PENGEMBARA JIWA

(Menemukan Cahaya Abadi di dalam Lautan Tauhid dan Tasawuf)

——-TAMPARAN TUHAN YANG PENUH KASIH SAYANG——-

Posted by pengembarajiwa pada Mei 18, 2010

Ilmu Allah Swt sangatlah Luas sekali bahkan tak terbatas. Di dalam Ke Maha Luasan Ilmu-Nya itu meliputi segala macam sifat2, apakah itu yang baik2 maupun yang buruk2, juga meliputi yang “Alami” dan “Ilmiah”. Tinggal bagaimana manusianya mengambil pelajaran dan hikmah dari apa2 yang telah di sediakan Allah Swt dari pada Ilmu-Nya yang Maha Luas tadi.

Jika kita semuanya mau menyadari…, bahwa sesuatu yang Alami dan sesuatu yang Ilmiah itu adalah bagaikan dua kekuatan yang saling berhubungan satu dengan yang lain. Ibarat dua tangan, yaitu Tangan Kiri dan Tangan Kanan yang kedua2nya punya peranan masing2 dan memiliki kedudukan masing2. Akan tetapi walau kedua2nya berbeda dari segi peranan dan kedudukan tentunya jika ia bekerjasama dalam hal Kebaikan maka akan terjalinlah suatu keharmonisan dalam hidup.

Tetapi jika masing2 diri hanya melihat peranan dan kedudukan di dirinya semata tanpa melihat saudaranya yang lain, begitu pula sebaliknya. Maka tak ubahnya ia itu ibarat Manusia yang hanya memiliki Satu tangan. Ada yang memiliki hanya tangan kanan saja dan ada pula yang hanya memiliki tangan kiri saja. Apakah itu yang dikatakan SEMPURNA?

Kesempurnaan itu bukanlah terletak pada kedirian/ke EGO an/Hawa Nafsu. Karena kedirian/ke EGO an/Hawa Nafsu itu membawa perselisihan, perdebatan, pertengkaran, permusuhan, sumpah serapah, kutuk mengutuk, hujat menghujat, caci mencaci, cela mencela, prasangka buruk, merasa diri yang paling benar, yang paling sampai dll….dll…dll… dan pada akhirnya akan timbul Fitnah memfitnah.

Apakah seperti itu para Arifbillah…..???
Apakah seperti itu para Pencinta Allah…..???
Apakah seperti itu para Kekasih Allah…..???

“Kebenaran yang Hakiki”(Allah Swt) itu adalah Maha segala Maha, walaupun “DIA” pantas untuk sombong karena Maha segala Maha tetapi pada kenyataanya “DIA” tidaklah sombong bahkan Maha Rahman dan Maha Rahim. Buktinya…. Insan yang lemah tiada daya dan tiada upaya yang fitrahnya di dalam ke Dho’if an senantiasa selalu di perhatikan. Dari pagi sampai pagi lagi, dari buka mata sampai tutup mata… 24 jam sehari semalam selalu mengalir Berkat, Rahmat dan Nikmat-Nya kepada Insan walau insan itu menyadarinya ataupun tidak.

Lalu bagaimanakah mereka2 yang telah merasa kenal dengan Allah…???

Banyak di antara mereka yang lupa akan fitrah dirinya, sehingga “KESADARAN” telah di kendalikan oleh “PERASAAN”, Ya…. “PERASAAN”. Perasaan telah menguasai Kesadaran dirinya sehingga membuat dirinya merasa paling sempurna, merasa paling berilmu, merasa paling tinggi, merasa paling hebat, merasa paling kenal, merasa paling sampai, paling…. paling…paling. 1000 kali paling… …..Waaaaaaaahhh!!!!!.

Saudaraku….. semuanya.

Sungguh!, Letak kesempurnaan itu hanya ada pada Allah Swt yang di sebut pula dengan “KEBENARAN HAKIKI”. Jika seseorang berjalan menuju kepada-Nya dengan menyadari ke Fitrahan dirinya dengan menyadari Sesadar-sadarnya bahwa dirinya itu “Laa Haw Laa Wa Laa Quwwata Illaa Billah”(Tiada daya dan tiada upaya melainkan Qudrat Iradat Allah semata dari buka mata sampai tutup mata kembali, 24 jam sehari semalam di dalam gerak dan diamnya, maka merekalah yang akan masuk dalam Pemeliharaan Allah Swt. Dan akan di tuntun oleh Allah kepada jalan2 kebaikan yang membawa Rahmat Kasih dan Sayang.

Tetapi apabila Kedirian/ke EGO an/Hawa Nafsu yang mengendalikan dirinya dari buka mata sampai tutup mata kembali, 24 jam sehari semalam di dalam gerak dan diamnya, maka merekalah yang akan masuk di dalam perangkap “Iblis/Syaitan yang membuat perasaan was2, sangka2, perasaan gelisah, perasaan bingung, perasaan gundah, perasaan resah, perasaan takut dll. Dan akan dituntunlah ia oleh Perasaan itu kepada jalan2 keburukan yang membawa Laknat, Benci, dan Tak mau tersaingi.

