<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Iman</title>
	<atom:link href="http://pengembarajiwa.wordpress.com/iman/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pengembarajiwa.wordpress.com</link>
	<description>Menemukan Cahaya Abadi di dalam Lautan Tauhid dan Tasawuf</description>
	<lastBuildDate>Thu, 31 Dec 2009 04:02:51 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: pengembarajiwa</title>
		<link>http://pengembarajiwa.wordpress.com/iman/#comment-2055</link>
		<dc:creator>pengembarajiwa</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Jul 2009 04:02:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-2055</guid>
		<description>Illaahiii.......Anta Maqsuudi, Wa Ridhooka Mathlubii A&#039;tinii Mahabbataka Wa Ma&#039;rifataka Ya...Allah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Illaahiii&#8230;&#8230;.Anta Maqsuudi, Wa Ridhooka Mathlubii A&#8217;tinii Mahabbataka Wa Ma&#8217;rifataka Ya&#8230;Allah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Kang Usup Supriyadi</title>
		<link>http://pengembarajiwa.wordpress.com/iman/#comment-2013</link>
		<dc:creator>Kang Usup Supriyadi</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Jul 2009 05:19:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-2013</guid>
		<description>duhai, Sang Pembolak Balik Isi Hati.
tetapkanlah hati kami agar tetap di jalan cintaMu---</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>duhai, Sang Pembolak Balik Isi Hati.<br />
tetapkanlah hati kami agar tetap di jalan cintaMu&#8212;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: kangBoed</title>
		<link>http://pengembarajiwa.wordpress.com/iman/#comment-891</link>
		<dc:creator>kangBoed</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Jan 2009 02:28:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-891</guid>
		<description>He he he sampeyan bisa aja botol kosong suruh ngisi yang lainnya ngisi pake opo mas isinya masih belum ada mas he he mudah mudahan sih dalam kosong ada isi yah Mas PJ, jadi malu nih si botol kosong cerewet aja biarin dah karena dengan forum ini malahan saya yang pertama tercerahkan dan mengambil hikmahnya karena mau ngga mau itulah inti pencerahan ya mas hehehehe 
IMAN inilah Ruh atau Jiwa atau Esensi Shallat, shallat masih terputus putus tetapi iman 24 jam sehari tanpa putus, Seseorang tanpa sadar masih tak marah kalau ditanya kenapa kamu gak shallat dia masih bisa jawab sambil tersenyum, tapi coba kalo dia ditanya mengapa kamu gak beriman, he he he dijamin anda dimarahin bisa bisa digamparin....
Ternyata tanpa kita sadari sang diri tahu sekali pentingnya iman dan tak seorangpun yang mau disebut orang tidak beriman, tapi sebelumnya kita juga tetap harus melihat petunjuknya dan memeriksanya kedalam diri kita pribadi masing masing lepas dari menunjuk keluar dari diri kita, karena iman ini adalah urusan yang didalam diri masing masing dan modal terpenting bagi kita dalam melangkah.
Hei orang orang beriman maka akan tergetarlah hatimu ketika mendengar nama Allah,.......
Standar minimalis bagi kita kita semua yang mengaku sebagai orang orang beriman mari mari kita tanyakan kepada hati kita sudah kah kita tergetar ketika mendengar nama Allah, sudahkah hati kita tergetar ketika mendengar panggilan suara adzan membahana di angkasa, sudahkah hati kita tergetar ketika kita berzikir mengingat Allah ?  jawab saudaraku, renungkan saudaraku, jangan saling tunjuk karena ini urusan kita masing masing dan akan menjadi pertanggung jawaban kita masing masing ayo jadi orang egois dalam arti yang positif jangan hiraukan yang lainnya tempuhlah jalan kedalam diri sampai engkau menemukan kesejatian.
Getaran hati maknanya sangatlah dalam getaran hati melambang pelbagai hal bisa getar kerinduan, getar ketulusan, getar kasih sayang, getar keikhlasan semua getaran hati tersebut ternyata buah dari cinta. Ternyata hanya cinta yang bisa membangkitkan getaran hati, karena itu mari kita tempuh jalan cinta mulai kita amenyadari semua perjalanan sang diri dan mencoba mulai mencintai Allah lebih sungguh lagi dalam cinta ada ketenangan dalam cinta ada kedamaian dan dalam cinta ada pemurnian.
Satu lagi sdrku Hei Jiwa yang Tenang (mutmainah) kembalilah engkau....
