PENGEMBARA JIWA

(Menemukan Cahaya Abadi di dalam Lautan Tauhid dan Tasawuf)

Ber TUHAN kan Bayangan

Posted by pengembarajiwa pada Oktober 28, 2008

Setiap Muslim meyakini bahwa Allah sebagai Tuhannya yang tidak ada Tuhan selain Allah, akan tetapi banyak pula yang mengakui Tuhannya adalah Allah sedangkan pada kenyataannya tidak mengenal akan Allah. Sehingga di dalam amal ibadahnya menuju kepada Allah tetapi sebenarnya tidak menuju kepada Allah. Seperti contoh ……, jika kita mau menyadarinya! Perihal…, Sholat saja’ itupun masih banyak yang bingung dan tidak sedikit yang masih di dalam sangka-sangka tentang Allah. Menuju kepada Allah tetapi hatinya ngambang di dalam menghadap kepada Allah, walaupun dalam ucapannya telah dikatakannya : Ya Allah…. Sesungguhnya, Aku hadapkan wajahku ke hadapan wajah Engkau! Tetapi mana buktinya…., Dusta semua perkataan itu jika belum mengenal Akan Allah. Jika demikian, berarti banyak yang mendustai Allah dalam Amal Ibadah….??? Ya….. Renungkanlah…!!!!.

Ada yang hanya menyangka-nyangka bahwa Allah itu sangat dekat sekali tetapi ia sendiri belum lah mengetahuinya…..,

apakah ini….. bukan yang di katakana ber TUHAN kan Bayangan???

Ada pula yang mendapatkan suatu penghabaran tentang Allah itu bersemayam di atas Arsy’, tetapi ia sendiri belumlah mengetahuinya, apakah Arsy’ itu dan dimana Arsy’ itu, bukankah Allah tidak bertempat??…..

apakah ini …. Bukan yang di katakan ber TUHAN kan bayangan???

Yang lebih Dahsyat lagi mengatakan bahwa Allah berada di dalam diri orang-orang tertentu..!!! inipun jika mereka menyadarinya maka sesungguhnya ia pun telah ber TUHAN kan bayangan.

Bukankah Allah telah menegaskan dengan Firmannya yang sangat Nyata sekali, Bahwa :

Dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat, maka kemanapun kamu menghadap di situlah wajah Allah. Sesungguhnya Allah Maha Luas (rahmat-Nya) lagi Maha Mengetahui”. (QS, Al-Baqarah:115).

“Semuanya itu akan binasa. Dan tetap kekal Dzat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan. Maka nikmat Tuhan kamu yang mana lagikah yang kamu dustakan?”. (QS, Ar-Rahman:26-28)

Salahkah mereka yang beribadah untuk menuju kepada Tuhannya tetapi tidak mengetahui dan tidak mengenal kepada Allah? Tidak!!!, mereka tidak salah!!!. Akan tetapi sangat-sangat bodohlah mereka, kenapa mereka tidak menuntut Ilmu untuk bisa mengetahui dan mengenal akan Allah. Karena kebodohannya itulah….. mereka selalu menurutkan Hawa Nafusnya dan selalu membenarkan Prasangkanya yang ia sendiri belum mengetahui kebenaran sesungguhnya di balik apa-apa yang ia prasangkakan itu. Dan karena itulah yang menyebabkan Dosa bagi dirinya.

Sehingga pada kebenaranya, Allah sekali-kali tidak ingin menyiksa Hambanya karena Allah Maha Pengasih dan Maha Penyayang, akan tetapi karena diri mereka sendirilah yang tidak mengerti dan tidak mengetahui karena tidak mencari tahu maka mereka menjadi Tersiksa.

Tersiksa oleh tekanan-tekanan Batin, tersiksa oleh prasangka-prasangka, tersiksa oleh bayangan lamunan, tersiksa oleh perasaan di dirinya. Yang itu semua menunjukkan bahwa mereka itu telah jauh dari pada Tuhannya karena mengenal Allah hanya sebatas bayangan yang menurutnya itu sudah benar adanya.

Jika ingin mengetahui bahwa dirinya telah dekat dengan Allah yang sebenarnya, maka diantara tanda-tandanya adalah :

1. Ia tidak bangga apabila menerima pujian-pujian.

2. Ia tidak takut dan berkecil hati jika di caci dan di cela.

3. Hatinya selalu dalam ketenangan beserta Allah walau apapun duka cita dan persoalan datang pada dirinya.

4. Akhlaknya akan berubah menjadi akhlak yang terpuji.

5. Hatinya akan diliputi oleh Cinta Kasih Allah dan teraplikasi Cinta kasih itu kepada siapa saja.

6. Tidak berprasangka buruk atas tiap-tiap sesuatu, karena ia Melihat Allah di balik sesuatu itu.

7. Jika berprasangka buruk, maka sama halnya ia berprasangka buruk kepada Allah.

8. Senantiasa berprasangka baik terhadap sesuatu, karena dibalik itu Allah menyampaikan Ilmu yang tersirat bagi yang memikirkannya.

Semoga Allah memudahkan bagi kita semuanya untuk lebih mengenal akan diri-Nya, yang tidak ada sekutu bagi-Nya, Esa dengan sendirinya dan Laisa Kamitslihi Syai’un (Tidak bisa dipermisalkan dan disamakan dengan sesuatu apapun).

Aamiin….. Ya… Robbal ‘Aalimiin.

Pengembara Jiwa

About these ads

86 Tanggapan to “Ber TUHAN kan Bayangan”

  1. truthseeker08 said

    @PJ
    Terima kasih, sangat mencerahkan.
    Indikator2 ini sangat membantu dalam mengenali diri kita.
    Terima kasih sekali lagi.

    Wassalam

  2. aburahat said

    @PJ
    Ass.ww.
    Selamat berkenalan mas.
    Kata2 mas sangat bagus dan benar dan mudah disampaikan. Tapi apakah semudah itu utk melaksanakan? Iblis tdk membiarkan kita utk menuju kekeinginan kita. Tdk semudah keinginan kita utk mencapai tingkat ma’rifat mas. Syariat kita aja masih kacau.
    Saya ingat kata2 Imam Ali yakni:
    Ada 3 sifat dalam diri manusia dalam beribadah kepada Allah:
    1. Melaksanakan ibadah krn perintah ini disebut ibadah budak
    2. Melaksanakan ibadah krn mengharapkan surga (pamrih) ibadah
    ini disebut ibadah pedagang
    3. Melaksanakan ibadah krn mensyukuri nikmat Allah ibadah ini
    ibadah orang merdeka (ikhlas)
    Mas menghendaki ibadah yg no 3. Kalau kita ingin mencapai yg no 3 maka kita harus berpegang teguh atas firman Allah yang maknanya ALLAH TDK MEMBUTUHKAN SEGALA IBADAH KITA. Wasalam

  3. @truthseeker08
    ——————–

    Terimakasih kembali, dan semoga bermanfaat bagi Umat Islam yang membacanya.

    Aamiin.

  4. @ aburahat
    —————

    Wa’alaikum Salam Wr,Wb

    Salam kenal kembali dan selamat Datang di Pondok (PJ) Pengembara Jiwa, Allah memberkati kita semua.

