<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Jiwa</title>
	<atom:link href="http://pengembarajiwa.wordpress.com/jiwa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pengembarajiwa.wordpress.com</link>
	<description>Menemukan Cahaya Abadi di dalam Lautan Tauhid dan Tasawuf</description>
	<lastBuildDate>Thu, 31 Dec 2009 04:02:51 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: abunawaz al bugies</title>
		<link>http://pengembarajiwa.wordpress.com/jiwa/#comment-3007</link>
		<dc:creator>abunawaz al bugies</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Dec 2009 04:02:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pengembarajiwa.wordpress.com/jiwa/#comment-3007</guid>
		<description>assalamu alaikum bang PJ..
ahaa...akhirnya mendarat juga di dermaga Ilmu..
kayaknya doa sy trkabul nich..
ya Allah, Kau memang baek banget...
alhamdulillah

Pondok ni teduh banget yach, banyak buah Hikmah
trnyata disini rupanya tmpat &quot;ngumpulnya&quot; para salik

salam hangat buat bang PJ dan seluruh santri yg ada dpondok ini.
kalianlah para penyampai &quot;ilmu&quot; Allah
kapan2 boleh yach sy nitip koment???
hehehehe...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamu alaikum bang PJ..<br />
ahaa&#8230;akhirnya mendarat juga di dermaga Ilmu..<br />
kayaknya doa sy trkabul nich..<br />
ya Allah, Kau memang baek banget&#8230;<br />
alhamdulillah</p>
<p>Pondok ni teduh banget yach, banyak buah Hikmah<br />
trnyata disini rupanya tmpat &#8220;ngumpulnya&#8221; para salik</p>
<p>salam hangat buat bang PJ dan seluruh santri yg ada dpondok ini.<br />
kalianlah para penyampai &#8220;ilmu&#8221; Allah<br />
kapan2 boleh yach sy nitip koment???<br />
hehehehe&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: gus mun</title>
		<link>http://pengembarajiwa.wordpress.com/jiwa/#comment-3005</link>
		<dc:creator>gus mun</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Dec 2009 06:26:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pengembarajiwa.wordpress.com/jiwa/#comment-3005</guid>
		<description>ma&#039;af jika sekiranya saya bertanya terlalu jauh. pertanyaan saya jika Sir/ rahasia adalah nur muhammad SAW. lalu siapa nur muhammad SAW yang sebenarnya ? banyak yang menafsirkan antara Allah dan Nur muhammad itu pencipta dan cintaan. dan hubungan antara Allah dengan Nur Muhammad itu apa dan sebagai apa ?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ma&#8217;af jika sekiranya saya bertanya terlalu jauh. pertanyaan saya jika Sir/ rahasia adalah nur muhammad SAW. lalu siapa nur muhammad SAW yang sebenarnya ? banyak yang menafsirkan antara Allah dan Nur muhammad itu pencipta dan cintaan. dan hubungan antara Allah dengan Nur Muhammad itu apa dan sebagai apa ?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: pm.uj</title>
		<link>http://pengembarajiwa.wordpress.com/jiwa/#comment-2992</link>
		<dc:creator>pm.uj</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Dec 2009 15:44:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pengembarajiwa.wordpress.com/jiwa/#comment-2992</guid>
		<description>salam kenal buat hinakelana,
assalamualaikum.wr.wb
trima kasih atas pencerahan nya,
walaupun artikel nya sudah lama
dan komentarnya baru kali ini,

disini aku bertanya, khok di situs ini ngak ada yg terbaru...?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>salam kenal buat hinakelana,<br />
assalamualaikum.wr.wb<br />
trima kasih atas pencerahan nya,<br />
walaupun artikel nya sudah lama<br />
dan komentarnya baru kali ini,</p>
<p>disini aku bertanya, khok di situs ini ngak ada yg terbaru&#8230;?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Daud Jenar</title>
		<link>http://pengembarajiwa.wordpress.com/jiwa/#comment-2978</link>
		<dc:creator>Daud Jenar</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Dec 2009 19:17:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pengembarajiwa.wordpress.com/jiwa/#comment-2978</guid>
		<description>Assalamualaikum...


Mohon pencerahannya tentang Diri Sejati...
Roh Allah Nur Muhammad..


Salam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum&#8230;</p>
<p>Mohon pencerahannya tentang Diri Sejati&#8230;<br />
Roh Allah Nur Muhammad..</p>
<p>Salam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Mujahid wanita</title>
		<link>http://pengembarajiwa.wordpress.com/jiwa/#comment-2969</link>
		<dc:creator>Mujahid wanita</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Dec 2009 13:38:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pengembarajiwa.wordpress.com/jiwa/#comment-2969</guid>
		<description>Wa&#039;alaikum salam....

Untuk mengenal akan Tuhan, langkah awal yang harus ditempuh adalah Mengenal akan diri yang sebenar2nya. Sebagaimana di katakan dalam sebuah Hadits :
&quot;Barangsiapa yang mengenal akan dirinya niscaya kenal lah ia akan Tuhannya.&quot;

Sebagaimana yang kita ketahui bahwa diri ini terdiri dari pada diri Zahir dan Diri Batin.

Diri Zahir itu hanyalah sebatas &quot;Bukti&quot; adanya Allah. Dan diri Zahir iru pada Hakikatnya tidak bisa apa-apa (tidak bisa bergerak, melihat, mendengar, mencium dan berkata-kata) tanpa adanya diri Batin.

Adapun Diri Batin yaitu di sebut juga &quot;Roh&quot;, yang berasal dari pada pancaran Nur Muhammad sebagai saksi hidup adanya Tuhan. Dan pada Hakikatnya Roh itulah yang menggerakkan Tubuh/Zahir tadi sehingga bisa bergerak, melihat, mendengar dsb.

Diri Batin itulah yang disebut dengan &quot;Roh&quot; tadi, sebagai jembatan untuk menuju kepada Tuhan Robbul &#039;alamiin. Karena Roh itu adalah Saksi Hidupnya Allah, maka mengetahui dan merasakan Roh melalui gerak dan diam, naik turunnya nafas, jantung berdetak, dan darah mengalir sama halnya mengenal dan merasakan kehadiran Allah.

Rasakan lah yang Hidup (Roh) itu dalam amal ibadah atau di luar amal ibadah maka sama halnya Anda merasakan kehadiran Allah ada pada Dirimu.

Jika Anda menghayati yang Hidup itu yang ada pada diri itu sebagai Saksinya Allah, maka perlahan-lahan, sedikit demi sedikit Anda pun akan di bimbing untuk mengenal akan Allah.

Akan tetapi perlu di ingat, bahwa yang hidup itu hanyalah sebagai saksi adanya Allah
Sehingga dengan merasakan yang Hidup itu sama halnya ia merasakan Tuhannya yang Maha Hadir

Nyatakan ilmu/pengetahuan itu pada setiap waktu maka akan diberolah lah berupa terbukanya Hijab. Dan apabila Hijab telah terbuka maka Allah akan menurunkan Rasa Manisnya Amal Ibadah.

Pengenalan akan diri sendiri itu adalah sebagai langkah awal menju kepada Tuhan

Rasakanlah…dan sadarilah…hidup kita sendiri sebagai cerminan dari pada ke Kuasaan serta ke Agungan Allah Azza wa jalla.

Semoga bermanfaat...

Wassalam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wa&#8217;alaikum salam&#8230;.</p>
<p>Untuk mengenal akan Tuhan, langkah awal yang harus ditempuh adalah Mengenal akan diri yang sebenar2nya. Sebagaimana di katakan dalam sebuah Hadits :<br />
&#8220;Barangsiapa yang mengenal akan dirinya niscaya kenal lah ia akan Tuhannya.&#8221;</p>
<p>Sebagaimana yang kita ketahui bahwa diri ini terdiri dari pada diri Zahir dan Diri Batin.</p>
<p>Diri Zahir itu hanyalah sebatas &#8220;Bukti&#8221; adanya Allah. Dan diri Zahir iru pada Hakikatnya tidak bisa apa-apa (tidak bisa bergerak, melihat, mendengar, mencium dan berkata-kata) tanpa adanya diri Batin.</p>
<p>Adapun Diri Batin yaitu di sebut juga &#8220;Roh&#8221;, yang berasal dari pada pancaran Nur Muhammad sebagai saksi hidup adanya Tuhan. Dan pada Hakikatnya Roh itulah yang menggerakkan Tubuh/Zahir tadi sehingga bisa bergerak, melihat, mendengar dsb.</p>
<p>Diri Batin itulah yang disebut dengan &#8220;Roh&#8221; tadi, sebagai jembatan untuk menuju kepada Tuhan Robbul &#8216;alamiin. Karena Roh itu adalah Saksi Hidupnya Allah, maka mengetahui dan merasakan Roh melalui gerak dan diam, naik turunnya nafas, jantung berdetak, dan darah mengalir sama halnya mengenal dan merasakan kehadiran Allah.</p>
<p>Rasakan lah yang Hidup (Roh) itu dalam amal ibadah atau di luar amal ibadah maka sama halnya Anda merasakan kehadiran Allah ada pada Dirimu.</p>
<p>Jika Anda menghayati yang Hidup itu yang ada pada diri itu sebagai Saksinya Allah, maka perlahan-lahan, sedikit demi sedikit Anda pun akan di bimbing untuk mengenal akan Allah.</p>
<p>Akan tetapi perlu di ingat, bahwa yang hidup itu hanyalah sebagai saksi adanya Allah<br />
Sehingga dengan merasakan yang Hidup itu sama halnya ia merasakan Tuhannya yang Maha Hadir</p>
<p>Nyatakan ilmu/pengetahuan itu pada setiap waktu maka akan diberolah lah berupa terbukanya Hijab. Dan apabila Hijab telah terbuka maka Allah akan menurunkan Rasa Manisnya Amal Ibadah.</p>
<p>Pengenalan akan diri sendiri itu adalah sebagai langkah awal menju kepada Tuhan</p>
<p>Rasakanlah…dan sadarilah…hidup kita sendiri sebagai cerminan dari pada ke Kuasaan serta ke Agungan Allah Azza wa jalla.</p>
<p>Semoga bermanfaat&#8230;</p>
<p>Wassalam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Nila Swany</title>
		<link>http://pengembarajiwa.wordpress.com/jiwa/#comment-2967</link>
		<dc:creator>Nila Swany</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Dec 2009 02:06:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pengembarajiwa.wordpress.com/jiwa/#comment-2967</guid>
		<description>Hanya bisa berkata, Betapa jiwa anda teramat luas tak terukur....
Terima kasih saudaraku.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hanya bisa berkata, Betapa jiwa anda teramat luas tak terukur&#8230;.<br />
Terima kasih saudaraku.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Benny Abdul Rahman</title>
		<link>http://pengembarajiwa.wordpress.com/jiwa/#comment-2958</link>
		<dc:creator>Benny Abdul Rahman</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 02:34:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pengembarajiwa.wordpress.com/jiwa/#comment-2958</guid>
		<description>assalam. siapa yang mengenal dirinya maka ia akan mengenal tuhanNya. yang saya mau tanyakan disini bagaimanakah cara mengenal diri itu pada praktiknya?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalam. siapa yang mengenal dirinya maka ia akan mengenal tuhanNya. yang saya mau tanyakan disini bagaimanakah cara mengenal diri itu pada praktiknya?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: wawan</title>
		<link>http://pengembarajiwa.wordpress.com/jiwa/#comment-2184</link>
		<dc:creator>wawan</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Jul 2009 15:59:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pengembarajiwa.wordpress.com/jiwa/#comment-2184</guid>
		<description>Jiwa manusia akan menerima pahala, sebab ia tetap kekal setelah kehancuran badan dan tidak lekang oleh panjangnya perjalanan waktu. Ia akan mengalami kebangkitan setelah mengalami kematian. Disinilah pahala dan kebahagiaan jiwa bersumber pada kebangkitannya kembali. Kwalitas pahala yg bakal didapatnya bergantung pada perbuatan dan tindakannya. Apabila perbuatannya sempurna, maka jiwa ini akan mendapat pahala yg melimpah dan Syurga adalah tempat kembalinya kelak.

Wassalam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jiwa manusia akan menerima pahala, sebab ia tetap kekal setelah kehancuran badan dan tidak lekang oleh panjangnya perjalanan waktu. Ia akan mengalami kebangkitan setelah mengalami kematian. Disinilah pahala dan kebahagiaan jiwa bersumber pada kebangkitannya kembali. Kwalitas pahala yg bakal didapatnya bergantung pada perbuatan dan tindakannya. Apabila perbuatannya sempurna, maka jiwa ini akan mendapat pahala yg melimpah dan Syurga adalah tempat kembalinya kelak.</p>
<p>Wassalam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: wawan</title>
		<link>http://pengembarajiwa.wordpress.com/jiwa/#comment-2181</link>
		<dc:creator>wawan</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Jul 2009 15:27:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pengembarajiwa.wordpress.com/jiwa/#comment-2181</guid>
		<description>Fungsi jiwa manusia yg memiliki kemampuan berwacana adalah fungsi yg paling tinggi, karena ia berasal dari rukh yg paling mulia dan dapat merenungi segenap ciptaan dan menafakuri segenap makhluk ciptaan Allah SWT.

Wassalam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Fungsi jiwa manusia yg memiliki kemampuan berwacana adalah fungsi yg paling tinggi, karena ia berasal dari rukh yg paling mulia dan dapat merenungi segenap ciptaan dan menafakuri segenap makhluk ciptaan Allah SWT.</p>
<p>Wassalam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: haniifa</title>
		<link>http://pengembarajiwa.wordpress.com/jiwa/#comment-2107</link>
		<dc:creator>haniifa</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Jul 2009 06:20:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pengembarajiwa.wordpress.com/jiwa/#comment-2107</guid>
		<description>@Mas PJ
ikutan ngamen disinih :
http://haniifa.wordpress.com/2009/07/27/bom-comments/</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Mas PJ<br />
ikutan ngamen disinih :<br />
<a href="http://haniifa.wordpress.com/2009/07/27/bom-comments/" rel="nofollow">http://haniifa.wordpress.com/2009/07/27/bom-comments/</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