Tetapi bagaimana dengan mereka yang telah mengenal akan Allah tetapi masih saja kedirian/ke EGO an/Hawa Nafsu yang mengendalikan dirinya, yang berbuahkan…… Laknat, Benci, dan Tak Mau Tersaingi…?
Berarti mereka itu mengenal akan Allah hanya masih di tataran TEORI belaka, belum lagi masuk kepada “KESADARAN”, walau mengakunya telah sampai, walau mengakunya telah sempurna ilmu, walau mengakunya telah dituruni Laduni, Walau mengakunya telah MANUNGGALING KAWLA GUSTI. Jika masih kedirian/ke EGO an/Hawa Nafsu yang mengendalikan dirinya, maka apa2 yang di aku2i nya hanyalah TEORI!…. ya… TEORI!

Saudara2ku semuanya……

Marilah kita kembali kepada KESADARAN yang ada pada diri kita masing2. Tanyakan pada diri kita….dan Renungilah.

Apakah saya masih di kendalikan oleh kedirian/ke EGO an/Hawa Nafsu ataukah tidak…???
Tanyakanlah…. Tanyakanlah…. Tanyakanlah….

Pesan ini lebih utama untuk diri saya pribadi, dan juga untuk kita semuanya yang berada di jalan Ma’rifatullah. Agar benar2 kita berada pada jalan Ma’rifatullah yang sesuai dengan yang dijalani para Ambiya wal Mursalin, Wali2 Allah dan para Arifbillah yang Ikhsan.

Salam Cinta Damai Kasih dan Sayang di dalam Rahmat dan Ridho Allah swt.

Pengembara Jiwa yang masih di dalam perjalanan dan masih di dalam belajar

Iklan

37 Tanggapan to “——-TAMPARAN TUHAN YANG PENUH KASIH SAYANG——-”

  1. Assalamu’alaikum Warohmatullaahi Wa Barokaatuh…..

    Salam Sejahtera dan Salam Damai Penuh Berkah Rahmat Allah Swt untuk Saudara(i)ku semuanya.

    Alhamdulillah………….
    Semoga senantiasa Barokah dan di tetapkan oleh Allah Swt atas kita semua untuk berada selalu dalam Pemeliharaan-NYA.

    Aaamiiiiin….

    Wassalamu’alaikum Warohmatullaahi Wa Barokaatuh.

  2. para pencari said

    kok baru nulis bang, update terus bang bagus2 tulisannya…

    • @Para Pencari

      Iya…nih, sudah lama sekali Istirahat.

      Semoga Allah Swt dalam Rahmat-NYA dengan Qudrat dan Iradat-NYA menggerakkan Hati dan Akal yg ada di diri ini untuk selalu berbagi kepada saudara2 semuanya. Mohon Do’a nya ya….???

      Salam Ta’lim selalu.

  3. KangBoed said

    Hidup Bukanlah terikat akan benar dan salah.. karena mengenal benar dan salah serta mengikuti aturan adalah awal dari perjalanan.. melainkan melanjutkan untuk menemukan sesuatu di balik benar dan salah.. janganlah terikat akan dualitas.. semua hanyalah konsep TEORI belaka.. buah akal pikiran.. lepaskan semua maka akan ditemukan apa yang ada dibalik semua itu..

    Salam Sayang
    Salam Kangen
    tuk Kekasihku tersayang Mas PJ dan Mbak yu Neeee..

  4. KangBoed said

    Diam

    Merintih

    Tertunduk

    Membisu seribu bahasa

    Keheningan Mencekam Jiwa

    Menembus dalam Relung Sukma

    Menghancurkan Seluruh Ego

    Membongkar rata kedirian yang tersisa

    Aku.. aku.. aku.. aku.. aku..

    Siapakah aku ini..

    Bisanya selalu mengaku dan mengaku

    Bisanya selalu merasa dan merasa

    Dengan sombong berdiri tegak seolah mampu

    Dengan gagah membusungkan dada seolah kuasa

    Seakan diri bisa dan merasa bisa melakukan sesuatu

    Berkarya.. mencipta.. berbuat dan berusaha..

    Hmm.. semua itu semu

    Semua itu palsu

    Semua itu bohong belaka

    La hawla walla quwata illa billa

    Aku ini lemah ya ALLAH…

    Lemah Tiada daya dan upaya..

    Bahkan untuk bergerakpun ku tiada mampu

    Apalagi untuk mencipta dan berkarya..

    Sungguh yaa Allaaaaaah..

    Kusadari dengan sesadar sadarnya kelemahan diri ini

    Semua terjadi hanya karena IZINMU yaaa ALLAAAH

    Tiadalah diri ini selain Engkau yang berkehendak dan berkuasa

    Tanpa semua itu adalah KEBOHONGAN BESAR

    Tanpa semua itu adalah diri diri yang Tertipu

    Yaaa Allaaaaah

    Dalam Kelemahan ini ku terdiam Memuja KebesaranMU

    Dalam Kefakiran ini ku tertunduk Membersihkan KakiMU

    Dalam Kehinaan ini ku tertegun Melihat KemulianMU

    Dalam Kepapaan ini ku menangis Terpesona KebesaranMU

    Dalam Kegaiban ini ku hilang lenyap dalam Penyaksian..