    Bagi Saya :

    Mudah atau tidaknya seseorang untuk mencapai Ma’rifatullah yang sebenar2nya dan bisa tidaknya seseorang itu terlepas dari Godaan Iblis semuanya tergantung kesadaran dirinya untuk bertawakkal kepada Allah.

    Bukankah telah dikatakan, bahwa :” Barang siapa yang bertawakkal kepada Allah, maka Allah akan menjadi pelindung dan penjamin dirinya”.

    Dan dikatakan lagi : Bahwa “LAA ILAA HA ILLALLAH” itu adalah benteng-Ku, siapa yang masuk ke dalam benteng-Ku maka masuklah ia dalam Pemeliharaan dan penjagaan-Ku”.

    Bertawakkallah kepada Allah : “Bismillahi Tawakkaltu Alallah…., Laa hawla wa laa Quwwata Illaa billahil Aliyyil Adziim” Insya Allah akan dipelihara dan dimudahkan.

    Salam

  5. aburahat said

    @PJ
    Semua yg mas sampaikan BENAR tdk ada yg salah. Tdk ada seorang bisa membantah. Tapi cara utk mencapai kesana terlalu sulit dan ada yg menghambat. Sbg Contoh memasuki BENTENG ALLAH. Kita semua umat Islam mengucapkan kalimat Tauhid LAA ILAHA ILLALLAH. Tapi benteng yg kita bentuk rapuh. Lalu kita bertawakal. Inipun tdk mudah. Krn tawakal yg dikehendaki Allah adalah Tawakal TOTAL dan bkn setengah2. Banyak contoh gugurnya keinginan bertawakal karena cobaan dunia. Jd tolong mas beritahukan jln (Tarigah) kearah itu. Wasalam

  6. MbEgogok mekaKAH said

    http://eddycorret.wordpress.com/2008/10/20/mengenai-anak-dewa/#comment-1515

    MbEgogok mekaKAH – Oktober 30, 2008
    AL HAJJ AL KUBRA
    Tawaf diantara bintang-bintang
    Pusara gugus galaksi BIMA SAKTI
    BISMILLAH sayekti

  7. @aburahat

    Benar apa yang Anda katakan, bahwa sangat sulit sekali untuk membangun benteng yang kuat yang tidak rapuh apalagi untuk bertawakkal lebih2 lagi sangat susah di zaman sekarang yang penuh dengan liku2 ini.

    Karena itu Tauhid yang benar yang tak akan roboh dan tak akan runtuh tidak hanya sekedar mengucap “LAA ILAA HA ILLALLAH” akan tetapi mengetahui akan makna di balik Kalimah Tsb. Karena di balik Makna Tsb, tersimpan rahasia jalan menuju Ma’rifatullah (Mengenal akan Allah). Tentu dengan di ketahuinya jalan mengenal akan Allah, seseorang itu akan lebih mudah untuk mengingat kepada-Nya. Bukankah seseorang itu mustahil bisa mengingat sesuatu sebelum mengenal akan sesuatu itu? Begitu lah….. halnya dengan seseorang Hamba, bagaimana mungkin bisa ingat akan Allah jika belum mengenal akan Allah. Mereka yang mengenal Allah hanya sebatas bacaan/tulisan maka belum bisa untuk mengingat Allah karena ia belum mengenal dengan Allah yang sebenarnya.

    Setelah seseorang itu kenal dengan Allah tentu ia akan lebih mudah untuk ingat akan Allah, karena Ia senantiasa terpandang akan Allah dimana pun ia menghadap. Jika demikian, ketika Hawa Nafsu mendorong ia untuk berbuat maksiat dengan sendirinya ia akan tersadar karena ia melihat Allah dan Allah pun melihat akan dirinya.

    Sungguh sangat mesranya dirinya bersama Tuhannya, kemana2 selalu serta. Tatkala ia salah, Tuhannya akan mengingatkan ia, tatkala ia bersedih Tuhannya akan menghiburnya.

    Dengan itu membuat dirinya semakin pasrah akan apa yang terjadi, dengan kesadaran diri dan keyakinan bhwa Allah tidak akan pernah jauh dari dirinya untuk selalu menemaninya dalam kehidupan yang Fana ini…..

    Jika kemana2 ia selalu disertai Allah, apakah mungkin Iblis dan Syetan akan berani untuk mendekati dirinya…..??

    Jadi kesimpulannya : Jalan ke arah sana adalah mengetahui makna yang terkandung dalam kalimah Tauhid tsb. Sehingga akan di dapatkan zauq (rasa)kedekatan dengan Allah Swt. Untuk mengetahuinya sudah jelas harus belajar kepada Orang yang Ahli dalam TAuhid dan Ma’rifat.

    Semoga bermanfa’at……..

    Jika masih ada yang ditanyakan lebih jauh, silahkan aja tulis dikomentar ini. Saya sangat senang sekali untuk berbagi dan berdiskusi sesama Saudara Muslim yang lainnya.

    Atau bisa juga tulis surat ke Email : http://www.pengembarajiwa313@yahoo.co.id

  8. Abuharat said

    @PJ
    Terima kasih atas penjelasannya yg merupakan dorongan utk diri kita agar maqam kita menuju pengenalan Allah bisa diridhai Allah.
    Wasalam

  9. @Aburahat

    Terimakasih kembali.

    Semoga bermanfa’at untuk semuanya, dan bisa menjadi rahmat bagi siapa saja. Aamiin.

    Wassalam

  10. ass. wr.wb
    terima kasih banyak untuk pengembara jiwa yang tlah membuka jiwa ini untuk selalu mengembara di lautan marifatNya salam kenal dari hambaNya yang hina ini.

  11. @vicky robiyanto

    Wa’alaikum salam, Wr,Wb

    Salam kenal kembali, dan Allah senantiasa merahmati Anda……

    Terimakasih dan selamat datang di PJ (Pengembarajiwa)

  12. robbie said

    Bila diri, hati, nafsu dan akal sudah bersesuaian dengan peraturan dan kehendak Allah s.w.t segala perkara akan menjadi mudah.

  13. @Robbie
    —————

    Benar Sekali…..

  14. RASA HATI said

    Assalamualaikum.. Saya setuju dengan saudara pengembara jiwa mengenai alloh. Begitu banyak orang yang sholat dan mengucapkan kata alloh tapi tidak mengenalnya. Bahkan beberapa ustad bingung kalau ditanya tentang hal itu. Mengenal alloh begitu rumit dan rawan, karna salah sedikit bisa menyebabkan kafir. Alloh meliputi segala sesuatu, lalu apanya yang meliputi segala sesuatu.?. Kemana kamu menghadap disitu wajah alloh, apakah kita membayangkan alam kalau mau ingat alloh.?. Alloh lebih dekat dari urat leher.. Dimana posisinya ?. Dekat,meliputi, tidak bisa diserupakan,. Gimana pendapat pengembara jiwa, mohon sharingnya. Trimakasih bang

  15. @Robbie

    Akuur….deh stu..ju..ju…gaaaa? stuju 7 x 7 bangeeeeeet

  16. @RASA HATI
    —————-

    Wa’alaikum Salam Wr,Wb

    Adapaun yang meliputi akan tiap2 segala sesuatu adalah Ilmu Allah Swt yang menunjukkan bahwa Allah telah menyatakan diri-Nya atas Ilmu-Nya tsb. Dan itulah makna dari pada Wajah Allah. Untuk mengingat Allah cukup merasakan Saksi adanya Allah yaitu kehidupan yang ada pada diri yang di sebut dengan Roh sebagai tahapan awal. Dari situlah membuktikan Bahwa Allah lebih dekat dari pada urat leher, bukankah Saksi Hidupnya (Roh) itu dekat sekali dengan diri kita?, begitu pula halnya dengan Allah Swt. Untuk mengetahui posisinya dimana…. itu suatu hal yang tidak bisa di bahas dengan akal/logika akan tetapi bisa dirasakan melalui Rasa yang merasakan. Dengan merasakan, maka akan di ketahui bahwa benar sekali Allah Swt itu meliputi dan tidak bisa diserupakan….

