarajiwa pada November 20, 2010

Simpul dari pada Pengetahuan ttng ISLAM terdiri dari Syari’at, Thoriqot, Haqiqat dan Ma’rifat yang kesemuanya tiada terlepas dari pada Fiqih, Tauhid dan Tassawuf. Dengan menuntut Ilmu, seseorang belajar dan berjalan untuk mengarungi Kehidupan ini untuk “kembali” kepada Sumber Kehidupan. “Kembali” adalah Fitrah dari setiap Diri yang telah mengembara melalang Buana di Alam Antah berantah, namun tentu saja ada yang menyadari akan ke-Fitrahan itu dan ada juga yang tidak.

Se-iring dengan tumbuhnya Kesadaran pada diri, Ilmu sangat berperan sebagai petunjuk Jalan dan Amal sebagai Penyemangat Jiwa untuk tetap Istiqomah dalam mencapai Tujuan yaitu “kembali”. Namun Ilmu dan Amal dapat berubah menjadi CAMBUK YANG DAPAT MENYIKSA DIRI SENDIRI apabila tiada disertai ke-TULUS-an yg di dalamnya memuat Inti Sari Ketenangan Jiwa yiatu : IKHLAS, SABAR, TAWAKKAL, RIDHO. Dan ke-TULUS-an adalah Bibit dari pada CINTA yang SUCI lagi MURNI.
Baca entri selengkapnya »

Posted in Hikmah, Iman, Renungan, Tasawuf, Tauhid | Dengan kaitkata: , , , , , | 39 Comments »

Sebuah Renungan tentang ke-SEJATI-an

Posted by pengembarajiwa pada Juni 1, 2010

————– “”Melangkah di Arsy Tuhan, Menengok Rahasia Kalam”” ——————–

Dalam penantian Sang Hamba menuju kesempurnaan maka akan di mulai dengan Ilmu. Dalam Ilmu (pengetahuan) tidak akan memberikan Manfa’at (sia-sia) jika tanpa di dasari Kesadaran dalam Niat yang tulus.

“Sesungguhnya Manusia itu Mati kecuali mereka2 yang berpengetahuan, dan mereka2 yang berpengetahuan banyak yang tertidur kecuali mereka2 yang mengamalkan, dan mereka2 yang mengamalkan banyak yang tertipu kecuali mereka2 yang Tulus Ikhlas.

Ketika Lautan Hikmah dari segala Ilmu terselami maka terlihat lah……Mutiara2 Indah yang sangat berkilauan, dan banyak di antara para Salik yang mengambil Mutiara2 itu, karena saking Takjub dan terpananya melihat keindahan Mutiara2 tsb.

Ketika rasa Takjub itu datang merasuk kedalam Qolb’ maka pada saat itu…..Nyanyian ke EGO an menyertai dan mengakibatkan diri hanyut dan tenggelam dalam RASA/Zauq.

Ketahuilah……pada satu sisi, RASA/Zauq itu adalah “Jalan/Thoriqoh” menuju Sang Sejati akan tetapi apabila terlena dan hanyut dalam RASA/Zauq itu dan lupa akan “sang pemilik” RASA, maka semakin banyak duri2 yang akan tumbuh pada diri.
Baca entri selengkapnya »

Posted in Hikmah, Iman, Ma'rifatullah, Tauhid | Dengan kaitkata: , , , , , , , , , | 56 Comments »

ASTAGHFIRULLAH……….., TERNYATA KESOMBONGAN TELAH MELIPUTI DIRIKU

Posted by pengembarajiwa pada Mei 26, 2010

Banyak diantara manusia yang tiada menyadari bahwa hari2 yang telah dilaluinya diliputi oleh kesombongan2 dan keangkuhan. Dan bermula Kesombongan itu terbit dari pada Hati yang tidak mengenal dan tidak mengerti akan Allah, sehingga disetiap waktunya dari buka mata sampai tutup mata kembali merasa bisa berbuat, berlaku, dan berusaha. Bahkan ada juga yang tidak menyadari bahwa apa saja yang ada pada dirinya itu adalah miliknya. Harta kekayaan adalah miliknya, Tanah yang luas berhektar2 juga miliknya belum lagi apartemen2 yang menjulang tingi itu pun diakui adalah miliknya. semua apa saja yang ada di dirinya di akuinya adalah miliknya. Tanpa sadar….!!!!!!, sesungguhnya ia telah mengakui apa saja yang sebenarnya itu bukanlah miliknya. Lho…Kenapa bisa demikian….., bukankah Aku yang mendapatkan itu semua karena usaha dan ikhtiarku, karena kemampuanku dalam bekerja keras banting tulang peras keringat dan bahkan itu di karenakan Ilmu yang telah Aku tuntut selama puluhan tahun bahkan sampai sekarang aku memiliki titel ini… dan itu… belum lagi Aku sekolah sampai ke Luar Negeri. Itu semua Aku dapatkan karena memang aku adalah orang yang ber ilmu dan pandai serta pekerja Keras. Wajar Dooong…, jika Aku menikmati hasil jerih payahku…. karena itu semua adalah milikku! “Katanya demikian…..!”

Laa Hawla Wa Laa Quwwata Illaa billaahil ‘Aliyyil Adziim……..

Baca entri selengkapnya »

Posted in Hikmah, Iman, Ma'rifatullah | Dengan kaitkata: , , , , , , , , , | 22 Comments »