Siapa yang mau kembali dan bisa kembali kepadaNYA ternyata jiwa yang tenang bukan jiwa yang bergelombang. Jiwa menjadi tenang ketika dia menempuh jalan cinta menempuh pemurnian cinta pemurnian iman dan mulai merasakan kehadiran yang di cinta ternyata begitu dekat mulai menemukan dan memegang pegangan yang pasti ketenangan yang tidak di buat buat oleh pikiran tapi ketenangan yang muncul dari kesadaran sang Diri, ingat saudaraku ini semua baru standar minimal untuk kembali kepadaNYA, berat sepertinya begitu tapi coba tinggalkan pikiran dan logika kita semua  buang semua dalil yang ada kita putihkan dan lemahkan dan mulai tempuh jalur cinta, cinta adalah penyerahan diri bulat bulat maka akan terjadi keajaiban besar bukan kita yang merubah diri kita tapi semua perubahan besar terjadi tanpa kita sadari inilah keajaiban ketika Sang Kekasih bekerja.
Salam Sejati Mas PJ</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>He he he sampeyan bisa aja botol kosong suruh ngisi yang lainnya ngisi pake opo mas isinya masih belum ada mas he he mudah mudahan sih dalam kosong ada isi yah Mas PJ, jadi malu nih si botol kosong cerewet aja biarin dah karena dengan forum ini malahan saya yang pertama tercerahkan dan mengambil hikmahnya karena mau ngga mau itulah inti pencerahan ya mas hehehehe<br />
IMAN inilah Ruh atau Jiwa atau Esensi Shallat, shallat masih terputus putus tetapi iman 24 jam sehari tanpa putus, Seseorang tanpa sadar masih tak marah kalau ditanya kenapa kamu gak shallat dia masih bisa jawab sambil tersenyum, tapi coba kalo dia ditanya mengapa kamu gak beriman, he he he dijamin anda dimarahin bisa bisa digamparin&#8230;.<br />
Ternyata tanpa kita sadari sang diri tahu sekali pentingnya iman dan tak seorangpun yang mau disebut orang tidak beriman, tapi sebelumnya kita juga tetap harus melihat petunjuknya dan memeriksanya kedalam diri kita pribadi masing masing lepas dari menunjuk keluar dari diri kita, karena iman ini adalah urusan yang didalam diri masing masing dan modal terpenting bagi kita dalam melangkah.<br />
Hei orang orang beriman maka akan tergetarlah hatimu ketika mendengar nama Allah,&#8230;&#8230;.<br />
Standar minimalis bagi kita kita semua yang mengaku sebagai orang orang beriman mari mari kita tanyakan kepada hati kita sudah kah kita tergetar ketika mendengar nama Allah, sudahkah hati kita tergetar ketika mendengar panggilan suara adzan membahana di angkasa, sudahkah hati kita tergetar ketika kita berzikir mengingat Allah ?  jawab saudaraku, renungkan saudaraku, jangan saling tunjuk karena ini urusan kita masing masing dan akan menjadi pertanggung jawaban kita masing masing ayo jadi orang egois dalam arti yang positif jangan hiraukan yang lainnya tempuhlah jalan kedalam diri sampai engkau menemukan kesejatian.<br />
Getaran hati maknanya sangatlah dalam getaran hati melambang pelbagai hal bisa getar kerinduan, getar ketulusan, getar kasih sayang, getar keikhlasan semua getaran hati tersebut ternyata buah dari cinta. Ternyata hanya cinta yang bisa membangkitkan getaran hati, karena itu mari kita tempuh jalan cinta mulai kita amenyadari semua perjalanan sang diri dan mencoba mulai mencintai Allah lebih sungguh lagi dalam cinta ada ketenangan dalam cinta ada kedamaian dan dalam cinta ada pemurnian.<br />
Satu lagi sdrku Hei Jiwa yang Tenang (mutmainah) kembalilah engkau&#8230;.<br />
Siapa yang mau kembali dan bisa kembali kepadaNYA ternyata jiwa yang tenang bukan jiwa yang bergelombang. Jiwa menjadi tenang ketika dia menempuh jalan cinta menempuh pemurnian cinta pemurnian iman dan mulai merasakan kehadiran yang di cinta ternyata begitu dekat mulai menemukan dan memegang pegangan yang pasti ketenangan yang tidak di buat buat oleh pikiran tapi ketenangan yang muncul dari kesadaran sang Diri, ingat saudaraku ini semua baru standar minimal untuk kembali kepadaNYA, berat sepertinya begitu tapi coba tinggalkan pikiran dan logika kita semua  buang semua dalil yang ada kita putihkan dan lemahkan dan mulai tempuh jalur cinta, cinta adalah penyerahan diri bulat bulat maka akan terjadi keajaiban besar bukan kita yang merubah diri kita tapi semua perubahan besar terjadi tanpa kita sadari inilah keajaiban ketika Sang Kekasih bekerja.<br />
Salam Sejati Mas PJ</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: pengembarajiwa</title>
		<link>http://pengembarajiwa.wordpress.com/iman/#comment-881</link>
		<dc:creator>pengembarajiwa</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Jan 2009 02:43:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-881</guid>
		<description>&lt;strong&gt;@hinakelana414&lt;/strong&gt;

Anda semakin hari semakin mantap dalam Ilmu, Semoga itu semua menjadi ketetapan Istiqomah dalam ke Imanan dan ke Yakinan. Teruslah berjuang dalam pencapaian Cinta Sejati agar diri Anda benar2 bisa mengetahui akan Hakikat Cinta (Mahabbah) sebenar2nya....



&lt;strong&gt;@KangBoed&lt;/strong&gt;

Silahkan.... KangBoed, untuk ikutan memberikan pencerahan kepada kita2 semuanya. Dan saya pun ikut belajar dari Anda dan saudara2 yang lain....

Salam Sejati</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><strong>@hinakelana414</strong></p>
<p>Anda semakin hari semakin mantap dalam Ilmu, Semoga itu semua menjadi ketetapan Istiqomah dalam ke Imanan dan ke Yakinan. Teruslah berjuang dalam pencapaian Cinta Sejati agar diri Anda benar2 bisa mengetahui akan Hakikat Cinta (Mahabbah) sebenar2nya&#8230;.</p>
<p><strong>@KangBoed</strong></p>
<p>Silahkan&#8230;. KangBoed, untuk ikutan memberikan pencerahan kepada kita2 semuanya. Dan saya pun ikut belajar dari Anda dan saudara2 yang lain&#8230;.</p>
<p>Salam Sejati</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: kangBoed</title>
		<link>http://pengembarajiwa.wordpress.com/iman/#comment-875</link>
		<dc:creator>kangBoed</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Jan 2009 04:15:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-875</guid>
		<description>Dari mana datangnya cinta dari mata turun ke hati, dari mana datangnya getaran deg deg plas ketika mata memandang si dia yah itu tak terjawab, cinta tak pernah diketahui dari mana datangnya, cinta tak pernah bisa di buat buat apalagi dipaksakan itulah uniknya cinta, cinta adalah anugerah dari Yang Maha Kuasa. Cinta timbul dari hati yang terdalam, cinta buahnya sangat luar biasa rasa sayang, tulus, ikhlas, ingat, kerinduan, dll. maka jalan cinta adalah satu satunya jalan yang tersingkat dan terpendek, tanpa cinta hidup seperti sayur tanpa garam alias hambar he he he maaf mas PJ botol lagi cerewet, klo banyak salah salah kate harap dimaafkan ye.....
Matur Sembah Nuwun</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dari mana datangnya cinta dari mata turun ke hati, dari mana datangnya getaran deg deg plas ketika mata memandang si dia yah itu tak terjawab, cinta tak pernah diketahui dari mana datangnya, cinta tak pernah bisa di buat buat apalagi dipaksakan itulah uniknya cinta, cinta adalah anugerah dari Yang Maha Kuasa. Cinta timbul dari hati yang terdalam, cinta buahnya sangat luar biasa rasa sayang, tulus, ikhlas, ingat, kerinduan, dll. maka jalan cinta adalah satu satunya jalan yang tersingkat dan terpendek, tanpa cinta hidup seperti sayur tanpa garam alias hambar he he he maaf mas PJ botol lagi cerewet, klo banyak salah salah kate harap dimaafkan ye&#8230;..<br />
Matur Sembah Nuwun</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: hinakelana414</title>
		<link>http://pengembarajiwa.wordpress.com/iman/#comment-872</link>
		<dc:creator>hinakelana414</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Jan 2009 03:54:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-872</guid>
		<description>Kalau sudah merasakan maka baru kita mengerti apa yang dicari oleh para pencari Allah...Seperti yang dikatakan ayahanda PJ kalau belum merasakan gula kita hanya tahu yang namanya manis tapi kita tak mengerti bagaimana sebenarnya manis itu,....Begitu juga jalan ini kalau kita sudah benar-benar merasakan kehakikian Iman dan makrifat... maka kita akan mencapai mahhabah pada-Nya...sebuah rasa yang sangat luar biasa sehingga tak bisa diungkapkan dengan kata2...sebuah perasaan bahagia yang tak terhingga...sulit sekali mengambarkannya...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau sudah merasakan maka baru kita mengerti apa yang dicari oleh para pencari Allah&#8230;Seperti yang dikatakan ayahanda PJ kalau belum merasakan gula kita hanya tahu yang namanya manis tapi kita tak mengerti bagaimana sebenarnya manis itu,&#8230;.Begitu juga jalan ini kalau kita sudah benar-benar merasakan kehakikian Iman dan makrifat&#8230; maka kita akan mencapai mahhabah pada-Nya&#8230;sebuah rasa yang sangat luar biasa sehingga tak bisa diungkapkan dengan kata2&#8230;sebuah perasaan bahagia yang tak terhingga&#8230;sulit sekali mengambarkannya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: pengembarajiwa</title>
		<link>http://pengembarajiwa.wordpress.com/iman/#comment-869</link>
		<dc:creator>pengembarajiwa</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Jan 2009 16:30:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-869</guid>
		<description>&lt;strong&gt;@ParaPencari-Mu&lt;/strong&gt;

Wa&#039;alaikum salam Wr,Wb

Saudaraku.....
Tingkatkanlah pengetahuan Ilmu sampai kepada Merasakan Ilmu yang sudah di ketahui. Jika seseorang itu telah merasakan maka Kesadaran diri akan tumbuh. Jika Kesadaran itu sudah tumbuh maka akan di dapatkan lah suatu Keyakinan dan tidak akan tergoyahan lagi.

Contoh : 
Selama kita belum merasakan Manis lezatnya Gula, baru sampai pada tataran mengetahui karena ada yang menyampaikan bahwa Gula itu Manis maka selama itu hati akan selalu terombang ambing, goyah dan timbul keragu2an.

Wasssalam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><strong>@ParaPencari-Mu</strong></p>
<p>Wa&#8217;alaikum salam Wr,Wb</p>
<p>Saudaraku&#8230;..<br />
Tingkatkanlah pengetahuan Ilmu sampai kepada Merasakan Ilmu yang sudah di ketahui. Jika seseorang itu telah merasakan maka Kesadaran diri akan tumbuh. Jika Kesadaran itu sudah tumbuh maka akan di dapatkan lah suatu Keyakinan dan tidak akan tergoyahan lagi.</p>
<p>Contoh :<br />
Selama kita belum merasakan Manis lezatnya Gula, baru sampai pada tataran mengetahui karena ada yang menyampaikan bahwa Gula itu Manis maka selama itu hati akan selalu terombang ambing, goyah dan timbul keragu2an.</p>
<p>Wasssalam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ParaPencari-Mu</title>
		<link>http://pengembarajiwa.wordpress.com/iman/#comment-856</link>
		<dc:creator>ParaPencari-Mu</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Jan 2009 16:03:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-856</guid>
		<description>Assalamuallaikum.wr.wb

Saudara PJ,
Kalau berkenan saya mau bertanya nih... 
Kita tahu bahwa Allahlah yang membolak-balikkan hati manusia itu...nah,bagaimanakah cara untuk memperteguhkan iman kita agar tidak goyah atau pasang-surut lg,serta tidak ada keragu-raguan.
Itu saja saudara PJ,terus terang saya sangat senang menemukan blog saudara.
Kekurangan hanya dari saya,Kesempurnaan hanya milik Allah Azza wa Jalla.


Wassallamuallaikum.wr.wb</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamuallaikum.wr.wb</p>
<p>Saudara PJ,<br />
Kalau berkenan saya mau bertanya nih&#8230;<br />
Kita tahu bahwa Allahlah yang membolak-balikkan hati manusia itu&#8230;nah,bagaimanakah cara untuk memperteguhkan iman kita agar tidak goyah atau pasang-surut lg,serta tidak ada keragu-raguan.<br />
Itu saja saudara PJ,terus terang saya sangat senang menemukan blog saudara.<br />
Kekurangan hanya dari saya,Kesempurnaan hanya milik Allah Azza wa Jalla.</p>
<p>Wassallamuallaikum.wr.wb</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ParaPencari-Mu</title>
		<link>http://pengembarajiwa.wordpress.com/iman/#comment-855</link>
		<dc:creator>ParaPencari-Mu</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Jan 2009 15:59:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-855</guid>
		<description>Assalamuallaikum.wr.wb

Saudara PJ,
Kalau berkenan saya mau bertanya nih... 
Kita tahu bahwa Allahlah yang membolak-balikkan hati manusia...nah,bagaimanakah cara untuk memperteguhkan iman kita agar tidak goyah atau pasang-surut lg,serta tidak ada keragu-raguan.
Itu saja saudara PJ,terus terang saya sangat senang menemukan blog saudara.
Kekurangan hanya dari saya,Kesempurnaan hanya milik Allah Azza wa Jalla.


Wassallamuallaikum.wr.wb</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamuallaikum.wr.wb</p>
<p>Saudara PJ,<br />
Kalau berkenan saya mau bertanya nih&#8230;<br />
Kita tahu bahwa Allahlah yang membolak-balikkan hati manusia&#8230;nah,bagaimanakah cara untuk memperteguhkan iman kita agar tidak goyah atau pasang-surut lg,serta tidak ada keragu-raguan.<br />
Itu saja saudara PJ,terus terang saya sangat senang menemukan blog saudara.<br />
Kekurangan hanya dari saya,Kesempurnaan hanya milik Allah Azza wa Jalla.</p>
<p>Wassallamuallaikum.wr.wb</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ParaPencari-Mu</title>
		<link>http://pengembarajiwa.wordpress.com/iman/#comment-854</link>
		<dc:creator>ParaPencari-Mu</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Jan 2009 15:55:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-854</guid>
		<description>Ass.wr.wb saudara PJ
Kalau berkenan mau tanya nih... 
Kita tahu bahwa Allahlah yang membolak-balikkan hati manusia...nah,bagaimanakah cara untuk memperteguhkan iman kita agar tidak goyah atau pasang-surut lg,serta tidak ada keragu-raguan.
Itu saja saudara PJ,terus terang saya sangat senang menemukan blog saudara.
Kekurangan hanya dari saya,Kesempurnaan hanya milik Allah Azza wa Jalla.
Wass.wr.wb</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ass.wr.wb saudara PJ<br />
Kalau berkenan mau tanya nih&#8230;<br />
Kita tahu bahwa Allahlah yang membolak-balikkan hati manusia&#8230;nah,bagaimanakah cara untuk memperteguhkan iman kita agar tidak goyah atau pasang-surut lg,serta tidak ada keragu-raguan.<br />
Itu saja saudara PJ,terus terang saya sangat senang menemukan blog saudara.<br />
Kekurangan hanya dari saya,Kesempurnaan hanya milik Allah Azza wa Jalla.<br />
Wass.wr.wb</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