    Semoga bisa di pahami.. jika belum merasa cukup silahkan kirim email ke —-> pengembarajiwa313@yahoo.co.id

    Salam

  17. @aburahat

    Saya juga heran kok bisa2nya saya nulis begitu (tentang ruh yang bikin anda bingung, saya lupa diartikel tentang apa, saya coba balas disini…waktu itu saya sedang ‘fana’ (mabuk/gila Allah kalo ga salah) setelah hijab2 saya di bukakan oleh Dia Swt. (setelah didoakan oleh Tuanku Syekh Pengembara Jiwa) saya terilhami begitu saja.. sekarang saya malah sama bingungnya dengan anda, sebelumnya bagi sahabat2 yang membaca ini, saya minta maaf sebesar2nya atas tulisan2 saya yang ‘nyeleneh..’
    Mengenai Asmaul Husna, Anda benar…

    Wassalam

    Sorry tidak ditempat yang sebenarnya

  18. Rasahati said

    Trimakasih sekali, jawaban yang mencerahkan hati. Semoga kita diberikan hidayah dan pengenalan yang sempurna kepada alloh. Amin… Salam

  19. Rasahati

    Terimakasih kembali…….

    Karena Allah lah segala sesuatu maujud dan kepada-Nya lah segala Mujud itu kembali. Semoga dengan melalui Kebenaran Allah atas Nurun ala Nurin Muhammad Saw Hidayah Allah senantiasa memancar kepada kita sekalian dan mendapatkan pengenalan yang sempurna akan Allah Swt. Aamiin…Aamiin…Aamiin Ya.. Robbal Aalamiin.

  20. agung said

    Ni lagi heboh2nya.. mudah2an saudara sekalian punya penilaiain tersendiri dan bisa mencari kebeneran

    http://kebohongandariislam.wordpress.com/2008/10/24/komik-muhammad-dan-hafsah/

  21. RASA HATI said

    @ pengembara jiwa …. Nuwun sewu,.maaf saya mau bertanya, didalam cerita wirosableng itu punya angka 212 yang katanya punya makna kehidupan yang mendalam. Sedangkan saya lihat di alamat email saudaraku PJ ini ada angka 313 . Kira kira apa ada makna tertentu dalam angka itu ya. Jadi pingin tau. Mohon pencerahanya. Trimakasih. Wassalam

  22. kangBoed said

    Salam Sejati saudaraku Mas PJ, Mbak YUneeeee dan semua pengunjung

    Kesadaran diri sejati meliputi sang diri
    Sungguh ternyata tak ada yang berbeda
    Kesejatian yang tak pernah disadari
    Sungguh semua bias dari cahaya kang pinuji

    Warna, perbedaan, apapun itu adalah satu kepalsuan belaka
    setiap warna membela warnanya dan merendahkan warna yang lainnya
    sungguh saudaraku semua itu bukanlah kebenaran sejati
    Itu hanyalah pembenaran sekali lagi pembenaran he he he

    Kebenaran Sejati hanyalah satu
    jika masih dua tiga atau empat
    Sekali lagi itu bukan Kesejatian
    Itu hanyalah Kepalsuan yang menutup mata kita semuannya

    Ternyata semua warna semua rupa semua bentuk dan semuanya
    Hanyalah bias dari warna yang satu rupa yang satu
    Tiada yang lain tiada bukan hanya satu
    bias itu terlihat ketika kesadaran diri sejati meliputi

    Oh alangkah indahnya dan sempurnanya
    Jika setiap warna dan rupa yang berbeda ini bersatu
    Bersatu dalam kedamaiian dan kasih sayang
    Dalam kesadaran akan Kebenaran Sejati

    Maka akan terlihatlah nuansa warna warni yang indah
    rupa rupa bentuk yang saling mengisi kekosongan
    membentuk satu bangunan yang kokoh dan kuat
    dari bahan yang berbeda dan berrupa rupa

    Bangunan kesejatian
    Menara kesadaran diri
    Pintu kebenaran sejati
    Berlantaikan Kasih Sayang

    Damai dan indahlah bumi pertiwi ini
    Sejahteralah seluruh rakyatnya
    Ini hanya ada dalam dunia lamunan
    Lamunan si botol kosong yang tak pernah berhenti melamun

    Mohon maaf kalau botol kosong ini ngawur, tapi yaitu tadi andaikan lamunan itu menjadi suatu kenyataan yaaaaaaaa sudahlah Buat Mas PJ mari kita melamuuun bersama si botol kosoooong, hidup lamunan, melamunlah sebelum melamun itu dilarang hehehehe
    Salam Sejati
    Botol Kosong

  23. Lambang said

    Mas PJ,

    Akan tetapi sangat-sangat bodohlah mereka, kenapa mereka tidak menuntut Ilmu untuk bisa mengetahui dan mengenal akan Allah. Karena kebodohannya itulah…..dst. Dan karena itulah yang menyebabkan Dosa bagi dirinya.

    Kalau menuntut ilmu tapi belum bisa mengetahui dan mengenal akan Allah apakah termasuk kebodohan juga? Mungkin karena belum ketemu pengajar yang sasmita dan linuwih.

    Apakah kebodohan akan selalu menyebabkan dosa?

    Bagaimana dengan orang-orang yang merasa Allah sudah dekat (sesuai dengan 8 tanda2 di atas), tetapi belum mengetahui dan mengenal Allah?

    Bukankah untuk dapat mengetahui dan mengenal Allah itu juga berdasarkan rahmat Allah?

    Jadi untuk yang belum mengenal, berarti belum mendapat rahmat Allah. Benarkah seperti itu mas PJ?

    Salam.

  24. Lambang said

    Maaf, kenapa format-nya komen saya jadi berantakan gitu ya? Tolong di-edit Mas PJ.

  25. Lambang said

    Mas PJ,
    Email saya koq belum di balas? Sibuk banget ya…. Koq email dari teman yang lain sudah berbalas.

    Please, dijawab dong….

  26. Hiks…hiks….

    Kang Lambang ini, sbg TAMU kok NGOTOT…..
    Sabar Kang…SABAR….( Washobiruuu )

    Huaaaaaaaaaaakkkkks….koment sampek 3 X….

    Kabuuuuuuuuuuuuurrrrrrrrrr…..timbang diserampang Klompen…

    • @Santri Gundul

      Salam Kenal untuk Anda Saudaraku……..

      Ada yang menyampaikan kepada saya, bahwa Anda berdomisili di Kalimantan Timur juga ya……….

      Semoga Allah mempertemukan kita di kemudian hari.

      Pengembara Jiwa

  27. Huiiiiiikkk………..

    Ada yg ketinggalan,
    Nitip pesen sama Mas, Bpk, Kang Pengembara Jiwo

    TUHAN dan SHOLAT = KOPI dan CANGKIR

    Ndheprok…Ngopi karo Ngudud….

    Kang lambang, Kang Boed…yok Jigong barengan…

  28. Lambang said

    Sengaja dikomen 3x, biar murid ini dapet perhatian. Dasar murid gebleg.

    Kang Gundul nih ngajakin jigong apa jagong? Nek jigong… yo sing ono nang njerone …… mu kuwi. :)

    @Lambang

    Kalau sudah postiif untuk berangkat ke Balikpapan, tolong kabar nya ya……

  29. Mazadjie said

    Kang Gundul. aku ikutan jagong ya..tak bawa jagung bakar wis,…
    pokok asal jangan deketnya Kangboed, aku nda mau, suka usil dia, apalagi kalo lagi ngelamun, jariku bisa digigiti sambil bersyair…
    hehehehe
    salam sejati untuk semua saudara saudara seperjalan mencari jalan menuju Allah
    Salam cintaku dan hormatku untuk Abaku PJ yang slalu kurindu..

  30. kangBoed said

    weleh weleeeeeh saudara saudaraku lagi jigongan disini yayaya… wah ada kopi ma jagung bakar mauuuuuu dunk… ikutan glesod dekat mbah mbah nyang lagi duduk mbah gundul, mbah PJ ma mBah Adjie… widiiiiiiiiiiiiw dingin yaaaaa..

  31. Weeeeeelah….gelar tiker legi neh… ada tambahan penumpang Kadang sinorowedi saking Bandung kaliyan Kang mas Adji…Hmmm..rupane podho nggotong ” PEYEM Bandung ” weeenak tenan iki adem-adem mangan Tape…

    @…Kisanak ingkang paring asmo PJ
    Nopo panjenenganipun injih wonten Kalimantan Timur???

    Salam – Kekadangan

  32. Kadang mas PJ,

    Mohon ijin ngelink Blog panjenengan njih???

    Salam

  33. @Santri Gundul

    Silahkan… Saudaraku Kariyan… Dan mohon ijin pula untuk nglink Blog Sampeyan.

    Dan Mohon Ma’af, saya tidak bisa berbahasa Jawa. Jadi Harap Maklum.

    Wassalam

  34. kangBoed said

    hihihi….. uasyik tenaaan kalau para sedulur sudah berkumpul bawaaannya seneeeeeeeng beneeeer, walaupun cuma makan tape tapi mak nyuuuuuuuus rasane hehehe…. mungkin itulah pertemuan RASA SEJATI hahaha….. makan gak makan nyang penting ngumpul bareeeeng…. eh geser dikit dunk mas Adjie tuh si mBah Gundul ma mBah PJ kesempitan…. weleh weleeeeh kopinya habis nih… ya udah numpang rokokan… wah cuba rokok si mBah aaaah bikin hidup lebih hidup makin hidup tambah hidup….. weaaalaaah pokone HIDUUUUUUP

    • @Sansabila

      Salam Kenal untuk Anda dan selamat datang di Pondok PJ ini. Silahkan…… nggak usah sungkan2 untuk memberikan sebagian Pengetahuan yang di Anugrahkan Allah kepada Anda. Sungguh!, sangat berarti bagi saya….. dan Insya Allah juga untuk saudara2 yang lain.

      Wassalam.

      @Santri Gundhul

      Saudaraku…. benar sekali bahwa saya pun berdomisili di Kalimantan Timur, tepatnya di Kota Balikpapan.
      Kapan2 jika ada Langkah kita akan bertemu dan bersilaturrahmi bersama…..

      Salam dari Saya yang masih dalam pengembaraan

      @KangBoed

      Hmmm….. KangBoed jika di ibaratkan murid dalam sebuah Sekolahan, maka termasuk Murid yang Teladan karena selalu hadir dimana saja berada. Begitu pula jika di ibaratkan seorang Guru, maka KangBoed pun termasuk Guru yang Pandai, Teladan dan sangat Akrab dengan kita2 karena senantiasa perhatian selalu.

      Salam Sejati untuk semuanya…

  35. sansabila said

    ya betulah, habis dikenalkan Tuhan tidak berbentuk, tidak pula di barat atau di timur. Akhirnya apa yang diceritakan dalam mi’raj Nabi menjadikan bayangan atau halusinasi.

    http://www.petabisnis.com/?id=hmohesab

  36. Kadang Mas Pengembara Jiwa,

    Apakah Kang Mas PJ tinggalnya di Kalimantan Timur????

    Hiiiiiiks….kayak mo Sensus PILPRES saja….

    …@ Kang Boed,

    Jika RASA SEJATI telah JEJEG dan NGADEG diantara kita sudah selayaknya semua MAKHLUK adalah SAUDARA SEJATI. Apakah Saudara Kandung sudah PASTI sebagai SAUDARA SEJATI…??? Belon…belon tentu. Saudara Kandung hanyalah karena kita ditakdirkan TERLAHIR melalui rahim Ibu yang sama. Tetapi SAUDARA SEJATI terbangun oleh TAUTAN HATI, RASA dan KESADARAN serta URIP/HIDUP anak-anak manusia.
    URIP/HIDUP yang sesungguhnya sama-sama berasal dari sang SUMBER HIDUP yang TUNGGAL, maka jika URIP/HIDUP ini telah bertaut jadilah ” ROSO-mu adalah ROSO-ku ”

    HIDUUUUUUUUUUUP…saudara-saudaraku….

  37. kangBoed said

    hehehe….. meni satuju pisan mbah gundule…. sayang bolo kembarku kang Zal gak dibawa nongkrong… walau gayanya sok oportunis tapi hehehe gitu gitu kembaranku lho hahaha…. kita jigongan bareng yuuuk sambil endangdutan… mBah PJ khan mantan penyanyi tuuuh pancen oyeee… TOP MARKOTOP

  38. mujahidahwanita said

    @ kang boed

    Kang boed ini senangnya gentayangan kesana- kemari…:smile::mrgreen:

    Kang boed lupa ya???:roll:
    Kalau kang boed masih punya hutang cerita dengan saya…:lol:

    Saya tunggu di ruang chat:wink:

    Selamat bergentayangan, jangan suka nakut-nakutin orang ya…:twisted:

    Salam sejati

  39. jok said

    JANGAN JANGAN BANG PJ JUGA BERTUHAN PERASAAN .PERASAAN MERASA DEKAT.MERASA TAWAKAL.TUHAN ITU WUJUD DZATNYA.BUKAN PERASAAN.

    • @Jok

      Salam Kenal untuk Anda Saudara Jok.
      Sungguh ulasan yang sangat Luar Biasa sekali…. bahkan terkadang banyak dari manusia yang tiada menyadari, bahwa setelah ia terlepas dari ber Tuhankan Bayangan tetapi… mungkin masih terjebak pada ber Tuhankan PERASAAN. Sungguh….! Saya sangat berterima kasih sekali kepada Anda yang telah mengingatkan kita semua termasuk juga saya ttng pentingnya ber TUHANKAN yang NYATA/WUJUD karena memang TUHAN itu ADA dan tiada yang ADA selain-Nya. ADA dan tiada yang ADA serta-NYA, yang DULU dengan yang SEKARANG tiada BEDA. Syuhudul WAHDAH fil WAHDAH.


      Hai Insan…….
      Keluarlah engkau dari dirimu, dari nafsumu, dari hatimu, penglihatanmu, pendengaranmu, penciumanmu, perkataanmu, pengrasamu, nyawamu dan setelah itu keluarlah lagi engkau dari Hukum dan perintah maka sampailah engkau kepada-Nya.

      Salam Sejati
      Pengembara Jiwa

  40. Manusia Fakir said

    Ass. Wr. Wb.
    Saudaraku PJ yg terhormat, kiranya yg fakir ini bisa mendapat pencerahan ttg apa yg anda maksudkan dlm tulisan anda diatas, apakah yg dimaksud keluar dr hukum & perintah tsb?

  41. Wa’alaikum salam Wr,Wb

    Saudara M.F yang senantiasa dalam Qudrat Iradat Allah Swt.

    Sesungguhnya kita sama2 berada dalam ke Fakiran di dalam Pandangan Allah Swt. Karenanya sebaik2 Hamba yang Fakir adalah tidak bergantung kepada sesuatu terlebih2 dalam menta’ati Hukum dan Perintah Allah Swt.
    Dalam Pandangan Musyahadah dan dalam kesadaran Laa Hawla Wa Laa Quwwata….. bahwa makna dari pada keluarlah dari Hukum dan Perintah adalah “Tidak bergantung kepada Hukum dan Perintah, melainkan bergantung kepada yang memiliki Hukum dan Perintah yaitu Allah Swt”. Jika seseorang itu Ta’at di karenakan Hukum dan Perintah, maka keta’atannya itu bukan berdasarkan Allah Swt yang memiliki Hukum dan Perintah, melainkan karena Hukum-Nya dan Perintah-Nya lalu jadilah ia Hamba Hukum dan Perintah. Sedangkan seseorang yang benar dalam ke Tahuidan tentu tiada yang ada melainkan hanyalah Pemilik Seru Sekalian Alam yang juga memiliki Hukum dan Perintah, dan berserah diri lah ia kepada Allah Swt semata. Mentaati Hukum dan Perintah bukan di karenakan Hukum dan Perintah-Nya, tetapi karena Allah nya lah mereka Ta’at kepada Hukum dan Perintah tsb maka jadilah ia Hamba Allah Swt.

    Itulah… maksud dari apa yang Anda pertanyakan saudaraku. Semoga Allah meridhoi kita semua dalam bimbingan dan pertolongan-Nya serta pemeliharaan-Nya. Aaaamiiiin………

    Wallahu A’laam Bishowab

    Wassalam

  42. kangBoed said

    hihihi…. murid yang paling bodoh yayaya…. kerjanya gangguin yang lagi belajar serius hehehe…. makanya kesenangan joke sana sini wara wiri kemana mana weleh weleeeeeh ceritanya lagi ngikutin mBah PJ mengembara jauh tiap hari berpindah pindah pulau…. jauh tak berjarak dekat tak bersentuhan…. hihihi…. widiiiiiiw kalau keluar semuanya bisa bisa Mati sebelum Mati…. akhirnya Mati dalam hidup dan hidup dalam mati….
    Salam Sayang Selalu Mbah PJ dan Mbak Yu nee…

    • @KangBoed

      Di dalam Hakikat benarlah di katakan bahwa Insan itu semakin mengetahui akan Ilmu maka semakin bodohlah ia. Artinya benar2 Laa Hawla Wa Laa Quwwata Illaa Billah….. Dan yang ber Ilmu itu hanya Allah Swt semata, adapun dirinya hanya sebatas cerminan dari pada Ilmu Allah Ta’ala yang Maha Luas tak Terbatas.

      Sekiranya ada diantara Manusia menuntut Ilmu, begitu semakin banyak pengetahuan yang di kuasai lalu menyebabkan dirinya paling Tahu dan Benar maka termasuklah ia kedalam Kesombongan yang Nyata.

      Salam Fitrah diri di dalam ke Agungan Allah Swt.

  43. truthseeker08 said

    @JOK
    Ditunggu pencerahan2 selanjutnya. Khan bukan kebetulan saudara JOK hadir disini… :)

    Wassalam

  44. kangBoed said

    Siapakah sejatinya diri kita ini… yayaya… selalu mengaku ngaku bisa ini bisa itu ngerti ini ngerti itu… weleh weleeeeeh yayaya selama kerjanya masih mengaku ngaku masih merasa rasa sungguh zalimnya sang diri ini…. inilah syariatku… inilah amal ibadahku… inilah ilmuku… inilah wah pokoknya semua aku aku aku yayaya aku akuan terus ciloko maaan…
    hihihihi… ayat menuliskan… yayaya saya ambil dibukunya si Mbaaah hmmmm….

    “Maka Nikmat TUHAN kamu yang manakah yang kamu dustakan?”….

    “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmatKU) sesungguhnya azabKU sangat pedih”

    hmmmm… apasih nikmat TUHAN itu… ooo ternyata maujudnya meliputi yayaya meliputi seluruh kehidupan ini alam semesta dan isinya sekaligus sang diri ini yayaya diri ini meliputi yang lahir dari ujung kaki sampai ujung kepala dan yang bathin…. oooo ternyata semua yang maujud ini nikmat TUHAN ya??? kalau begitu apa yang di balik yang maujud itu hmmm…. yayaya DIA ya DIAlah dibalik semua ini…. terus kemanakah sang diri ini…. hmmmm… kok gak ada yaaaaa… yayaya aku ternyata tiada meliputi lahir dan bathin… hmmm…. kalau yang di aku aku dan dirasa rasa apa yaaaa…. hihihi… gak ada yaaa cuma bayangan… cuma lamunan…
    Salam Sayang Mbaaah….

  45. mujahidahwanita said

    @KangBoed

    apasih nikmat TUHAN itu… ooo ternyata maujudnya meliputi yayaya meliputi seluruh kehidupan ini alam semesta dan isinya sekaligus sang diri ini yayaya diri ini meliputi yang lahir dari ujung kaki sampai ujung kepala dan yang bathin…. oooo ternyata semua yang maujud ini nikmat TUHAN ya???

    Terkadang banyak yg beranggapan bersyukur atas nikmat Allah itu hanya sebatas apa saja yg di dapatkan yg di luar dari dirinya. Padahal sangat utama dan pertama kalinya ia harus melihat kepada dirinya sendiri, bahwa apa2 yg ada pada dirinya zahir batin adalah karunia dan nikmat Allah terbesar yg sudah sepantasnya tidak boleh di lupakannya.

    Nafas adalah Nikmat Allah, penglihatan adalah nikmat Allah, pendengaran adalah nikmat Allah, penciuman adalah nikmat Allah, Dll.