    La hawla walla quwata illa billa

    Yaa Allaaaah.. inilah diriku yang sebenar benarnya

    La hawla walla quwata illa billa

    Yaa Allaaaah.. inilah aku.. aku.. aku..

    Datang ke dunia sendiri tiada memiliki apapun dalam kelemahan..

    Pulang nantipun sendiri tiada memiliki apapun dalam kelemahan..

    Sesungguhnya Hidup di duniapun sendiri tiada memiliki apapun dalam kelemahan..

    Mengapa.. mengapa.. begitu bodohnya aku..

    Seolah hidup Kuasa dan Memiliki segalanya

    Semua Duniawi tersimpan erat kuat dalam hati

    Padahal HATI hanya untukmu ya ALLAH

    Padahal HATI bukan untuk DUNIA

    Begitu bodohnya aku selama ini ya ALLAH

    Begitu Tolol tiada menyadari semua ini..

    Diam

    Merintih

    Tertunduk

    Membisu seribu bahasa

    Keheningan Mencekam Jiwa

    Menembus dalam Relung Sukma

    Menghancurkan Seluruh Ego

    Membongkar rata kedirian yang tersisa

    Akhirnya kumengetahui

    Akhirnya kumengerti

    Akhirnya kumemahami

    Akhirnya kutemukan frekwensi bathinnya

    Akhirnya kutemukan frekwensi dalam Hidup yang meliputi

    La hawla walla quwata illa billa

    Lemah.. lemah.. semakin lemah tiada daya dan upaya

    Lenyap.. lenyap.. akhirnya lenyap.. dan lenyaaaap

    Hilang semua hanyalah sebuah KETIADAAN yang ABADI..

    Salam Sayang
    Salam Kangen
    tuk Kekasihku tersayang Mas PJ dan Mbak yu Neeee..

  5. satrio said

    Alhamdulillah ud muncul tulisan kang PJ terbaru, kangen dengan tausiah – tausiahnya. Semoga ngga bosen dan terus menulis sebagai penambah semangat bagi saya yang sedang dalam “perjalanan”. AMIIN. Terima kasih. Kang PJ.

    • Insya Allah…….!!!!

      Mari kita sama2 Belajar di Pondok PJ ini, karena saya pun juga Belajar dari Saudara2 yg lainnya.

      Salam Cinta Kasih-NYA dalam Liputan Rahmat semoga menerangi Qolbu’ kita semua.

  6. Sang Saka Eling said

    Assalamualaikum..wr.wb..

    Sebelumnya saya minta maaf dan mohon izin..sekiranya diperkenankan untuk bersilaturahmi dan menimba ilmu di Pondok Mas PJ..

    Hanya sedikit menambahkan dari apa2 yang mas PJ kemukakan..Mungkin bahasan saya agak melenceng dan bahkan tidak berhubungan dg topik..Memang benar atas dasar karena Rahmat & Ridhonya Allah swt..kita dikehendaki dan diciptakan sebagai insan..yang mana sangat beruntung sekali insan2 yg dikenalkan kpd-Nya..senantiasa mengenal,mengingat & memuji-Nya..bagi mereka2 yg mengaku sudah kenal dan sudah sampai sekalipun..apakah tahu apa itu makna sebenar2nya kenal dan sampai..perjalanan kita masih panjang saudara2ku..masih ada alam2 yg belum kita lewati..apakah sudah merasa sampai???..terlebih lagi sangatlah luas Ilmu-Nya..sudah sampai dimana kita mengarungi Samudra Ilmu-Nya yg Maha Luas..???..bukankah kita semua adalah khalifatullah..khalifah pilihan Allah sendiri,bukan pilihan diri sendiri bukan pula pilihan makhluk2 yg lain..yg mana kita diberi mandat dan tugas oleh-Nya..untuk senantiasa mengabdi kepada-Nya..yg begitu banyak rumusan2 pengabdian yg nantinya akan dimintai pertanggung jawaban..begitu Maha Pemurah dan Penyayang Dia kpd sgenap makhluk..dan memberikan sinyal2 pilihan kepada kita sbagai tanda Rahmat & Kasih Sayang-Nya..marilah kita semua menjadi seorang insan yg dikehendaki-Nya menjadi khalifah yg senantiasa menebar Rahmat & Karunia yg diberikan kpd kita di alam penyaksian ini..sebagaimana kekasih-Nya Rosulullah saw yg memiliki akhlak yg agung perwujudan dr sifat2 Yang Maha Mulia Rabbul Izzati..

    Aduuuh..skali lagi maaf hanya pembahasan dr seorang insan yg sarat akn kebodohan dan kelemahan ini..Wassalamualaikum..wr.wb

    • Wa’alaikum salam wr,wb……

      Alhamdulillah……..Untaian Kalimat yg terurai dari Saudara Sang Saka Eling sangat baik sekali dan sebagai tambahan pencerahan dari Artikel yg telah terposting di Pondok PJ ini. Saya Ucapkan Terimakasih Saudaraku.

      Sungguh….Hidup ini adalah Anugrah, walau dengan berbagai Macam Ragam Alam yg tergelar di Seluruh Sekalian Alam ini, walau dengan Luasnya Ilmu-NYA yg tersebar di segala Penjuru Ruang, Waktu dan Jarak namun kesemuanya itu tidak terlepas dari pada Perbendaharaan2 ke KUASA-an Allah Swt.

      Bukanlah…..sebanyak Air lautan itu yg harus di minum untuk menghilangkan Dahaga pada diri tetapi dengan Meminum Satu TETES/TITIK Air Laut itu saja yg mana telah diketahui MAKNA yg terkandung dalam Satu TETES/TITIK Air Laut itu, maka Dahaga itu akan hilang. Karena bukan dirinya yg mencari Air untuk menghilangkan Dahaganya namun Allah Swt sendirilah dan dengan “tangan-NYA” sendirilah Allah memberikan Minum kepadanya. Dan….seiring dengan waktu, Air yg terminum olehnya yg diminumkan dari “tangan Allah” maka akan meresap pada dirinya Zahir dan Bathin lalu kemudian akan membiaslah pada dirinya Akhlakul Karimah yg terukir oleh Kebijaksanaan-NYA. Dan Adakah Anugrah yg terbesar dari pada itu…..????!!!

      Subhanallah…Wal Hamdulillah…Wa Laa Ilaaha Illallaah…..Wallahu Akbar, Wa Lillaahil Hamd’

      Salam Sejahtera selalu dalam Pemeliharaan-NYA.

  7. nubie said

    Assalamualaikum..wr.wb

    salam kenal

    mohon pencerahannya

    baru belajar

    • @Nubie

      Wa’alaikum salam Wr,Wb…..

      Salam Kenal kembali…dan selamat datang di Pondok PJ ini, semoga barokah Allah Swt menyertai kita semua.

      Jalanilah Hidup ini dengan penuh Ceria walau apapun rintangan yg datang menghadang, berusahalah untuk selalu berbaik sangka atas apa saja yg datang kepada kita.

      Hidup itu Indah jika……..dinikmati dan di Syukuri dan dimengerti bahwa tidak ada yg di cipta Allah sia2, semuanya ada Hikmah di balik segala sesuatu kejadian.

      Hidup itu akan menjadi Susah dan beban……jika selalu berkeluh kesah dan sampai pada keputus Asa’an serta selalu menjadikan PERASA’AN sebagai Nakhoda di diri.

      Semoga Allah Swt, memelihara kita semua di dalam Pemeliharaan-NYA yg tak ada keragu2an di dalamnya.

  8. vicky said

    Salam Sejati dalam kesadaran ilahiyah….

    Waaah kereeen pissaaaan…. Mantab nich mas PJ, seperti biasa saya ngak berani comment banyak2 diistana kalimah-Nya mas Pj tercinta…. saya mah anak bawang aja dah…. hahaha… merasa rendah diri dan minder saya nich kalau disini… duuuh senangnya nostalgia disini…. saya minta nasehat dunk dari mas PJ dan akang2 sekalian… ngak usah banyak2 sedikit aja…, yg penting dijalankan secara istiqomah, dikit yg bermanfaat… tapi jangan dalam2 yg sedang2 saja… Piss ach…..

    Salam Sejati dalam Kegelisahan-Ku menantimu tuk kembali… ……

    vicky
    Halaqah Sirrul Barokah

    • @Vicky

      Salam Sejati selalu………….dalam Pelukan Cinta Kasih dari Allah Swt, untukmu mas Vicky.

      Kenapa nggak berani Koment…mas Vicky, kan setidaknya Mas Vicky bisa berbagi juga kepada kami2 di sini. Ayo lah…….kita saling isi mengisi agar tercipta Silaturrahmi yg penuh Barokah.

      O ya….., apa yg saya tuliskan di atas untuk Saudara @Nubie, kayaknya…bisa juga tuuuh… kita renungkan dan jalani bersama dalam kehidupan ini, tidak terkecuali juga untuk Mas Vicky. Semoga…Hari demi Hari yg di lalui dalam Kehidupan ini…semakin baik dan terlebih baik lagi.

      Aaamiiiin…..

      Salam…Salam…Salaamun Qoulammirrobbirrohiiim…..

      PJ
      Pengembara yg masih mengembara di Belantara Jiwa

  9. racheedus said

    Fainnal ‘izzata lillah. Begitu firman-Nya. Kemuliaan dan kesempurnaan hanyalah milik-Nya.

    • @Racheedus


      Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu wahyu (Al Quran) dengan perintah Kami. Sebelumnya kamu tidaklah mengetahui apakah Al Kitab (Al Quran) dan tidak pula mengetahui apakah iman itu, tetapi Kami menjadikan Al Quran itu cahaya, yang Kami tunjuki dengan dia siapa yang kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami. Dan sesungguhnya kamu benar- benar memberi petunjuk kepada jalan yang lurus.
      Itulah jalan Allah yang kepunyaan-Nya segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Ingatlah, bahwa kepada Allah-lah kembali semua urusan.
      (QS : 42, 52-53)

      Salam………

  10. mas'ud sujadi said

    kakiku bukan aku, bahkan badanku bukan, pikiranku bukan aku, perasaanku bukan aku, lalu siapa aku

  11. KangBoed said

    Hancurkan Tembok Kedirian !!.. Hidupkan Kesadaran Batin !!.. sungguh manusia adalah makhluk paling sempurna.. sedemikian dahsyat dan luar biasanya ALLAH merancangnya.. sungguh diri manusia ini memang luar biasa.. sehingga dalam diri manusia meliputi dua alam.. alam lahir dan alam batin.. sayang seribu sayang banyak diri manusia yang TERTIPU.. yayaya.. TERTIPU !!..

    Demi masa sesungguhnya mereka dalam KERUGIAN YANG NYATA.. mereka memperhatikan dan selalu mengutamakan diri lahir.. alam lahir.. yang bisa dirasakan dengan panca indera.. mata telinga dll.. dan masuk mempengaruhi akal pikiran dan angan angan.. terciptalah manusia yang Cinta Dunia dan Takut Mati.. yayaya.. sungguhlah terlalu banyak sekali.. PERJALANAN LAHIRIAH dirancang dan disiapkan sebaik baiknya dan seindah indahnya.. salahkah itu.. tidak.. tetapi semua menjadi salah karena PERJALANAN BATIN tidak pernah disiapkan sebaik baiknya.. seindah indahnya hingga DEKAT.. sangat Dekat dengan YANG MAHA BATHIN..

    Sesungguhnya sahabatku semuanya.. Apalah artinya ibadah lahiriah jika tidak menembus batiniah ???.. Artinya ibadah kita hanya akan menjadi kesombongan saja dan tak menghasilkan perbaikan batiniah dan tak merubah budi pekerti kita.. Akhirnya ibadah hanya menjadi tembok yang kokoh tempat bersembunyi dan menghasilkan segala macam bentuk keduniawian… Karena ibadah haruslah tumbuh dari dalam hati.. karena penyembahan tanpa CINTA menjadi sesuatu hal yang tiada artinya.. karena ibadah harus meresap dan melahirkan Kesadaran Diri Manusia..

    Ibadah bukanlah sekedar penyembahan formalitas kosong belaka.. tetapi harus dijiwai dengan CINTA atau IMAN… bukan hanya sekedar percaya saja.. tetapi satu pemujaan CINTA dari seorang hamba.. hamba yang baik ialah hamba yang menyadari kehina papaannya.. kefakirannya.. hamba yang merasa cukup dengan tuannya.. hamba yang benar benar menyerahkan diri bulat bulat untuk Tuan yang di CINTAinya dengan sepenuh jiwa raganya.. hamba.. yayaya.. hamba yang benar benar setia.. merelakan sepenuh hidup dan matinya bagi yang Tercinta..

    Kesadaran lahiriah meliputi akal fikir, akal budi, rasa perasaan
    Sesungguhnya masih di wilayah isi kepala dan otak sajalah..
    Gambaran dari nafs al-ammarah, lawammah, sufiyah….

    Berputar terus seperti roda kadang diatas kadang dibawah…
    Saat sehat tanpa beban dia diatas seolah olah merasa paling
    Saat sakit berbeban berat dia dibawah dalam kungkungan amarah…

    Keledai dungu tidak akan jatuh pada lubang yang sama untuk dua kali
    Hanya manusia pintar saja yang selalu terjatuh pada lubang yang sama
    Itulah gambaran manusia yang terkungkung kesadaran lahiriah belaka

    Tembok keegoan, ilmu, pengetahuan, ibadah, keakuan merasa rasa
    Nabi Muhammad mengajarkan Jihad filsabilillah perang sesungguhnya
    Menghancurkan tembok dinding yang terbentuk di dalam diri sendiri

    Satu dinding tebal yang membatasi kesadaran lahir dan bathin
    Tiada seorangpun kan mampu mengikis apalagi menghancurkannya
    Benar sesungguhnya tiada yg dapat merobohkan tembok berlin kedirian

    Hanya saat menyadari arti La Hwalla walla quwata illa billa
    Berserah dalam tangis sujud kepasrahan dan penyerahan diri total
    Konsisten dirikan malam dalam tangis sujud syukur kepada Sahabat

    Tembok terkikis hancur sedikit demi sedikit tanpa diri merasa berbuat
    Tumbuhlah kesadaran batiniah hadiah anugerah Yang Maha Bathin
    Bagaikan matahari mulai bersinar sedikit demi sedikit di kegelapan

    Jiwa Tenang modal melangkah kesadaran batin bertemu Yg Maha Batin
    Tumbuhlah benih CINTA.. benih IMAN.. benih TAUHID.. di dalam HATI
    Benih ini harus diberi makan dan dipupuk supaya benih itu bertumbuh

    Bertumbuh melalui proses pemurnian cinta, pemurnian iman & tauhid
    Dalam perjalanan lurus shiratal mustakim mencapai kebenaran hakiki
    Berbekal Akhlakul Karimah mengemban spirit Rahmatan Lil Allamin

    Hmm.. sebuah gambaran perjalanan sebuah kesadaran.. di mana awal selalu manusia mengandalkan akal pikiran dan logika semata.. bahkan banyak yang mencoba melangkah dalam pertempuran JIHAD filsabilillah.. Jihad Akbar.. menghancurkan tembok dan dinding yang tebal dengan mengandalkan kekuatan dirinya.. hahaha.. tiadalah manusia yang akan mampu.. saat dirinya kuat dan sedikit masalah mereka keluar sebagai pemenangnya.. tetapi sebaliknya jika diri sedang lemah dan masalah sedang banyak maka kalahlah kembali dalam peperangan melainkan hanya dikuasai oleh ammarahnya saja.. yayaya.. itulah kelemahan yang terutama dari diri manusia..

    Hancurkan Tembok Kedirian !!.. Hidupkan Kesadaran Batin !!.. Tembok pembatas kesadaran Lahiriah dan kesadaran Bathiniah ini hanya bisa dirubuhkan jika kita sungguh sungguh berserah diri total kepadaNYA dalam tiket La Hawlla Walla Quwata Illa Billa.. menyerahkan sepenuh diri kedalam tanganNYA.. menyerahkan semua kekotoran dan keburukan kita.. dan memohonkan kepadaNYA sebaik baik tuntunanNYA.. menghidupkan malam dalam tangis sujud syukur tiada putus.. konsisten.. perbanyak mengingat Allah meliputi jalan duduk gerak dan diam..

    NANTIKAN DIA “ALLAH” BEKERJA DAHSYAT TANPA KITA BERUSAHA MELAKUKANNYA… selama masih berusaha.. selama masih merasa mampu.. maka YANG MAHA MAMPU tidak akan bekerja… SERAHKAN DIRI TOTAL.. inilah aku meliputi tubuh jiwa dan ruhku kukembalikan kepadaMU selanjutnya bentuk aku sesuai kehendakMU.. innalillahi wa’inaillaihrojiun.. ALFATIHAH.. subhanalllaaaaah.. pupuk dalam rasa ingat dan tangis syukur.. maka DIA MEMBUNGKUS dengan SIFAT dan PERBUATANNYA tanpa diri sadar.. JIWA TENANG dalam pelukan CINTANYA.. inilah Manusia seutuhnya meliputi lahir dan bathin.. wallahuaaalllllaaaaaaam..

    Salam Sayang dan Kangen..
    teruntuk kekasihku tercinta MAS PJ dan Mbak Yu neeeeeeeeeeee

    • @KangBoed

      Untaian Kata yg penuh Mutiara2 Indah bercahaya yg keluar dari Lubuk hati yg terdalam dari diri saudaraku KangBoed. Sungguh….menggetarkan Jiwa bagi para pembacanya yg telah di liputi oleh kesadaran-kesadaran.

      Terimakasih KangBoed akan sumbangsih Jeritan Hati yg penuh Makna Dalam ini dan tiada ternilai ini.

      Ya…Robbii, Berkah-MU dan Rahmat-MU kami perlukan untuk mengikis segala kekotoran2 hati, maka dengan Ridho-MU Ya Ilaahi Robbi Penguasa Seru Sekalian Alam…, sematkan lah pada diri2 kami yg Dho’if ini dalam Cinta Kasih-MU yg tiada keragu2an. Tolonglah kami……..Ya Allah Ya..Zal Jalaali wal Ikram. Wa Laa Hawla Wa Laa Quwwata Illaa Billaahil ‘Aliyyil ‘Adzhiiim.

      Salam SEJATI dalam ke-SEJATI-an, KangBoed yg Arif…..Saudaraku.

  12. chairullah said

    pencerahan jiwa yang tenang akan membawa sesuatu yang terbaik dalam diri kita ,begitu juga yang dirasakan dalamhati ini,meskipun gejolak jiwa dunia selalu menekan tanpa batas waktu padahal semua itu sudah diatur oleh allah,dan akan diri ini yang selalu tak berdaya selalu saja merasa bersalah akan ketidak pastian kapan ,dan dimana cita cita ini mencapai batas waktu yang dapat dinikmati,dihayati,dijalani,akan suatu pengorbanan yang setiap waktu berjalan seiring dengan detak detik jam berbunyi sampai pada waktu yang telah tidur dengan lelap akan jalan yang seudah dilalui,yaa allah rasanya perjalanan ini sangat jauh kadang sangat dekat lalu apa yang selalu hamba lakukan selanjutnya…..

    salam mas PJ
    mohon pencerahannya tentang diriku ini

    • Chairullah

      Salam Mas Chairullah, Saudaraku………

      Berjalanlah dalam Hidup ini dengan penuh Kesadaran bahwa se-kali2 Allah tiada pernah meninggalkan diri kita dan senantiasa menatap akan diri kita dalam Tatapan-NYA yg tiada terhijab oleh sesuatu apapun, baik kita menyadarinya maupun tiada menyadarinya. Maka dalam Tatapan-NYA itu di sertai dengan Kasih Sayang-NYA yg tiada terbatas mengalir di setiap sendi kehidupan kita dari buka mata sampai tutup mata kembali.

      Yang perlu kita perhatikan adalah bahwa :
      Hidup itu Indah jika kita menikmatinya dalam kesadaran bahwa Allah tak akan mencelakakan diri kita lalu kita mensyukuri apa saja yg telah di tetapkan Allah atas diri kita. Maka ketika hal ini menjadi bagian dari diri kita Niscaya Barokah-NYA akan menyertai langkah2 kita.

      Hidup itu Pahit dan Susah jika kita selalu berkeluh kesah atas apa2 yg telah di tetapkan Allah atas diri kita dan senantiasa buruk sangka terhadap apa2 yg terlihat, terdengar dan terasakan. Maka ketika hal ini menjadi bgaian dari diri kita Niscaya kecelakaan itu karena diri kita sendiri dan akhirnya akan membawa diri kepada Musibah dan Bala’.

      Se-kali2 Allah tiada berkehendak untuk menyiksa Hamba-NYA namun karena diri sendiri lah maka diri menjadi tersiksa.

      Semoga Allah Swt memelihara kita semua dalam Pemeliharaan-NYA yg penuh Hikmah di dalamnya.

  13. piyo neer said

    Aslam mualkm,salm kenal mas pj.smoga kita yang senantiasa kotor oleh luwat2 dunia ini senantiasa mendapatkan petunjuk ke arah penataan hati yang benar.tebarkan terus senandungmu hingga menggeliat hati yang kaku.wasalm.

    • @Piyo Neer

      Wa’alaikum salam Wr,wb……..

      Salam kenal kembali wahai saudaraku @Piyo Neer, dan selamat datang di Pondok PJ ini. Semoga kehadiran Anda di sini membawa Berkah tersendiri bgi kita semuanya dengan di serta Do’a yg teruntai dari keikhlsan Anda Saudaraku.

      Salam Ta’lim selalu……

      Wassalam

  14. Alam Rasa said

    Assalamualaikum wr.wb.
    Salam Kasih Mas PJ

    Akhirnya muncul juga tulisan barunya. Walaupun sedikit, Insya Allah memberi manfaat tak kalah dengan tulisan sebelumnya.

    Tamparan Yang Penuh Kasih Sayang, sebuah judul yang manis tuk mengingatkan kita semua akan Kasih-Nya yang Maha Lembut dan meliputi segala sesuatu. Ketika manusia sadar akan keterbatasan ilmu pengetahuannya, dan hakikat hidupnya. Ketika hati nurani-nya membimbing masuk memenuhi panggilan-Nya. Dia..ya Dialah yang Maha Agung, Maha Kuasa dan Maha Sempurna..Hanya Dia-lah tempat bergantung, Yang Maha Suci dan Maha Segalanya..

    Sadar…bahwa diri kita ini seumpama sebutir debu yang menempel pada kaki Sang Pencipta…
    Sadar..bahwa ke-egoan diri kita ini tak ada artinya..Inilah yang dimaksud dengan semakin kita banyak belajar kita menjadi tambah bodoh. Akhirnya hanya PASRAH..ya pasrahkah dan serahkan semua urusan dan tetek bengek itu kepada Dia Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang..Biarlah Kasih-Nya bekerja sebaik-baiknya, setepat-tepatnya pada seluruh diri kita….Hanya mengandalkan Kasih-Nya saja!!!

    Karena Dia Yang Maha Sempurna tak perlu dibantu..tak perlu diarahkan…Karena Kasih-Nya tak akan dapat bekerja secara maksimal, bila kita masih saja merecoki, dan menahan Kasih-Nya yang sedang bekerja dengan ke-egoan kita…Hasilnya kita akan jadi sakit sendiri..Sebagai contoh kalau tangan kita luka, kemudian Ibu kita akan mengobati, tapi kita menahan tangan kita untuk diobati..Bagaimana luka kita bisa sembuh?..

    DIAM..ya diam, rileks dan pasrah saja, sambil menikmati Kasih-Nya yang sedang bekerja pada seluruh diri dan kehidupan kita..sambil BERSYUKUR..NIKMATI SAMBIL BERSYUKUR…dan Tersenyumlah pada hati dan seluruh diri kita..pada semua mahluk..
    Terima Kasih Ya Allah, Segala Puji dan Syukur bagi-Mu Yang Terkasih..Amin.

    • @Alam Rasa

      Alhamdulillah……….
      Senang sekali saudaraku Alam Rasa masih berkunjung ke Pondok PJ ini, beserta petuah2 dan pencerahan2nya yg begitu menyejukkan Qolbu’. Semoga menjadi Hikmah tersendiri baik untuk saya pribadi dan juga saudara2 kita yg lain yg berkunjung di Pondok ini.

      Terimakasih sekali lagi, saudaraku……….

  15. chairullah said

    tatapan mata , pendengaran yang aktif , penciuman yang tajam , rasa kulit yang menyatu dengan alam , untaian tangan dan kaki yang selalu melangkah , lidah dan mulut yang menikmatinya , hati yang selalu berkata ,jantung yang selalu berdetak ,darah yang mengalir serta organ tubuh yang bekerja mengikuti apa katanya , lalu siapa penentunya , siapa yang menggerakannya ,siapa yang menyuruhnya ,siapa yang berkata kata ,dan kapan mulai itu STOP !!!!????

    Trima kasih mas PJ
    salam

  16. lormuria said

    Amin..amin..amin..
    Salam…salam…salam… Untuk semua Saudaraku..
    Salam dlm Pemeliharaan dan PenjagaanNYA untuk Mas PJ, Kang Boed dan semuanya beserta keluarganya…
    Salam…salam…salam..ila Rahmatan lil’alamin
    🙂 🙂 🙂

  17. @Chairullah

    tatapan mata , pendengaran yang aktif , penciuman yang tajam , rasa kulit yang menyatu dengan alam , untaian tangan dan kaki yang selalu melangkah , lidah dan mulut yang menikmatinya , hati yang selalu berkata ,jantung yang selalu berdetak ,darah yang mengalir serta organ tubuh yang bekerja mengikuti apa katanya , lalu siapa penentunya , siapa yang menggerakannya ,siapa yang menyuruhnya ,siapa yang berkata kata ,dan kapan mulai itu STOP !!!!????


    Segala sesuatunya berada dalam Sunnatullah yg tiada terlepas daripada Syari’atullah yg berlaku dalam Hidup di setiap waktunya dalam Qudrat Iradat Allah Swt. Gerak maupun Diam atau Start maupun Stop, itupun berada dalam Ketentuan2-NYA yg tiada terlepas dari pada ke-PASTI-anNYA dalam keputus2anNYA.

    Salam Kasih selalu mas Chairullah….,

    @Lor Muria

    Salam Berkah Allah dalam Rahmat-NYA yg tiada batas tak terikat oleh Ruang, Waktu dan Jarak semoga menyertai ke-SADAR-an pada diri Mas Muria sehingga menjadikan diri Mas Muria masuk selalu dalam Kasih Sayang dan Pemeliharaan2-NYA yg tiada keragu2an. Aaamiiin…Aaamiiin…Aaamiiin…..Yaa Robbal ‘Aaalamiiiin.

    Salam Sejati dalam Kasih Sayang Allah yg penuh Rahmat,

  18. Brahala Sewu said

    Kulanuwun kang…
    Lama ga sowan ke rumah ini, eee ternyata sudah ada artikel baru lagi, saya kira sudah ditinggal sama penghuninya. Salam nggih kang, tulisannya mantab2 sekali, apa lagi kang boed, makin mantap surantab, jujur saya tertatih2 mengikutinya, maklum kebnyakan kluyuran yang ndak jelas.

    salam rahayu buat penjenengan dan Mbakayune

  19. Tes tes tes.. Salaam..

  20. @Brahala Sewu

    Wa’alaikum salam Kang Brahala Sewu…, silahkan duduk dengan santai ya…

    Tuan rumahnya tidak meninggalkan rumah ini untuk selamanya kang, tetapi hanya masih dalam pengembaraan2 di “luar sana” sehingga istirahat untuk sementara waktu menulis Artikel2 maupun Silaturrahmi dalam Koment2. Alhamdulillah….sekarang sudah bergabung lagi.
    Mengenai KangBoed, memang begitulah dirinya……sangat Misterius sekali sehingga untaian Kalimat yg terurai dari jeritan Hatinya sangatlah….menarik sekali bagaikan Magnit yg berkekuatan Dahsyat yg datang dari pada Allah Swt.

    Salam Kasih selalu untuk Anda beserta Keluarga.

    @Awae Masya Allah

    Tes…Test…Test…diterima dan Salam Juga Mas.

  21. Rahmad Basuki said

    Assalamualaikum wr wb…
    salam…
    salam…
    salam…
    salam kenal buat kang PJ serta sesepuh di blok ini…salam kenal semua…

    wassalam…

  22. assalamualaikum wr.wb

    salam kenal buat mas PJ serta sedulur2 di site ini………

  23. hendry said

    izin copas ya mas PJ…makasih

  24. razetz said

    Sangat membantu.Terima kasih.Semoga Tercapai segala Cita2 anda.Amin Ya Rabb

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: