<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>PENGEMBARA JIWA &#187; Arif Billah</title>
	<atom:link href="http://pengembarajiwa.wordpress.com/tag/arif-billah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pengembarajiwa.wordpress.com</link>
	<description>Menemukan Cahaya Abadi di dalam Lautan Tauhid dan Tasawuf</description>
	<lastBuildDate>Sat, 10 Oct 2009 20:09:06 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='pengembarajiwa.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/0fdd0bca5c5bf75815c5a7fd8f741d2c?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>PENGEMBARA JIWA &#187; Arif Billah</title>
		<link>http://pengembarajiwa.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://pengembarajiwa.wordpress.com/osd.xml" title="PENGEMBARA JIWA" />
		<item>
		<title>JALAN MENUJU MA’RIFATULLAH</title>
		<link>http://pengembarajiwa.wordpress.com/2008/09/26/jalan-menuju-ma%e2%80%99rifatullah/</link>
		<comments>http://pengembarajiwa.wordpress.com/2008/09/26/jalan-menuju-ma%e2%80%99rifatullah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Sep 2008 21:14:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pengembarajiwa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ma'rifatullah]]></category>
		<category><![CDATA[Arif Billah]]></category>
		<category><![CDATA[Awwaluddin Ma'rifatullah]]></category>
		<category><![CDATA[Hakikat]]></category>
		<category><![CDATA[Ma'rifat]]></category>
		<category><![CDATA[Mahabbah]]></category>
		<category><![CDATA[Mukassyafaturrobbani]]></category>
		<category><![CDATA[Muroqobah]]></category>
		<category><![CDATA[Rahmat]]></category>
		<category><![CDATA[Rosulullah]]></category>
		<category><![CDATA[Tasawuf]]></category>
		<category><![CDATA[Zat Maha Mutlak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pengembarajiwa.wordpress.com/?p=151</guid>
		<description><![CDATA[Di dalam suatu dalil dikatakan bahwa :
“Awwaluddin Ma’rifatullah” (Awal mula seseorang itu beragama, ialah mengenal akan Allah)”.
Dimana seseorang itu wajib hukumnya untuk mengenal akan Allah sebagai langkah awal menuju kesempurnaan beragama. Tanpa mengenal Allah maka Ibadah apapun yang dilakukan bagaimana mungkin bisa dikatakan sampai sedangkan Tujuan nya saja tidak diketahui. Karena itu sangatlah penting sekali [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pengembarajiwa.wordpress.com&blog=4665403&post=151&subd=pengembarajiwa&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;margin:6pt 0;">Di dalam suatu dalil dikatakan bahwa :</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;margin:6pt 0;"><strong><em>“Awwaluddin Ma’rifatullah” (Awal mula seseorang itu beragama, ialah mengenal akan Allah)”.</em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;margin:6pt 0;">Dimana seseorang itu wajib hukumnya untuk mengenal akan Allah sebagai langkah awal menuju kesempurnaan beragama. Tanpa mengenal Allah maka Ibadah apapun yang dilakukan bagaimana mungkin bisa dikatakan sampai sedangkan Tujuan nya saja tidak diketahui. Karena itu sangatlah penting sekali pengenalan akan Allah itu di dalam kehidupan ini. Dengan Mengenal akan Allah maka akan dirasakannya Manis Lezatnya ke imanan, dirasakan khusyuknya dalam Amal Ibadah serta Ketenangan Jiwa akan mengalir di dalam dirinya. Menjadikan Pribadi yang ikhlas, sabar, tawakkal serta Ridho dalam menjalani Hidup. Tentu tiada kebahagiaan yang melebihi daripada kebahagiaan para Arif billah/orang yang mengenal akan Allah</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;margin:6pt 0;">Seandainya Allah Swt membukakan akan rahasia keagungan para Arif billah, maka niscaya orang-orang akan tercengang dan terheran-heran serta takjub dibuatnya. Karena Nur yang meliputi diri para Arif billah itu akan memancar menembus sampai ke langit ketujuh. Karena itu lah Allah menutup akan diri para kekasih-kekasihNya itu, sehingga tidak ada yang mengetahui tentang dirinya melainkan hanya Allah dan mereka-mereka yang sama-sama telah sampai pada maqom Ma’rifatullah tsb.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;margin:6pt 0;">Adapun Manusia-manusia itu <span> </span>untuk sampai kepada pengenalan akan Allah (Ma’rifatullah) maka terlebih dahulu ia haruslah mengenal dirinya yang sebenar-benarnya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;margin:6pt 0;"><strong><em>“Man ‘Arofa Nafsahu faqod ‘Arofa Robbahu” (Barang siapa yang mengenal akan dirinya yang sebenarnya niscaya kenal lah ia akan Allah).</em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;margin:6pt 0;">Dan tahapan-tahapan yang harus dilalui adalah :</p>
<p><span id="more-151"></span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal">Menundukkan      Hawa Nafsu dengan memerangi kesyirikan, kekufuran, kemunafikan, kefasikan      dan kemurtadan yang ada di dalam diri dengan menjauhi kesombongan,      keingkaran terhadap kebenaran, kebodohan dan ketidak pedulian tentang      kebenaran.</li>
<li class="MsoNormal">Apabila      ia telah berhasil di dalam memerangi Hawa Nafsunya tadi maka ia akan di      anugrahi Hidayah/petunjuk kepada jalan yang di Ridhoi Allah Swt yaitu      jalan menuju kepada Kebenaran Hakikat Muhammad Rosulullah Saw, serta      dilengkapi ia dengan sifat-sifat Muhammad Rosulullah Saw yaitu Siddiq,      Tabligh, Amanah dan Fathonah serta menjadikan ia Sami’na wa atho’na.</li>
<li class="MsoNormal">Apabila      ia tetap Istiqomah pada tahapan ke-1 dan ke-2 itu maka ia akan disesuaikan      oleh Allah Swt dengan Hukum Sunatullah yang berlaku di dalam kehidupan      ini. Maka tetapkanlah kesabaranmu di dalam Hukum Allah Swt itu.      (Tawakkal/berserah diri kepada Allah dengan meyakini bahwa apa yang      terjadi atas dirinya, itu semua Qudrat Iradat Allah Swt semata).      Bersabarlah! Dan pasrahkanlah dengan sebenar-benarnya, dan berlaku kasih      sayanglah kepada sesama Saudara Mu’min serta menjadilah Rahmat bagi      Makhluk Allah Swt yang lain. Tetapi ingatlah!!!, sesungguhnya banyak di      antara orang Mu’min Hamba-hamba Allah itu yang terlena di dalam tahapan      ini, artinya mereka yang takjub dan hilang kesadaran dirinya karena sangat      mempesonanya keindahan-keindahan dan kemuliaan-kemuliaan Allah Swt yang      dinyatakan/ditampakkan oleh Allah berupa karomah-karomah membuat ia lupa      akan Allah Swt yang menganugrahkan kelebihan-kelebihan itu sehinggan      Karomah itulah yang menjadi maksud dan tujuannya. Lalu lupa ia kepada      tujuan yang sebenarnya yaitu Allah Swt yang menurunkan Karomah itu. Maka      jatuhlah ia kepada jurang kefasikan, kembali dikuasai oleh Hawa Nafsunya. <strong><em>“Laa      Hawla wa Laa Quwwata Illa Billah………….”</em></strong>. Berhati-hatilah di dalam      tahapan ini!!!!, tidak ada seorangpun yang selamat dalam tahapan ini      melainkan mereka yang benar di dalam memasrahkan segala sesuatunya kepada      Allah Swt, sehingga jadilah Allah sebagai penolongnya dan hanya Allah lah      sebaik-baik penolong bagi orang-orang Mu’min.</li>
<li class="MsoNormal">Kemudian      apabila ia telah sampai kepada tahapan itu dengan selamat dan ia      senantiasa di dalam kesabaran serta selalu berhati-hati di dalam      Musyahadahnya (Penyaksiannya), maka akan tersingkaplah segala Kebenaran <strong>Hakikat Muhammad Rosulullah Saw</strong> dengan sendirinya tanpa ia memaksakan kehendaknya untuk menyingkap tirai      itu. Artinya ; Kebenaran <strong>Hakikat      Muhammad Rosulullah Saw</strong> itu sendiri yang akan datang menjemputnya      untuk di bawa naik (Mi’raj) menuju Alam yang tiada Batas dan dihampirkannnya      kepada <strong>Kebenaran yang membawa      Rahmat</strong> yaitu <strong>Nurun Ala Nurin</strong> sumber segala hakikat-hakikat yang ada termasuk <strong>Hakikat Diri atau Hakikat Muhammad</strong>. Lalu timbul lah kecintaan      yang amat sangat dalam kepada Muhammad Rosulullah Saw, rindu yang tiada      habis-habisnya dan diwujudkannya di dalam gerak dan diamnya dengan Sholawat      dan puji-pujian kepada Rosulullah Saw. Kecintaannya yang sangat dalam      kepada Rosulullah Saw terasa nikmat sekali dirasakannya, sehingga tiada      nikmat apapun yang dapat menyamai kenikmatan cinta Rosulullah Saw. Racun      kerinduan rela dan ikhlas diminumnya karena kemabukkannya tiada      bandingannya. Kemabukkan cinta itulah yang mengahantarkan dirinya kepada <strong>Robbul Izzati</strong> untuk      berkasih-kasihan memadu cinta yang telah lama terpendam.</li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;margin:6pt 0;">Dengan tahapan-tahapan itu akan sampai lah ia kepada <strong>Memandang Zat Maha Mutlak</strong><span> </span>yang tiada tara keagungan dan kebesaran-Nya, yang Esa dalam ke Esa annya, dimana segala sesuatu bergantung kepada-Nya, tidak beranak dan tidak diperanakkan dan tiada satupun yang menyamai-Nya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;margin:6pt 0;">Ketika para Pecinta Allah sudah asyik di dalam pandang memandang, maka Allah akan mendudukan ia pada <strong>&#8220;Maqom Muroqobah&#8221;</strong> sebagai jalan terbukanya Tirai <strong>&#8220;Kebenaran Hakiki/Mukassyafaturrobbani&#8221;</strong><strong>. </strong>Itulah Akhir dari pada pengembaraan dan perjalanan dan Itulah Puncak segala Puncak kenikmatan dan kebahagiaan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;margin:6pt 0;">Maka sampailah ia kepada <strong>Hakikat di atas Hakikat yaitu Zat Maha Mutlak</strong> yang tidak bisa di ganggu gugat dari segala apa pun tentang diri-Nya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;margin:6pt 0;"><strong><em>Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar</em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;margin:6pt 0;"><strong><em>Asyhadu Anlaa ilaa ha illallah Wa Asyhadu Anna Muhammadurrosulullah.</em></strong></p>
 Tagged: Arif Billah, Awwaluddin Ma'rifatullah, Hakikat, Ma'rifat, Mahabbah, Mukassyafaturrobbani, Muroqobah, Rahmat, Rosulullah, Tasawuf, Zat Maha Mutlak <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pengembarajiwa.wordpress.com/151/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pengembarajiwa.wordpress.com/151/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pengembarajiwa.wordpress.com/151/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pengembarajiwa.wordpress.com/151/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pengembarajiwa.wordpress.com/151/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pengembarajiwa.wordpress.com/151/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pengembarajiwa.wordpress.com/151/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pengembarajiwa.wordpress.com/151/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pengembarajiwa.wordpress.com/151/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pengembarajiwa.wordpress.com/151/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pengembarajiwa.wordpress.com&blog=4665403&post=151&subd=pengembarajiwa&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pengembarajiwa.wordpress.com/2008/09/26/jalan-menuju-ma%e2%80%99rifatullah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>122</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/55efd36d90e6cf1cd02841c7a4a84bc9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pengembarajiwa</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ZIKIR PARA ARIF BILLAH MENGGETARKAN ARSY</title>
		<link>http://pengembarajiwa.wordpress.com/2008/09/11/zikir-para-arif-billah-menggetarkan-arsy/</link>
		<comments>http://pengembarajiwa.wordpress.com/2008/09/11/zikir-para-arif-billah-menggetarkan-arsy/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Sep 2008 01:03:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pengembarajiwa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ma'rifatullah]]></category>
		<category><![CDATA[Arif Billah]]></category>
		<category><![CDATA[Arsy]]></category>
		<category><![CDATA[Hakikat]]></category>
		<category><![CDATA[Ma'rifat]]></category>
		<category><![CDATA[Tasawuf]]></category>
		<category><![CDATA[Zikir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pengembarajiwa.wordpress.com/?p=95</guid>
		<description><![CDATA[Hai manusia! Ketika dikatakan kepadamu untuk berzikir kepada Allah, maka bersegeralah engkau untuk berzikir kepada Nya. Karena Zikirmu kepada Nya akan membawamu lebih dekat lagi kepada Nya, dan zikirmu itu akan menggetarkan Arsy Tuhan mu sehingga para Malaikat Arsy bertanya-tanya ; ada apa ini ? begitu diketahui bahwa ada seseorang yang berzikir kepada Allah maka [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pengembarajiwa.wordpress.com&blog=4665403&post=95&subd=pengembarajiwa&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="margin-top:6pt;text-align:justify;line-height:150%;">Hai manusia! Ketika dikatakan kepadamu untuk berzikir kepada Allah, maka bersegeralah engkau untuk berzikir kepada Nya. Karena Zikirmu kepada Nya akan membawamu lebih dekat lagi kepada Nya, dan zikirmu itu akan menggetarkan Arsy Tuhan mu sehingga para Malaikat Arsy bertanya-tanya ; ada apa ini ? begitu diketahui bahwa ada seseorang yang berzikir kepada Allah maka bersegeralah para Malaikat Bertasbih, bertahmid, bertahlil dan bertkbir seraya meohonkan Do’a ke Hadirat Allah untuk kebaikan dan ke’afiatan orang yang tenggelam di lautan zikir.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top:6pt;text-align:justify;line-height:150%;">Hai Manusia!<span> </span>Ketahuilah olehmu bahwa tidak ada amalan yang paling disukai Allah dan yang lebih utama selain Zikrullah. Sebagaimana yang di Firmankan Allah :</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top:6pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span class="gen"><strong><em>“Dan sesungguhnya mengingat Allah adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan”.</em></strong> (QS,</span> Al &#8216;Ankabuut : 45)</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top:6pt;text-align:justify;line-height:150%;">Tanamkan dihatimu bahwa apabila engkau berzikir kepada Allah (Ingat kepada Allah), maka sesungguhnya Allah hadir sertamu dan mengetahui apa yang kamu kerjakan. Karena itu apabila engkau berzikir kepada Allah maka sucikanlah jiwamu terlebih dahulu. Bukankah Allah Maha Suci? Dan pantaskah engkau menghadap kepada Nya dengan Jiwa yang belum tersucikan?</p>
<p><span id="more-95"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top:6pt;text-align:justify;line-height:150%;">Sungguh! Kesucian jiwa itulah yang akan menjadi saksi bagi mu tatkala engkau berzikir. Tanpa jiwa yang tersucikan maka zikirmu kepada Allah bukan mengantarkanmu dekat kepada Nya akan tetapi akan membuatmu semakin jauh dengan Allah.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top:6pt;text-align:justify;line-height:150%;">Zikir (ingat)mu kepada Allah tatkala di dasari oleh jiwa yang kotor menyebabkan engkau berzikir bukan karena Allah tapi karena sesuatu selain Allah, lisan berzikir kepada Allah tetapi yang ada di hatimu bukan Allah melainkan sesuatu selain Allah. Bukankah pahala, surga, kedudukan, kemuliaan (karomah) dll itu adalah sesuatu selain Allah? Bukankah itu semua sesuatu yang datang dari pada Allah dan Bukan Allah! Lalu pantaskah engkau berzikir kepada Allah tetapi hadap hatimu kepada sesuatu selain Allah?</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top:6pt;text-align:justify;line-height:150%;">Jika engkau berzikir kepada Allah tetapi hatimu mengharapkan sesuatu selain Allah maka engkau berzikir bukan karena Allah tetapi karena menurutkan Hawa Nafsu (keinginan) di dirimu. Dan itulah suatu tanda bahwa jiwamu masih kotor dan belum tersucikan.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top:6pt;text-align:justify;line-height:150%;">Sadarlah wahai Manusia! Hidup matimu hanya untuk Allah, sholat dan ibadahmu hanya bagi Allah seru sekalian Alam, bukan kepada yang lain selain Allah.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top:6pt;text-align:justify;line-height:150%;">Firman Allah : <strong><em>“<span class="gen">Katakanlah: sesungguhnya sholatku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam”.</span></em></strong><span class="gen"> (QS,</span> Al An&#8217;aam : 162)</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top:6pt;text-align:justify;line-height:150%;">Hai manusia! Kesucian jiwa itu tidak akan engkau dapatkan sebelum engkau mengenal kepada Allah. Jika engkau kenal kepada Allah maka Allahlah yang akan mensucikan jiwamu. Kenalilah Allah hai manusia sebelum engkau menemui kematian, sebelum Sakaratul Maut menjemputmu. Jika engkau belum mengenal akan Allah sedangkan kematian itu telah datang kepadamu maka kerugianlah yang akan engkau dapatkan.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top:6pt;text-align:justify;line-height:150%;">Firman Allah :</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top:6pt;text-align:justify;line-height:150%;"><strong><em>“<span class="gen">Dan barangsiapa yang buta (hatinya) di dunia ini, niscaya di akhirat (nanti) ia akan lebih buta (pula) dan lebih tersesat dari jalan (yang benar)”.</span></em></strong><span class="gen">(QS, </span>Al Israa&#8217; : 72)</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top:6pt;text-align:justify;line-height:150%;">Buta berarti tidak melihat, tidak melihat berarti tidak akan kenal, jika tidak kenal bagaimana mungkin engkau bisa mengatakan cinta kepada yang engkau sendiri tidak mengenalnya dan tidak melihatnya. Jika sudah demikian tidaklah rasa cintamu kepada yang engkau sendiri tidak mengenalnya maka itulah yang dinamakan “CINTA BUTA”.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top:6pt;text-align:justify;line-height:150%;">Rosulullah Saw bersabda : <strong><em>“Seseorang itu beserta dengan siapa yang ia cintai”.</em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top:6pt;text-align:justify;line-height:150%;">Jika cintanya kepada Allah dan Rosul Nya karena mengenal kepada Allah dan Rosul Nya maka ia akan beserta yang ia cintai.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top:6pt;text-align:justify;line-height:150%;">Tetapi jika ia mencintai sedangkan ia sendiri tidak kenal kepada yang dicintai, lalu kemanakah ia kembali? Dan beserta siapakah ia?</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pengembarajiwa.wordpress.com/95/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pengembarajiwa.wordpress.com/95/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pengembarajiwa.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pengembarajiwa.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pengembarajiwa.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pengembarajiwa.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pengembarajiwa.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pengembarajiwa.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pengembarajiwa.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pengembarajiwa.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pengembarajiwa.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pengembarajiwa.wordpress.com/95/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pengembarajiwa.wordpress.com&blog=4665403&post=95&subd=pengembarajiwa&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pengembarajiwa.wordpress.com/2008/09/11/zikir-para-arif-billah-menggetarkan-arsy/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/55efd36d90e6cf1cd02841c7a4a84bc9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pengembarajiwa</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>