    Seandainya saja satu biji bola mata di timbang dengan segala amal ibadah selama hidup kita sampai saat ini. Maka masih terberat satu biji bola mata itu dari pada segala amal ibadah yang di lakukan.Itu menunjukkan betapa besarnya Nikmat Allah yang telah di limpahkan kepada hamba-hamba_Nya.Dan itu baru satu biji bola mata saja,belum lagi dari ujung rambut sampai ujung kaki,zahir dan batin semuanya adalah Nikmat Allah yang tiada ternilai harganya. Karena itu bersyukurlah kita semua hanya kepada Allah. Karena kita sebagai hamba_Nya tidak memiliki apa-apa,semuanya hanyalah milik dan kepunyaan Allah SWT.

    Siapa yg pandai bersyukur atas karunia dan nikmat yg di berikan kepada dirinya, maka Allah akan menambahkan kenikmatan2 lain di luar dari dirinya. Tanpa di sangka2.

    Sungguh banyak Nikmat karunia Allah yg sudah di berikan_NYA kepada kita, sampai2 kita tidak akan sanggup untuk menghitungnya

  46. jok said

    bila kamu ada maka AKU tak ada.Bila AKU ada kamu tak ada.

  47. zal said

    ::He..he….yo pancene aku oportunis, wang tinggal natap sing ditulis diomongke..lha sing ngetik lak terpandang tanganku ee..terus tak lebel dengan stempelku zal…he..he…

  48. kangBoed said

    hehehe….. mBaaaah Zaaal sang OPORTUNIS hahaha… akhirnya pada datang juga, kumpuuuuuuul….. jigongan barengan yuuuk tuh lihat si mBaaaah Gundule lagi jogetan sama mBaah Adjie Gurandong…. hihihi…. uasyiiik… sini duduk samping mBaaah PJ bantuin aqu sih pegangin mBah PJ lagi ON beraaat hahaha…
    Salam Sayaaaang…

  49. …@ Kang Boed,

    OPORTUNIS itu adiknya OPORTUMIS…???.
    We lah sekalinya sedulur pada JOGETAN di pelatarannya Kadang Mas PJ…mbok sekaliyan saja mampir ke Gubug reyot saya, orang jaraknya dari Kang PJ cuman 250 Km saja.
    Haiyyyoooooohhh tak tunggu sambil nyiapin KOPI + Pisang Goreng Keju…

  50. kangBoed said

    @ mBah Gundul
    Hahahaha….. yayayaya…. berartiii mBah Zaaaal itu OPOR TUMIS weleh weleeeeeeh bisa aja mBah Gundul iniii…. ngomong ngomong opor apa ya ma tumis apa ooo…. hehehe… barusan dari sana siMbah nya gak ada tak ikut duduk seeek… tapi gak disuguhi apa apa ya… sudah eee malah ketemunya disini… lari lari terus sampeyan entu mentang mentang gundulnya dah di stempel hahahaha…. bagi dunk mBah YMnyaaaa biar lebih gayeng lagi…. hehehe..
    Salam Sayang buat semuanya…

  51. …@ Kang Boed,

    kang Zal, entuh sukanya OPOR Tahu ama Tempe, trus Tumis Kangkung Rambat…nasinya ANGET2 Kuku…lah….babaaaaar sak Wakule.

    Ya..ya…aku lagi pingin Klayapan nyambangi sedulur, tuh di SUFI MUDA pada main wayangan GORO~GORO…judule ” MURSYID GUGAT “.

    ~~~@ Kang mas PJ, kapan2 klu ke Balikpapan aku tak semeptin dolan ke rumah panjenengan njih?

    Salam…Salim

  52. pemula said

    Ass.

    Mas mo nanya, ma PJ di Bpp tepatnya dimana ya

    Salam,

    • @Pemula

      Wa’alaikum salam Wr,Wb…

      Saya di Balikpapan di Kilo 3,5 Batu Ampar. Tepatnya di Perumnas.

      Salam

      @AkuKauDiaMereka

      Salam Cinta untuk Anda juga Saudaraku… Dan salam kenal kembali

      Wassalam

  53. AkuKauDiaMereka said

    salam cinta saudara2Q
    salam kenal

  54. pemula said

    Ass,

    Mas PJ, boleh tau ga mas ya untuk alamat emailnya,
    waktu itu saya pernah kirim email mas PJ dengan alamat email : pengembarajiwa313@yahoo.com,
    mohon jikalau tidak keberatan saya minta alamat emailnya mas PJ.

    Wss

  55. @Pemula

    Wa’alaiku salam Wr,Wb….

    Anda salah kirim saudaraku… harusnya di alamatkan ke : pengembarajiwa313@yahoo.co.id

    Terimakasih.

    Wassalam

  56. pemula said

    terimakasih mas PJ,

    Saya ada kirim email, kiranya mas PJ memiliki waktu untuk merimanya

    wss

  57. akmalhasan said

    Salam kenal Mas PJ.
    Terima kasih atas hidangan di blog ini :)

    Semoga tanda-tanda yang Mas sampaikan di atas bener-bener menjadi buah bagi para pejalan dan pencari.
    Ibarat kata, baru ‘rembesannya’ aja perilaku sudah berubah ke arah lebih baik, apalagi ‘biangnya’ ya Mas :)

    Salam,
    Akmal

  58. tomy said

    salam damai & cinta kasih
    dari sesama andon laku

  59. almaulana said

    “Tidak ada sesuatupun yang lebih dekat kepadamu selain dirimu sendiri, jika kau tidak memahami dirimu, bagaimana kau bisa memahami orang lain? Kau mungkin berkata, “aku memahami diriku”, tetapi kau salah!…Satu-satunya yang kau ketahui tentang dirimu hanyalah penampilan fisikmu. Satu-satunya yang kau ketahui tentang ‘nafs’mu (jiwa) adalah ketika kau lapar kau makan, ketika kau marah kau berbuat keributan. Semua binatang memiliki kesamaan dengan dirimu dalam hal ini. Kau harus mencari kebenaran di dalam dirimu… Siapa dirimu? Darimana datangnya dirimu dan kemana kau akan pergi? Apa perananmu di dunia ini? Mengapa kau diciptakan? Dimana kebahagiaan sejatimu berada? Jika kau ingin mengetahui tentang dirimu, kau harus mengetahui bahwa kau diciptakan dari dua hal. Pertama adalah tubuhmu dan penampilan luarmu (zahir) yang dapat kau lihat dengan matamu. Bagian lainnya adalah jiwamu. Jiwamu adalah bagian yang tidak bisa kau lihat tetapi bisa kau ketahui dengan pengetahuanmu yang dalam. Kebenaran akan eksistensimu ada di dalam jiwamu. Hal lainnya hanyalah pengabdi bagi jiwamu.”

    • @Almaulana

      Terimakasih atas penjabarannya yang sanga memencerahkan ini..saudaraku. Semoga Anda tidak keberatan untuk Sering2 memberi setitik cahayaHikmah yang di Anugrahkan Allah pada Anda di Pondok ini

      Wassalam

  60. aburahat said

    Kita ini hidup dalam bayangan (keadaan tidak nyata) maka secara otomatis kita juga bertuhan bayangan. Sekarang dalam pondok ini mas PJ mengajak kita agar berada dalam kenyataan agar kita tidak bertuhan bayangan. Insya Allah mas PJ bisa mengarahkan kita dalam dunia nyata. Sehingga kita bisa bertuhan yang nyata. Walaupun petunjuk itu hanya datang dari Allah. Wasalam

    • @Aburahat

      SAudaraku…….

      Ada baiknya kita semua sama2 melangkah dan berjalan serta saling berbagi untuk dapat berTuhankan yang Nyata. Karena Saya yakin Anda2 pun saudara2ku semuanya yang ada di pondok ini di berikan Pengetahuan lebih oleh Allah Swt dalam Hal Ma’rifatullah. WAlau terkadang jalan2nya berbeda…tetapi maksud dan tujuannya tetap mengarah kepada Tuhan Yang Nyata.

      Mari kita bersama2 untuk membangun pribadi2 yang bertauhid dan berma’rifat kepada Allah Tuhan yang Nyata.

      Terimaksih saudaraku Aburahat
      Terimakasih untuk semuanya

      Wassalam

  61. amad said

    Kalo menghadapi masalah godaan iblis

    lihat lagi siapa yang ada di dalam iblis apakah iblis tidak taat

    siapa sang pencipta iblis

    siapa di dalam diri iblis

    tidak lain adalah dirimu sendiri

    heheheheheheheh

  62. KangBoed said

    hmm.. andai mereka mengerti dan menyadari… mulai masuk kedalam DIRI… mengolah hati nurani dalam penyerahan diri total kepadaNYA dengan tiket Laa Hwalla Walla Quwata… masuk dalam sebenar benar diri yang tiada berdaya apa apa… memperhalus frekwensi batiniah… subhanallaaaaah… sesuatu yang besar terjadi tanpa kita berusaha… Kesadaran Batiniah membungkus Kesadaran Lahiriah…. ruaaaar biasaaa.. sesuatu yang sulit menjadi mudah… itulah NILAI POKOK dari UBUDIYAH yang terlupakan sekarang ini..
    Salam Sayang
    Salam Taklim
    Salam Hormat
    Salam Rindu untukmu.. :lol:

  63. hendi said

    assalamualaikum
    salam sejahtera tuk semuanya yang ada di pondok pak pj ini
    semoga kebahagiaan dan kedamaian slalu menyertai penghuni pondok ini.amin
    begitu indah dan menyenangkannya kebersamaan kalian
    begitu bermakna dan bermanfaatnya ilmu yang kalian bagikan
    begitu ingin dan kurindukannya turut serta dalam kebahagian kebersamaan kalian
    inilah yang ku rasakan saat membaca isi blog pak pj ini.
    tp sungguh mengapa keinginan yang begitu ku rindukan hancur tercabik-cabik
    saat ku sadari kebodohan dan kehinaanku hingga tiada pantaslah aku turut serta dalam kebahagian kebersamaan kalian.
    tahukah kalian ini membuat aku menangis tak berdaya….
    akankah Tuhanku masih mau memaafkan kesalahanku kerena kebodohanku
    akankah Tuhanku masih mau mengampuni dosa-dosaku kerena kebodohanku
    akankah Tuhanku masih mau menerima diriku yang bodoh dan hina ini
    sungguh tiada harapan lagi untukku jika Tuhanku menyiakan aku karena kebodohanku
    sungguh aku benar-benar berlumuran kesalahan dan dosa karena kebodohanku dan aku mengakuinya
    dari entri pak pj
    “Perihal…, Sholat saja’ itupun masih banyak yang bingung dan tidak sedikit yang masih di dalam sangka-sangka tentang Allah. Menuju kepada Allah tetapi hatinya ngambang di dalam menghadap kepada Allah, walaupun dalam ucapannya telah dikatakannya : Ya Allah…. Sesungguhnya, Aku hadapkan wajahku ke hadapan wajah Engkau! Tetapi mana buktinya…., Dusta semua perkataan itu jika belum mengenal Akan Allah. Jika demikian, berarti banyak yang mendustai Allah dalam Amal Ibadah”
    sungguh aku masih termasuk orang yang di maksud karena kebodohanku aku berdusta pada Tuhanku
    dan sungguh tak pantas samasekali berdusta pada Tuhan yang tidak bisa didustai dan sesungguhnya aku telah berdusta pada diriku sendiri.jk begitu masih pantaskah aku menghadapNya..??
    wahai para hamba Alloh yang dimulyakanNya sudikah kalian membantuku berilah aku pencerahan tentang ini di prasetiohendi@yahoo.com
    buat pak pj terimakasih banyak semoga bapak selalu dimuliakan Alloh swt
    dan buat yang ada di pondok pak pj ini salam kenal semoga kebahagian selalu menyertai kalian
    hendi membutuhkan pencerahan dari kalian.terimakasih
    wasalamualaikum

  64. mujahidahwanita said

    @Hendi

    Mas hendi yg dirahmati dan dimuliakan Allah, semoga anda senantiasa di dalam cinta dan kasih sayang_Nya. Ketahuilah mas hendi bahwasannya Allah Maha pengasih dan Maha penyayang serta maha pengampun…Maha segala Maha. Sdh pasti Allah akan menerima anda dan mau mengampuni anda yg senantisa berjalan di jalan_Nya. Tdk akan mungkin Allah tdk menerima taubat anda, tdk akan mungkin Allah tdk mencintai anda…terkadang diri kita tdk menyadari Cinta dan Kasih sayang Allah yg begitu besar kepada hamba2_Nya yg membuat diri kita semakin jauh kepada_Nya. Yakinkan pada diri anda bahwasannya Allah Maha pengasih dan Maha penyayang. sampai d sini dulu ya…entar di sambung lagi…

    Wassalam…

  65. hendi said

    asalamualaikum

    salam sejahtera buat pak pj
    semoga tetap dlm limpahan rahmatNya.amin
    ma`af pak pj blognya hendi acak2 lagi

    @mujahidahwanita

    mba mujahidahwanita salamkenal semoga mba jg senantiasa dlm limpahan cinta dan kasih sayangNya.amin
    trimakasih atas do`a dan pencerahan yang mba berikan pd hendi ini sangat berarti buat hendi
    ini penyemangat dan pendorong agar hendi ga putus asa dlm mengharap ampunan dan rahmatNya
    ini jg menjadi pembelajaran buat hendi agar hendi bisa tau diri
    betapa agung dan mulianya sifat Tuhan kt yang masih mau mema`afkan hamba2Nya yang berlumuran dosa
    jg masih mau mencintai dan menyayangi wlo seringkali hambanya menghianatiNya
    sungguh segala puji hanya untukNya Tuhan yang maha pengampun lagi maha penyayang
    memujilah aku kepadaNya subahanalloh subahanalloh subahanalloh allohuakbar
    trimakasih ya Alloh Tuhanku yang maha penyayang
    trimakasih mba mujahidahwanita semoga mba selalu berbahagia dalam karuniaNya
    trimakasih pak pj karena blog bapak hendi banyak belajar tentang diri dan TuhanNya yang sangat berarti ini.pak pj hendi minta izin untuk belajar terus di pondok bapak ini.
    semoga kedamaian dan kebahagian senantiasa tetap bersama bapak dan kita semua.amin
    terimakasih
    wasalamualaikum

  66. @Hendi

    Wa’alaikum salam Wr,Wb.

    Mas Hendi….yang berada dalam Limpahan Rahmat Kasih Sayang Allah Swt. Sungguh…Jika seseorang itu akan di berikan petunjuk oleh Allah Swt, maka akan di tanamkan rasa kesadaran pada dirinya bahwa tiada daya dan upaya dirinya itu. Bahkan….jiwa akan bergetar hebat ketika menyadari bahwa dirinya sangat kecil sekali dan tiada sesuatu apapun yang ada pada dirinya yang lepas dari pandangan Allah Swt.

    Jika hal itu sudah tertanam pada diri, maka bersyukurlah….bahwa itu sebagian dari pada Rahmat Kasih sayang Allah kepada Hamba-Nya. Dan benahilah diri dalam Ilmu yang membawa kepada keutamaan-keutamaan Akhlak. Dan tiada Ilmu yang membentuk Akhlak seseorang menjadi lebih baik dan terlebih baik lagi, selain Ilmu Tauhid dan Ma’rifatullah. Karena dengan bertauhid dan mengenal akan Allah akan tersingkap Hakikat ke Ikhlasan, Kesabaran, Pasrah, Tawakkal, Qona’ah, Tawadhu’, Syukur, Ridho dll..dll…dll… dengan sebenar2nya sifat terpuji. Tidak dibuat-buat, tidak disengaja, tidak berusaha untuk mencapai sifat itu, tetapi dengan Rahmat Allah dirinya akan terbentuk dengan sifat2 tsb sedikit demi sedikit. Tanpa pengetahuan2 Ilmu tentang ketauhidan dan ke Ma’rifatan, akan sangat susah sekali untuk membentuk diri pada sifat terpuji, selalu saja rintangan dan halangan menghadang, dan selalu saja Riya menggantungi hatinya, Sum’ah, Iri dan dengki, bahkan kesombongan dan kebanggaan terhadap diri tanpa disadari juga selalu menyertainya. Dan Sifat2 tercela ini tidak memandang kepada siapa dirinya, apakah orang yang kaya atau miskin, pejabat atau rakyat, Tua dan Muda, Ulama mapun Santri, Guru maupun Murid, para Abid(mereka yang taat beribadah) maupun mereka yang biasa2 saja dalam ibadah. Semuanya tiada terlepas dengan sifat2 yang tercela itu. Akan tetapi Allah berfirman dalam Suatu Hadits Qudsi : “Sesungguhnya Kalimah Laa Ilaaha Illallah itu adalah bentengKU, barang siapa yang masuk didalamnya maka masuklah ia kedalam BentengKU. Jika ia sudah masuk dalam bentengKU, maka ia telah berada dalam pemeliharaanKU”.

    Didalam Hadits tsb, dinyatakan dengan kata-kata : “Siapa yang masuk di dalamnya (Laa Ilaaha Illallah)”, menunjukkan mereka yang mengerti akan Makna di balik Kalimah tsb, bukan hanya sebatas membaca tetapi meresapi Makna di dalamnya karena ia telah mengerti akan Isi dari kalimah tsb. Siapakah mereka itu…???? Mereka itulah Orang2 yang mengenal akan Allah dengan sebenar2nya pengenalan.

    Karenanya ketahuilah Makna/Isi di dalam Kalimah “Laa Ilaaha Illallaah” itu, agar benar2 kita masuk kedalam Benteng Allah dan mendapatkan pemeliharaan Allah. Dan terhiasi diri dengan sifat2 terpuji karena Rahmat KAsih SAyang Allah. Bukan lagi diri yang berusaha dan menghiasnya tetapi Allah lah yang memakaikan dirinya dengan sifat2 Terpuji itu, serta dipelihara dari segala sifat2 yang merugikan diri.

    Semoga bermanfa’at untuk kita semuanya dan semoga barokah Allah meliputi akan diri dengan Berkah Nurun Ala Nurin.

    Wassalam

  67. hendi said

    asalamualaikum
    segala puji untuk Alloh tuhan semesta alam yang maha pengasih dan penyayang
    solawat dan salam semoga senantiasa tercurah untuk nabi muhamad saw
    yang menjadi rahmat tuk sekalian alam.
    salam hormatku untuk pak pj yang dirahmati dan dimuliakan Alloh
    trimakasih banyak atas pencerahannya sungguh benar2 membukakan pandangan hati
    betapa pentingnya ilmu tauhid dan ma`rifatulloh bagi orang2 yang beriman
    pak pj yang di rahmati Alloh mengingat pentingnya makna kalimah laa ilaaha illalloh
    dalam ilmu tauhid dan ma`rifatulloh maukan pak pj kasih pencerahan lagi tentang pentingnya makna kalimah ini agar kami yang masih awam dan bodoh ini bisa lebih mudah dlm memahami da meresapinya agar kami benar2 bisa masuk dalam bentengNya dan ga mau keluar lagi.??trimakasih banyak pak pj.
    wasalamualaikum

  68. @Hendi

    Wa’alaikum salam Wr,Wb….

    Mas Hendi baca di sini ya…. http://pengembarajiwa.wordpress.com/zahirku/#comment-1787 mudah-mudahan bisa dijadikan bahan renungan.

    Wassalam

  69. buwel said

    iyah kalo manusia2 yang sampean sebutkan tadi setuju sih…mereka memang betuhankan bayangan…..Na’udzubillahi min dza lik

  70. bayangankatibina said

    laitsa kamisli sayiun

  71. yusuf said

    Sebagian besar umat manusia berada dalam kebodohan yg nyata,terpesona oleh cerita dongeng yg sudah turun temurun selama ribuan tahun ‘Manusia sudah menciptakan Tuhannya sendiri dalam imajinasinya’

  72. hambasahaja said

    “Tulis Tanpa Papan Gemandul Tanpa Centelan”

  73. hambasahaja said

    Jika kami bukakan setiap diri buku yang bertulis yang terbuat dari “molukel-molukel(inggris) , Malikqul-maliqul (?)” (ZAT), yang tak berpapan, karena terbuat dari Malqul-Maliqul, “inti atom”, sehinga akan menciptakan Sinar (Cahaya/Nur), dan apabila setiap diri kami kembalikan dia keasal kejadiannya, Zat maka hancur leburlah dia kepada “Zat” itu

  74. hambasahaja said

    sesunguhnya ‘RUH=TAHU” tahu asala kejadiannya (biologi) diri, tahu ilmu teknologi(Fisika, Kimia,Elektronika) , tahu ini baik dan buruk, manis asin, pahit, getir (sifat). akhirnya bagi yang pinter ilmu dunia disebut “Bepengatahuan Dunia” Sarjana, Insinyur, Profesor, dan yang Pinter di Ketauhidan (Ghaib) disebut “Meripate-Allah”, semua ilmu itu terangkum dari satu “Sumber”. Neraka itu melontarkan lidah api sebesar dan Setinggi Istana (47jt KM panjangnya amerika menurut perhitungan Kosmik, GPS/ Segitiga Pascal)…….

  75. Dedi said

    Assalamualaikum wr wb,,,pak PJ kalo benar tinggal di KALTIM bolehkah saya datang kerumah ,,,ikut nimba ilmu sholat yg khusyu,,,

  76. Mas PJ sya yg bdoh ne mhon bmbingnnya.lwt email yh.muhammadsyaefudhin@gmail.com

  77. Aria Junaidi said

    assalamu’alaikum mas PJ! menurut mas pj yang bener agar tidak bertuhankan bayangan seperti apa?

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 129 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: